alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Pilbup Loteng 9 Desember, Anggaran Masih Kurang Rp 2 Miliar Lebih

PRAYA-Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lombok Tengah menyebutkan, kebutuhan anggaran Pilkada 9 Desember mendatang mencapai Rp 30,9 miliar. “Yang ada sekarang baru Rp 28 miliar,” kata Ketua KPU Loteng Lalu Darmawan, Jumat (19/6) lalu.

Dia menjelaskan, anggaran itu digunakan untuk kebutuhan logistik. Mulai dari pengadaan surat suara, kotak suara, formulir, tempat pemungutan suara (TPS), sosialisasi dan publikasi hingga operasional penyelenggara Pemilu. “Membengkaknya kebutuhan anggaran tersebut, karena jumlah TPS yang bertambah,” paparnya.

Ditambah lagi, kebutuhan operasional protokol kesehatan. KPU harus menyiapkan masker, alat pengukur suhu tubuh, tempat cuci tangan atau hand sanitizer, alat pelindung diri (APD) dan penyemprotan disinfektan. “Setelah kami hitung kebutuhannya mencapai Rp 1,3 miliar,” ujar mantan Ketua Panwaslu Loteng tersebut.

Kata dia, penerapan protokol kesehatan wajib dilakukan. Sesuai dengan arahan dan perintah KPU RI dan Kemendagri RI. “Untuk anggaran pilkada, kami siap melakukan penyesuaian,” sambung Wakil Ketua DPRD Loteng HM Mayuki.

Dia mengatakan, sebentar lagi dewan akan membahas kebijakan umum anggaran (KUA), dan prioritas plafon anggaran sementara (PPAS). Dipembahasan itulah, kekurangan anggaran pilkada akan disiapkan. “Yang terpenting, pelaksanaan pesta demokrasi lima tahunan di Gumi Tatas Tuhu Trasna ini, berjalan lancar, aman dan damai,” harapnya.

Masyarakat Loteng, harus mampu mementahkan prediksi pihak-pihak yang menyebut bahwa Loteng keempat terawan nasional pilkada tahun ini. Caranya menghargai perbedaan pandangan politik, pilihan politik dan langkah politik. “Perbedaan bukan untuk berpecah belah, melainkan untuk menyatukan,” tegasnya.

Hal yang sama dikatakan Wakil Bupati HL Pathul Bahri. Dia menyarankan, KPU segera berkoordinasi dan berkomunikasi dengan tim gugus tugas covid-19 Loteng. Untuk menyamakan langkah penerapan protokol kesehatan. Penyelenggara pemilu harus memberikan contoh kepada masyarakat.  “Dua poin penting, tetap memakai masker di mana-mana dan rajin-rajin mencuci tangan sebelum, dan sesudah beraktivitas,” pungkas wabup. (dss/r5)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks