alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Kombinasi Muda-Muda sulit Berjaya

MATARAM-Lombok Tengah bertabur figur. Dari kalangan politisi hingga profesional. Kalangan nasionalis hingga tokoh agama. Kalangan tua hingga muda milenialis.

Pengamat Politik dari Universitas Mataram, Prof Zainal Asikin yakin banyak figur di Lombok Tengah menandai pamor petahana tak mendominasi. Para kandidat memegang keyakinan. Saat ini semua figur sama-sama punya peluang duduk di kursi pimpinan daerah.

“Di sana (seperti) tidak ada petahana,” kata Asikin.

Kondisi ini membawa atmosfir positif bagi politik daerah. Rakyat bisa lebih leluasa memilih pemimpin. Semakin banyak pilihan, peluang mendapat pemimpin lebih baik terbuka lebar.

Di tengah banyaknya figur yang bertaburan. Para kandidat perlu memikirkan pasangan mereka untuk maju. Asikin menyarankan, komposisi pasangan ideal tidak harus sekadar mampu menjegal lawan politik.

Tetapi pasangan harus punya kompetensi kepemimpinan untuk memajukan daerah. “Jangan sampai combine (menggambungkan, Red) yang keliru,” lanjutnya.

Kalau hanya mencari pasangan hanya untuk mencari kemenangan, sebenarnya cukup menggambungkan antara dua figur dari dua wilayah. Wilayah Selatan dan Wilayah Utara. Maka Asikin melihat secara geopolitik keterwakilan dua wilayah ini sudah jadi modal bertarung yang tangguh.

“Tapi ada yang harus kita pikirkan misalnya soal ketokohan dan kapasitasnya,” terangnya.

Dimensi pemilih di Lombok Tengah sangat ragam. Tidak hanya tentang wilayah Utara dan Selatan. Tapi juga antara kaum agamawan dengan budayawan. Muda dan tua. Di sana juga hadir kelompok ningrat dan masyrakat umum. Masing-masing punya kekuatan politik.

Maka di sinilah politisi memperlihatkan kemampuannya. Menggabungkan ragam dimensi pemilih. Ke satu kerangka kepentingan politik yang diwakili satu pasangan kepala daerah.

“Begitu juga saat bicara tentang figur kelompok muda dan kelompok tua atau saya lebih nyaman menyebutnya kelompok kaya pengalaman,” ulasnya.

Mengukur kekuatan politik kelompok muda atau kaum milenial dengan kelompok tua tidak mudah. Karena masing-masing punya segmentasi politik yang tidak dimiliki kelompok lain.

“Lebih bagus keduanya di combine, malah jadi kekuatan politik yang kuat,” terangnya.

Ia mengajak untuk berkaca pada Pilbup di Lombok Barat 2018 lalu. Saat pasangan Nauvar Furqoni Farinduan -TGH Muammar Arafat ikut Pilbup. Figur yang digambarkan sebagai sosok muda, milenial, enerjik, dan religius tak mampu meraup suara maksimal. Mereka gagal merebut kursi bupati dan wakil bupati.

“Lombok Barat saya rasa karakter pemilihnya tidak jauh beda dengan Lombok Tengah, ini seharusnya jadi pelajaran kalau ada niat para figur di sana digabungkan yang muda dengan muda,” sarannya.

Belakangan memang muncul figur-figur muda di Lombok Tengah. Seperti Ferdian Elmansyah, Lalu Fahrurrozi, HL Gede Syamsul Mujahidin, hingga sang Petahana HL Pathul Bahri disebut bakal bertarung di Pilbup 2020. Sedangkan figur tua tak kalah banyak. Dari banyak unsur seperti Politisi, Birokrat, hingga Profesional.

“Biarkan mengalir saja,” kata Ferdi saat ditanya Lombok Post terkait rencana maju di Pilgub 2020.

Figur muda dan dianggap masih hijau dalam politik ini sebenarnya bukan tanpa amunisi. Ia merupakan anak dari bupati HM Suhaili FT. Sehingga kemudaanya, tak lantas membuat Ferdi bisa diremehkan dari sisi geopolitik.

Ferdi kabarnya tengah berupaya dijodohkan dengan Pathul. Hanya saja, baik dari Ferdi atau Pathul sejauh ini belum memberi tanda bakal bersatu. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks