alexametrics
Jumat, 7 Agustus 2020
Jumat, 7 Agustus 2020

Husni Djibril Mundur dari Pilbup Sumbawa, Ada Tekanan Politik?

MATARAM-HM Husni Djibril menarik diri dari pendaftaran sebagai Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada) di PDIP. Surat pengunduran diri itu diterbitkan pada Senin, 20 Juli 2020.

Pengunduran diri disampaikan langsung pada Ketua Umum PDIP Hj Megawati Soekarnoputri. Tidak hanya Husni, pendampingnya H Muhammad Ikhsan Majid pun ikut mundur.

Surat itu ditadatangani lengkap dengan materai. “Ya benar dong (menarik diri),” kata Husni, Rabu (22/7).

Pengunduran diri itu telah dipertimbangkan secara matang. Dari surat itu tidak terlihat alasan Husni mengundurkan diri.

Tetapi pada Lombok Post Husni mengatakan hendak beristirahat. “(para pendukung) Harus sabar saya sudah tetapkan pilihan untuk istirahat,” terang Bupati Sumbawa itu.

Namun menariknya, Husni menjanjikan akan mencari figur terbaik menggantikan dia tampil di Pilbup Sumbawa. “Insya Allah saya tentu akan mencari pengganti saya yang pasti akan lebih baik,” ujarnya.

Saat ditanya apakah mundur karena tekanan politik yang dihadapi selama ini, Husni tertawa. “Siapa yang berani tekan saya jika saya mau maju lagi ayo?,” tantangnya balik.

Husni membantah persaingan politik dengan Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat melatarbelakangi keputusan itu. Seperti diketahui DPD PDIP NTB tidak mengusulkan Husni. Namun mendorong sang wakil  H Mahmud Abdullah bersama Dewi Noviany sebagai Bapaslon ke DPP PDIP.

Dewi Noviani sendiri merupakan adik kandung Gubernur NTB Zulkieflimansyah.  Aroma tukar dukungan jelas terlihat. Dukungan PDIP di Sumbawa berbalas dukungan PKS untuk Selly Andayani istri ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat di Mataram.

Meski demikian Husni-Ihsan telah berproses di PDIP. Sampai akhirnya kini memutuskan mundur. “Apa bisanya DPD menekan saya, sedang yang menentukan DPP Partai,” tekannya.

Beredar rumor pemunduran diri Husni agar konflik internal PDIP NTB tak merembet ke karir politik sang anak  Gitta Lesbano tak terganggu. Gitta merupakan anggota DPRD dari PDIP.

Namun sekali lagi Husni membantah hal tersebut. “Gak ada hubungannya,” tepisnya.

Selain dikirimkan ke Ketua Umum, surat itu ditembuskan ke DPD PDIP NTB dan DPC PDIP Sumbawa. Anggota Tim Desk Pilkada PDIP NTB Raden Nuna Abriadi saat dikonfirmasi mengatakan belum tahu persis alasan pengunduran diri Husni. “Saya belum tahu alasannya,” katanya pendek. (zad/r2)

 

 

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Novi dan Dinasti Politik Zulkieflimansyah di Sumbawa

Dewi Noviany membantah keluarganya tengah membangun dinasti politik di NTB. Adik kandung  Gubernur NTB H Zulkieflimansyah itu mengklaim proses pencalonannya telah melalui mekanisme penjaringan parpol yang adil.

Partai Berkarya Terbelah, SK Dukungan di NTB Terancam Sia-sia

Goncangan politik hebat terjadi di tengah perburuan Surat Keputusan (SK) partai oleh para Bakal Calon Kepala Daerah (Bacakada). Goncangan itu muncul dari Partai Berkarya. Partai Berkarya versi Muhdi Pr ternyata yang direstui Kementerian Hukum dan HAM (Kemenkumham).

Gak Pakai Masker, PNS Bakal Didenda Rp 200 Ribu

Aturan wajib menggunakan masker diberlakukan di Kota Bima. Pemerintah Kota (Pemkot) Bima menegaskan sanksi bagi pelanggar akan mengikuti aturan yang telah ditetapkan Pemerintah Provinsi (Pemrov) NTB.

Tiga Dokter dan Delapan Perawat RSUD Dompu Diisolasi

Sebanyak 11 orang Tenaga Kesehatan (Nakes) RSUD Dompu yang sempat kontak dengan HM, pasien positif Covid-19 meninggal dunia menjalani isolasi. Masing-masing tiga dokter dan delapan perawat.

Lamaran Ditolak, Dosen di Bima Tikam Pacar Hingga Tewas

Naas menimpa  Intan Mulyati, 25 tahun warga Kelurahan Kumbe, Kecamatan Rasanae Timur, Kota Bima. Dia merenggang nyawa ditangan pacarnya sendiri Arif Satriadi, 31 tahun, yang merupakan seorang dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di Kota Bima, Rabu (5/8).

Kasus Pengadaan ABBM Poltekes Mataram Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pengadaan alat bantu belajar mengajar (ABBM) Poltekkes Mataram tahun 2016 segera rampung. “Progres cukup bagus. Sebentar lagi naik penyidikan,” kata Kasubdit III Ditreskrimsus Polda NTB Kompol Haris Dinzah, Rabu (5/8).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Viral Pengunjung “Disko” Pendakian Savana Propok Rinjani Ditutup

Pengelola bukit Savana Propok, Pokdarwis Desa Bebidas, Kecamatan Wanasaba menindaklanjuti video joget para pendaki yang viral di media sosial. “Untuk mengevaluasi hal tersebut, kami akan menutup bukit mulai 8 Agustus,”  kata Ketua Pokdarwis Bebidas Chandra Susanto pada Lombok Post, kemarin (4/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks