alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

Belum Menyerah, Rusni Incar Wali Kota

MATARAM-Pesta demokrasi lima tahunan sukses menggoda banyak figur. Ramai-ramai ikut serta, adu strategi mendulang dukungan berebut posisi seksi Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah.

Di Kota Mataram para figur yang menyatakan diri maju pilwalkot 2020 memamerkan optimismenya. Mampu menaklukan kota bermodal keyakinan diri dan dukungan banyak kalangan.

Yakin, senadainya berhasil jadi wali kota nanti mampu menghadikan perubahan. Pembangunan yang menyejahterakan masyarakat dan memajukan ibu kota.

“Bukan maju saja, Insya Allah naik juga jadi wali kota,” kata H Ahmad Rusni percaya diri.

Bos dari Ahmad Rusni Fondation dan Dasar Grup itu bukan sosok asing di dunia politik. Ia tercatat beberapa kali ikut dalam kontestasi politik. Gagal, pun bukan alasan Rusni kapok ikut politik. Pria murah senyum ini, justru memperlihatkan semangat patah arangnya untuk ikut lagi dalam panggung politik yang lain.

Rusni sukses mengerek popularitasnya, saat mengabarkan diri ikut Pilgub 2008 lalu. Berpasangan dengan H Jamaludin Malik, Mantan Bupati Sumbawa melalui jalur perseorangan.

Tapi kemudian, Rusni memilih mengganti pasangan di tengah jalan dengan menggandeng H Muhammad Nur mantan Sekda NTB. Pasangan ini pun sempat menyerahkan bukti dukungan perseorangan ke KPU walau akhirnya gagal lolos verifikasi.

“Saya kumpulkan uang dulu,” celetuknya, sembari tertawa.

Rusni kembali bersemangat saat ikut Pileg 2019 kemarin. Pria yang membidik kursi DPR RI melalui partai Garuda ini harus menelan pil pahit. Suara partainya tak berhasil mengamankan satu kursi di DPR RI.

Suara yang ia kumpulkan di DPR RI Dapil 2 NTB sebanyak 8.450 suara atau perolehan di Kota Mataram 758 suara, belum cukup mengantarkan ia melenggang ke senayan.

“Independen dan partai yang pasti jalur lurus,” kelakarnya sembari tertawa.

Motivasi Rusni maju dalam Pilwakot 2020 rupanya tak hanya dilatarbelakangi merebut tampuk kuasa semata. Pria yang juga pernah singgah di partai besutan Tommy Soeharto, Partai Berkarya — sebelum memantapkan diri Garuda — itu, merasa pemerintah tak adil pada pengusaha.

Terakhir, Rusni dibuat meradang karena lahan usahanya sekonyong-konyong diubah jadi LP2B oleh Pemkot Mataram. Tak pelak membuatnya meradang dan nyaris mendemo kantor wali kota.

“Bila perlu kita begendang di sana!” sesalnya waktu itu pada wartawan.

Ia mengkritik seharusnya pemerintah bersikap transparan dalam membangun persaingan usaha di kota. Sehingga tidak ada yang merasa dirugikan dengan berbagai kebijakan pemerintah. “Pengusaha kan ikut membantu pemerintah membangun, kalau saya jadi wali kota tidak akan saya seperti itu,” cetus Rusni saat itu.

Sementara itu, Hj Putu Selly Andayani semakin berani memperlihatkan tanda-tanda dirinya akan maju dalam Pilwalkot 2020 nanti. Saat diperlihatkan foto stikernya yang tersebar di media sosial, Selly tesenyum lantas merespon positif.

“Bagus (kalau tersebar),” kata Selly pendek.

Stiker itu dibuat oleh relawan Selly yang menamai diri Kawan Selly. Bertagline Mataram Maju stiker itu mengajak masyarakat menggaungkan Putu Selly Andayani untuk Mataram, disingkat PSA4W.

Sedangkan Selly masih irit berkomentar. Ia hanya lebih banyak melempar tawa kecil. “Hehe…” tutupnya.

(zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks