alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

DPP Golkar Sebut Dukungan Untuk Mohan-Mujib Final

MATARAM-DPP Partai Golkar jamin tidak ada kocok ulang untuk Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) H Mohan Roliskana dan TGH Mujiburrahman. “(Sudah) final,” kata Sari Yuliati, pengurus DPP Partai Golkar, Wabendum Bidang Pemenangan Pemilu Bali, NTB, dan NTT, Selasa (23/6).

Jaminan ini sekaligus menutup peluang bagi pihak yang terus berupaya menggoyang paket Harum. Sari mengatakan peluang kocok ulang sudah tertutup kecuali ada hal-hal yang bersifat ekstra ordinary atau luar biasa.

Sehingga berakibat tidak ada pilihan bagi DPP kecuali memformulasikan ulang. “Gak bisa kecuali paslon yang bersangkutan mengundurkan diri,” ulasnya.

Pembahasan paket Harum sudah sampai tahap pengusulan SK partai. “Rapat team pilkada terakhir memutuskan pasangan tersebut dapat surat penetapan definitif,” terangnya.

Dari sisa waktu yang tersisa pun sudah tidak mungkin untuk melakukan perubahan. Paket Harum pun telah melakukan sosialisasi yang sangat masif. Sehingga bila ada perubahan dapat berpotensi mengganggu trust atau kepercayaan publik.

Sari melihat dari berbagai aspek paket Harum memenuhi semua hal dibutuhkan untuk kantongi SK partai. Terutama dari sisi popularitas dan elektabilitas pasangan itu.

Sementara itu, Bakal Calon Wali KotaMataram H Mohan Rolisikana sudah tidak mau ganti pasangan. Putra alm HM Ruslan itu mengungkapkan rasa nyamannya bersama Mujib dan berharap tetap langgeng sampai panggung Pilwali. “Semoga kebersamaan ini terus terjaga dengan baik,” katanya.

Sebelumnya, gangguan sempat muncul menguji soliditas paket Harum. Beberapa lawan politik berupaya menggoyang dan berupaya memecah. Tetapi Mohan dan Mujib sejauh ini masih konsisten dan mampu melewati manuver politik lawan.

Bahkan terlihat semakin mesra saat DPC PPP Kota Mataram memberikan dukungan politik Senin (22/6). Hal ini semakin mengokohkan fondasi politik mereka.

Langkah politik yang sangat progresif mendekatkan paket Harum ke tiket Pilwali Kota Mataram. “Kami sudah sangat jauh melewati proses politik,” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lomba Kampung Sehat Bawa Berkah untuk Warga

Lomba kampung sehat di Lombok Tengah ternyata membawa keberkahan bagi warga. “Salah satunya, keberkahan perputaran ekonomi,” ujar Kapolsek Pringgarata AKP Suherdi, Senin (13/7).

Katanya Gak Boleh, Kok Ritel Modern di Lotim Makin Menjamur?

Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Lotim memberikan lampu hijau bagi para investor yang hendak berinvestasi. Termasuk kehadiran ritel modern yang oleh beberapa pihak dianggap membunuh pedagang kecil. “Lotim ini zona hijau untuk berinvestasi,” kata  Kepala DPMPTSP Muksin pada Lombok Post, Senin (13/7).

Yuk.. Beli Sayur Segar di Embung Bengkel, Praya : Bisa Petik Sendiri!

Petani dan Pemerintah Kelurahan Leneng, Kecamatan Praya Lombok Tengah, mencoba meniru budi daya sayur di Sembalun, Lombok Timur. Berikut ulasannya.

Sempat Bebas Korona, Lombok Utara “Merah” Lagi

Sempat zero case (nol kasus) positif Covid-19, pertahanan KLU dalam melawan virus Korona jebol lagi. Dari rilis yang dikeluarkan gugus tugas tertanggal 13 Juli, ada dua pasien positif yang tengah dirawat, dan satu orang meninggal dunia.

Polemik di Tanjung Bias, BPN Sarankan Pemdes Senteluk Gugat ke PTUN

Polemik sempadan Pantai Tanjung Bias yang belakangan diketahui memiliki sertifikat lahan milik pribadi belum menemui titik terang. Permintaan pemerintah desa agar Badan Pertanahan Nasional (BPN) Lombok Barat (Lobar) membatalkan sertifikat lahan tersebut belum bisa terpenuhi.

Warga Lobar Boleh Ikuti Pemakaman Pasien Korona, Ini Syaratnya

Kasus pemulangan paksa jenazah pasien Covid-19 kian marak. Yang terbaru kasus warga Desa Mekarsari yang memulangkan paksa jenazah pasien Covid-19 di RSUD Kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Tertangkap, Buron Pembunuh Polisi di Sumbawa Ditembak

Pelarian RH alias Bim terhenti pada Minggu pagi kemarin. Tersangka kasus penganiayaan yang menewaskan Uji Siswanto, Kanit Reskrim Polsek Utan tertangkap.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.
Enable Notifications.    Ok No thanks