alexametrics
Rabu, 30 November 2022
Rabu, 30 November 2022

Wasekjen PBNU Dukung Prof Masnun jadi Penjabat Gubernur NTB

MATARAM-Nama TGH Prof Dr Masnun Thahir layak menjadi Penjabat (Pj) Gubernur NTB. Di mana salah satu syaratnya yakni pejabat eselon satu, sedangkan Ketua Pengurus Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU)  NTB itu satu dari tiga nama pejabat eselon satu yang ada di NTB. Di samping Rektor Universitas Mataram dan Sekda NTB.

Nama Prof Masnun pun tak ayal masuk dalam perbincangan hangat sebagai calon Penjabat (Pj) Gubernur. Analisis terbuka dilakukan oleh publik secara administratif dan jaringan membuka peluangnya ditunjuk Presiden RI sebagai Pj. Selama masa jeda kepemimpinan Gubernur definitif sampai akhir seluruh rangkaian proses Pilkada Serentak 2024 menunjuk pemimpin NTB berikutnya.

Wakil Sekretaris Jendral (Wasekjen) PBNU Dr Muhammad Faesal dimintai pendapat awak media tentang peluang itu menyebut baru tahu Prof Masnun masuk kualifikasi. “Saya baru dengar kalau Prof (Masnun) salah satu yang masuk dalam kriteria,” katanya, Kamis (18/11).

Namun demikian Faesal berpandangan, pendapat itu tidak keliru. Mengingat sosok Prof Masnun dianggap memiliki segudang pengalaman dan kemampuan kepemimpinan yang mumpuni dan teruji. “Saya kira kalau masyarakat memberi kepercayaan, kalau pemerintah memberikan kepercayaan, saya kira prof Masnun orang yang sangat tepat untuk itu,” katanya.

Baca Juga :  Yek Agil dan Farin Dilantik 24 Agustus

Modal seorang pemimpin dimiliki rektor UIN Mataram itu. Di samping memiliki komitmen yang kuat membangun bangsa. “Beliau mumpuni, memiliki pengalaman memiliki integritas,” katanya.

Hanya saja, karena teknis pemilihan Pj Gubernur merupakan hak otoritatif presiden maka sikap yang baik menurutnya saat ini menunggu apa yang menjadi keputusan. Semoga sesuai dengan selera masyakarat dan tepat untuk kemajuan daerah. “Kita percayakan sepenuhnya kepada pengambil kebijakan,” ujarnya.

Di internal NU, Prof Masnun dikatakan sebagai salah satu kader cemerlang. Kepiawaian memimpin diyakini akan membawa kegemilangan bagi NU di NTB. “Prof Masnun ini mampu memimpin NU di NTB dan terbukti  berbagai aktivitas NU berhasil dilakukan,” pujinya.

Menurutnya, bila ada aspirasi yang muncul agar Prof Masnun menakhodai NTB selama proses Pilkada Serentak 2024, capaiannya di NU dapat menjadi tolok ukur. NU secara kelembagaan juga memberikan kesempatan pada kadernya melakukan perkhidmatan di manapun selama membawa kemaslahatan. “Jadi kalaupun masyakarat mengusulkan itu sesuatu yang wajar, NU akan rela, karena yang kita dahulukan adalah kepentingan bangsa dan negara,” tekannya.

Baca Juga :  Soal Dorongan Maju di Pilgub NTB, Begini Jawaban IJU

Di tempat yang sama, Prof Masnun mengatakan saat ini masih mencurahkan fokusnya dalam rangka menjalankan tugas sebagai rektor. “Jadi kami kan harus berkhidmat sebaik-baiknya karena kami saat ini kan diamanahkan sebagai rektor UIN,” katanya.

Di samping itu, ia juga memiliki tugas perkhidmatan pada umat dengan menduduki posisi sebagai ketua PWNU NTB. Hal itu mengharuskannya terus berkoordinasi, berkonsultasi, dan melapor berbagai kegiatan keorganisasian. “Kalau dari PBNU (perintahnya) sepanjang itu memberi kemaslahatan (siap melaksanakan tugas), tetapi kembali lagi pada pengambil kebijakan,” katanya.

Ia pun menyampaikan terima kasih pada pihak yang telah menyampaikan harapan dirinya sebagai Pj Gubernur. Tetapi sebagai kader NU, Prof Masnun ingin menempatkan diri sebagai kader yang loyal dan taat apapun yang menjadi perintah pimpinan. “Kalau kami sami’na wa atho’na,” tekannya.  (zad/r2)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks
/