alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Pilbup Lombok Tengah, Suara Nahdliyin Bisa Terbelah

MATARAM-Pilbup Lombok Tengah (Loteng) 2020 bisa jadi paling epik bagi warga Nahdliyin. Ini menyusul manuver politik PKB mendekat ke Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) H Masrun-HL Aksar Ansori.

Keputusan PKB menerbitkan Surat Tugas ke Bapaslon Masrun-Aksar setidaknya berpeluang membuat suara NU terbelah. Paling tidak hal ini digambarkan dari posisi Aksar sebagai Sekretaris PWNU NTB sementara di sisi lain HL Pathul Bahri menduduki posisi Ketua PCNU Loteng.

Ketua DPW PKB NTB HL Hadrian Irfani mengatakan sekalipun Masrun-Aksar baru kantongi Surat Tugas namun dia menggaransi tidak lama lagi akan terbit Surat Keputusan (SK) partai. “Insya Allah seminggu lagi keluar SK,” katanya, Minggu (21/6).

Komitmen ini membuka lebar arena pertarungan bagi dua kader NU di Loteng. Konstelasi politik di Loteng diprediksi semakin menarik dengan manuver dan peta politik yang semakin mengerucut.

PKB pun telah ikut serta membangun komunikasi politik untuk Bapaslon Masrun-Aksar. “Insya Allah PPP, PKS (akan berkoalisi dengan PKB)” terangnya.

Munculnya surat tugas ini kata Ari telah mendekatkan Bapaslon Masrun-Aksar dengan SK PKB. “Tinggal menunggu SK penetapan,” pungkasnya.

Sementara itu, menanggapi peluang duel rebut suara NU dengan Pathul, mantan Ketua KPU Loteng HL Aksar Ansori menanggapi kalem. “Bagi kami semua bakal calon harus dihitung,” katanya.

Bila dia dan Pathul sama-sama kantongi tiket dan lolos ikut Pilbup 2020, perebutan suara warga NU atau Nahliyin tidak bisa dihindarkan. Aksar pun ogah surut dan berkomitmen merangkul kepentingan NU sebagai langkah strategis mendapat dukungan politik ormas terbesar di Indonesia itu. “NU tentu menjadi perioritasdan kami tentu akan merangkul semua,” tegasnya.

Surat Tugas dari PKB telah mendekatkan dirinya dengan SK partai. Kesempatan mendapat kendaraan politik terbuka lebar menuju perhelatan politik penghujung tahun nanti. “Alhamdulillah telah diserahkan surat persetujuan (surat tugas) DPP PKB untuk pasangan Masrun-Aksar,” katanya.

Surat Tugas itu diserahkan langsung Ketua DPC PKB Loteng HL Pelita Putera di kediaman Ketua DPW PKB NTB H L Hardian Irfani. “99 persen dipastikan menuju SK DPP PKB saat pendaftaran,” optimisnya.

Dalam surat tugas itu, diminta segera membangun komunikasi politik dengan pengurus PKB di segala tingkatan, mendekati tokoh-tokoh atau simpul mayarakat. Berikutnya lagi melakukan sosialisasi diri dan membangun koalisi partai untuk melengkapi kekuarangan kursi PKB di Loteng.

Masrun-Aksar diberi waktu sampai tanggal 3 Juli untuk menuntaskan berbagai tugas itu. “Dan yang menjadi perioritas (koalisi) adalah PPP dan PKS,” pungkasnya. (zad)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks