alexametrics
Kamis, 13 Agustus 2020
Kamis, 13 Agustus 2020

SK Berkarya Lengkapi Tiket Baihaqi-Diyah Ganefi ke Pilwali Mataram

MATARAM-Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi memastikan melenggang ke panggung Pilwali Kota Mataram 2020. Hal ini setelah Partai Berkarya memberikan SK dalam bentuk B-1.KWK.

SK itu diserahkan langsung Ketua Umum Partai Berkarya Hutomo Mandala Putra atau akrab di sapa Tommy Suharto. “Terima kasih atas kepercayaan luar biasa ini,” kata Baihaqi, dihubungi Lombok Post  Selasa (21/7).

Sebelumnya, Bapalon Baihaqi-Genefi telah menerima SK dari dua partai. Antara lain PAN yang menguasai 3 kursi dan Partai Demokrat 4 kursi. Terbitnya SK Berkarya dengan satu kursi membuat Bapaslon ini menguasai 8 kursi di DPRD Kota Mataram.

Jumlah ini telah mencukupi syarat minimal mencalonkan diri di panggung Pilwali. Mengingat syarat minimal usung Bapaslon di Kota Mataram 8 kursi. “Alhmadulillah,” ungkapnya penuh syukur.

Aqi bahkan mengatakan Berkarya bukan partai terakhir yang menyerahkan SK. “Masih ada lagi loh,” katanya sembari tersenyum.

Hanya saja masih dirahasiakan. Namun bila membaca peta komunikasi politik yang dibangun paket BARU, SK itu berpeluang dari Partai NasDem. “Tunggu ya,” katanya optimis.

Ketua DPW Berkarya NTB H Darmawan mengatakan paket BARU merupakan Bapaslon ke empat yang kantongi SK Berkarya. Setelah sebelumnya HL Pathul Bahri-H Nursiah di Lombok Tengah, H Mahmud Abdullah-Dewi Noviany di Sumbawa, dan Muhammad Ruslan-Nasaruddin di Dompu.

Ditegaskannya, ini sebagai komitmen Berkarya ikut bergabung dalam koalisi BIRU mengusung paket BARU. “Jangan ragukan komitmen kami, SK partai telah terbit dalam bentuk form B-1.KWK,” tegasnya.

Sepulang dari Jakarta, SK itu selanjutnya akan disampaikan pada pengurus dan kader di tingkat DPW dan DPC. “Ini perintah partai yang harus dilaksanakan dan dimenangkan,” ujarnya.

Darmawan ikut merasa bangga, Berkarya telah menjadi bagian yang melengkapi syarat minimal mengusung paket BARU. SK itu dengan nomor SK-096/DPP/Berkarya/VII/2020. “Ini saatnya kita bangkit melawan dinasti dan membawa harapan terbaik bagi warga kota. Pemimpin baru dengan gagasan luar biasa,” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belajar Tatap Muka Harus Ada Izin Orang Tua Siswa

TALIWANG- Bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) HW. Musyafirin menegaskan belajar tatap muka di sekolah di tengah covid-19 bisa saja digelar. Tetapi syaratnya harus ada izin atau persetujuan orang tua siswa.

Lima Daerah di NTB Alami Kekeringan Parah, Ini Daftarnya

Lima daerah di NTB mengalami kekeringan ekstrem dengan status awas. Yaitu Kabupaten Dompu, Bima, Sumbawa, Sumbawa Barat, dan Lombok Timur. ”Masyarakat  kami imbau mewaspadai dampak dari kekeringan,” kata Kepala Seksi Data dan Informasi BMKG Stasiun Klimatologi Lombok Barat Luhur Tri Uji Prayitno, kemarin (11/8).

Tertular Korona, Satu Anggota DPRD Lombok Timur Diisolasi

SELONG-Salah seorang anggota DPRD Lotim berinisial SM terpapar covid-19. “Ya, ada anggota kami yang dikonfirmasi positif,” kata Wakil Ketua DPRD Lotim H Badran Achsyid membenarkan informasi tersebut saat dihubungi Lombok Post, Selasa (11/8).

Soal Wifi Gratis Dewan Mataram : Pak Sekda Jangan Siap-Siap Saja!

Niat DPRD Kota Mataram untuk memasang wifi gratis di setiap lingkungan segera terealisasi. “Pak Sekda sudah bilang siap. Tapi saya bilang jangan siap-siap saja. Harus segera, karena anak-anak sangat butuh,” terang Sekretaris Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati.

Lale-Yusuf atau Pathul-Nursiah, Siapa Didukung Golkar di Loteng?

MATARAM-Tampilnya H Yusuf Saleh mendampingi Lale Prayatni atau Lale Sileng membuat dinamika politik di Lombok Tengah (Loteng) semakin dinamis. Tidak hanya untuk peta perebutan kursi Kepala Daerah tetapi untuk arah dukungan partai Golkar.

H Masrun : TGH Saleh Hambali Harus Jadi Pahlawan Nasional

PRAYA-Kiprah dan nama besar ulama NU TGH Saleh Hambali tercatat dalam sejarah. Tokoh ulama karismatik yang berkontribusi nyata dalam membangun pendidikan dan semangat kebangsaan di Lombok, NTB.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.

Berkarya Pecah, Baihaqi-Diyah Terancam

MATARAM-Dualisme kepengurusan di DPP Partai berkarya berimbas ke daerah. terutama bagi Paslon yang sebelumnya menerima SK dukungan dari kepengurusan Berkarya terdahulu. Salah satunya pasangan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi (Baru) di Pilwali Mataram.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.
Enable Notifications.    Ok No thanks