alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

BN KMA: Ini Kemenangan Rakyat!

MATARAM-KPU Pusat telah  melakukan rekapitulasi suara di semua provinsi. Hasilnya, pada Selasa (21/5) dini hari KPU mengumumkan kemenangan capres dan cawapres paslon 01 H Joko Widodo dan KH Makruf Amin, sebagai peraih suara terbanyak.

Hasil ini pun disambut gembira oleh relawan yang mendukung paslon 01 di NTB.  Ketua Barisan Nasional Kyai Makruf Amin (KMA) Lalu Winengan, pun telah siap-siap untuk menggelar tasyakuran.

“Tapi perlu saya tegaskan ini adalah kemenangan rakyat Indonesia,” kata Winengan.

Pria yang juga wakil ketua PWNU NTB itu berharap syukuran nanti yang akan digagas oleh Barisan Nasional KMA sebagai kemenangan bersama. Bukan hanya kemenangan kelompok pendukung Jokowi dan kekalahan kelompok lawan.

“Kalau ada yang tidak puas, silakan menempuh jalur hukum sesuai konstitusi,” ujarnya.

Menurutnya cara  itu lebih elegan dan terhormat, serta sesuai dengan aturan perundang-undangan. Daripada memantik huru-hara yang dapat menganggu stabilitas kemanan daerah. “Mari semua pihak kita menahan diri,” imbaunya.

Ditambahkan Winengan, ia berharap bisa segera merangkul lawan politik atau mereka yang tergabung dalam Badan Pemenangan Provinsi (BPP) Prabowo-Sandi. Lalu bergandengan tangan menatap Indonesia yang lebih baik.

“Kami akan undang mereka dalam tasyakuran itu, dan judulnya pun tasyarkuran Kemenangan Rakyat Indonesia,” terangnya.

Sehingga momen tasyakuran itu, bisa jadi ajang untuk rekonsiliasi lagi di daerah. Lalu melupakan segala friksi dan perbedaan yang muncul selama masa kampanye di masing-masing kubu.

“Perlu dicatat, kami akan tasyakuran Jumat tanggal 24 Mei, besok,” ujarnya.

Dan ia berharap setelah itu hubungan baik di daerah kembali terbina. Antara politisi pendukung paslon 01 dengan paslon 02. “Ini tasyakuran rakyat dengan terpilihnya pasangan Jokowi-Makruf,” tandasnya.

Berbeda halnya dengan Ketua Tim Pemenangan Daerah (TKD) Jokowi-Amin Misbach Muliadi, pihaknya merasa situasi relatif belum dingin. Sehingga, ia memandang belum saatnya untuk merangkul kubu pendukung 02 yang akan digelar dalam acara berbeda oleh TKD.

“Pada saatnya tentu kami akan berangkulan lagi sesama politisi di daerah, tapi saat ini biarlah tetap mengalir dan tenang dulu,” kata Misbach.

Apalagi BPN Prabowo-Sandi masih berencana menempuh jalur gugatatan ke MK. Rencana ini pun menurutnya harus dihormati. Memberikan kesempatan pihak BPN hingga BPP di NTB, berkonsentrasi sesuai dengan konstitusi.

“Saya bahkan mengapresiasi rencana itu, menurut saya itulah yang mekanisme yang telah ditentukan dalam perundang-undangan kita,” tegasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks