alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

22 Mei, NTB Kondusif!

MATARAM-Aksi 22 Mei terkait protes hasil pemilihan Presiden dan Wakil Presiden berlangsung rusuh dan menelan korban jiwa di Ibu Kota.

Melihat aksi itu, Polda NTB dan Korem 162/WB langsung menggelar apel siaga di Taman Sangkareang, kemarin (22/5). Langkah itu untuk mengantisipasi adanya unjuk rasa  serupa di NTB.

Namun demikian dari pantauan di lapangan, hingga tadi malam tak nampak aksi unjukrasa oleh warga. Polisi memberi pengamanan ekstra di KPU, Bawaslu dan sejumlah objek vital lainnya di NTB.

Kabid Humas Polda NTB AKBP H Purnama mengatakan, dari pantauan seluruh kabupaten/kota tidak ada tanda-tanda aksi demo yang akan dilakukan. Artinya, seluruh kawasan di NTB berlangsung kondusif. ”Tidak ada aksi demo hari ini,” kata Purnama kepada Lombok Post, kemarin (22/5).

Namun demikian polisi tetap siaga. Bahkan pengamanan yang  di kantor KPU dan Bawaslu dipertebal lagi. Sebelumnya, menggunakan satu pleton pengamanan, kini ditambah menjadi dua pleton. “Ditambah lagi tambahan pengamanan dua  pleton dari Korem 162/WB,” terangnya.

Penarikan anggota yang mengamankan wilayah akan berlangsung hingga 29 Mei mendatang. Sementara, untuk perpanjangannya sampai saat ini belum ada instruksi. “Nanti saja kita lihat, bagaiman instruksi dari pusat seperti apa,” ucapnya.

 Tak ada aksi unjuk rasa menjadi indikator bahwa NTB aman dan kondusif.  Tak seperti di wilayah Jakarta, masih terjadi aksi unjuk rasa. “Disini (NTB) masih aman terkendali.  Tidak ada organisasi yang akan melakukan demonstrasi,” kata dia.

Dia mengimbau kepada masyarakat, untuk tidak terpancing berita hoax.  Karena, di media sosial berseliweran berita yang kebenarannya patut dipertanyakan. ”Jangan percaya konten-konten yang tidak jelas di media sosial,” jelasnya.

Sementara ini, penggunaan media sosial dibatasi. Langkah itu untuk mengantisipasi adanya penyebaran hoax yang dapat mengganggu kondusifitas yang ada di setiap daerah. ”Menkopolhukam telah memberikan pernyataan di media, penggunaan media sosial untuk sementara ini dibatasi,” ungkapnya.

Dia meminta kepada seluruh masyarakat NTB untuk tidak turun melakukan aksi. Lebih baik di Bulan Ramadan ini lebih baik dijadikan momentum meningkatkan ibadah dan ketakwaan kepada Allah SWT.  “Rawat dan jagalah kondusifitas di daerah kita dengan baik. Jangan sampai kebersamaan kita retak,” tutupnya.

Danrem 162 WB Kolonel Czi Ahmad Rizal Ramdhani mengatakan, apel siaga yang dilakukan untuk mengantisipasi kemungkinan yang terjadi di wilayah NTB. Mengingat, situasi di Ibu Kota Jakarta mulai memanas.

Jika ada yang melakukan kegiatan unjuk rasa, TNI-Polri akan melakukan pendekatan soft power. Bukannya, hard power. ”Yang kita lakukan adalah langkah-langkah pendekatan persuasif,” bebernya.

Dia mengatakan, tahapan pemungutan suara sudah selesai. Apabila ada hal-hal yang dianggap melanggar aturan harus diselesaikan sesuai mekanisme dan prosedur yang sudah ada. “Sehingga, hasil pelaksanaan pesta demokrasi  berjalan aman dan lancar sesuai dengan harapan kita bersama,” ungkapnya.

Dia menegaskan, TNI-Polri lahir dari rakyat, berjuang bersama rakyat, dan mengabdi kepada raykat, serta akan kembali kepada rakyat. ”Untuk itu, mari kita komunikasikan dan koordinasikan semua persoalan itu dengan pendekatan. Sehingga, tidak merugikan banyak orang,”pungkasnya. (arl/zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks