alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Jika Musda Golkar NTB Buntu, Sari Yulianti Berpeluang Plt Ketua

MATARAM-Kabar Musda Golkar NTB bakal ditunda menggema. Dilatarbelakangi rivalitas tinggi antara kandidat calon ketua partai beringin.

Narasi mendorong penundaan beragam. Dari ancaman Pandemi Covid-19 sampai belum terangnya siapa yang akan hadir dari DPP. Padahal syarat utama sahnya digelar Musda bila dihadiri unsur DPP.

Andai Musda benar ditunda sampai batas waktu 31 Juli, lantas siapa Pelaksana Tugas (Plt)? Mengingat sesuai surat instruksi DPP Partai Golkar bernomor 02/SI/VII/DPP Golkar perpanjangan kepengurusan H Suhaili FT berakhir ditanggal itu.

“Sari (Yulianti) memiliki peluang sebagai kader yang netral,” kata Pengamat Politik UIN Mataram Dr Kadri, Senin (20/7).

Selain Sari Yuliati, ada beberapa nama lain berpeluang. Diantaranya Suhaili, H Ahyar Abduh, hingga Hj Baiq Isvie Rupaeda.

Selain itu beberapa figur luar ikut muncul. Antara lain Hj Rohmi Djalilah dan Lale Prayatni. Tetapi dua figur ini membutuhkan diskresi Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto sebelum dapat duduk sebagai Plt.

Kadri melihat peluang Sari jadi Plt sangat besar. Hal ini karena figur lain terganjal netralitas dan chemistry dengan partai. “(Rohmi) Gak mungkin. Karena akan pimpin partai lain,” ujarnya.

Namun Kadri enggan menyebut partai mana yang akan dipimpin Wakil Gubernur NTB itu. Menurutnya hal ini masih terlalu dini dibicarakkan saat ini.

Berikutnya, Ahyar dan Suhaili terganjal netralitas. Seperti diketahui dua nama ini tengah bersaing ketat berebut kursi ketua DPD Golkar NTB.

Begitu pula Isvie yang dianggap dekat dengan salah satu kandidat. Jika DPP menunjuk salah satu diantara mereka, DPP bisa dinilai tidak netral. “Golkar tentu ingin menunjukkan pertarungan calon ketua Golkar NTB tanpa intervensi,” ulasnya.

Lalu bagaimana dengan Lale Prayatni? “Sangat jauh chemistry-nya,” cetusnya.

Pertarungan Ahyar melawan Suhaili dianggap menarik. Dua kandidat calon ketua itu telah mengeluarkan jurus terbaiknya merebut kursi DPD Golkar Provinsi NTB.

Tetapi kans Ahyar dinilai lebih terbuka menduduki kursi ketua. “Lebih besar Ahyar,” nilainya.

Sekalipun Suhaili telah menempatkan orang-orangnya di Organizing Committee (OC) dan Steering Committee (SC) tetapi bukan jaminan dapat mendikte jalannya acara untuk pemenangan calon tertentu.

Kadri yakin sebenarnya keinginan DPP sudah selaras dengan DPD kabupaten/kota. Yakni ada pergantian nakhoda baru. “Ini dengan asumsi bahwa Ahyar diinginkan DPP,” ujarnya.

Pertemuan Suhaili dengan Airlangga beberapa waktu lalu, dianggap tidak mewakili kepentingan politik perebutan kursi ketua. “Kalau Suhaili ketemu Airlangga biasalah.  Sebagai ketua DPD provinsi dan sebagai tamu harus diterima,” pungkasnya.

Wakil Ketua Bidang Kerja Sama Antar Lembaga DPD Partai Golkar Provinsi NTB Hasan Masat mengatakan Musda tetap akan digelar Rabu 22 Juli, besok. “Ndak, tetap tanggal 22 Juli,” katanya.

Semalam persiapan Musda dimantapkan di rumah dinas Ketua SC sekaligus Sekretaris DPD Golkar Provinsi NTB Hj Baiq Isvie Rupaeda. “Malam ini (kemarin malam, Red) rapat di rumah ketua DPRD Provinsi,” terangnya.

Namun, perwakilan DPP yang akan hadir belum bisa dipastikan. “Belum tahu,” ujarnya.

Undangan rapat Musda NTB pun sudah disebar ke ketua DPD kabupaten/kota. Ketua DPD Golkar Kota Mataram H Mohan Roliskana misalnya telah menerima undangan itu. “Undangan ada,” katanya.

Selain itu, undangan pun telah disebar ke organisasi sayap partai. Ketua AMPG Golkar Provinsi NTB HL Satriawandi telah menarima undangan Musda. “Undangan sih sudah beredar,” katanya.

Tetapi Satriawandi belum tahu siapa unsur DPP yang dapat hadir dalam Musda. “Nah sampai malam ini belum ada (informasi) tapi kami mau dengar penjelasan di dalam rapat malam ini (kemarin malam, Red),” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks