alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Gonjang Ganjing Partai Beringin

MATARAM-Perebutan kursi ketua DPRD NTB di internal partai Golongan Karya (Golkar) memasuki babak baru. Suara riuh-rendah internal, bergolak. Menyusul beredarnya brodcast pesan elektronik dari Wakil Sekjend Korbid Wilayah Timur Herman Hayong, ke kader-kader partai beringin di NTB.

Dalam pesan elektronik itu, di poin 8 disebutkan data berisi nama-nama yang diusulkan sebagai calon ketua DPRD NTB, telah masuk ke DPP Partai Golkar.

“Padahal belum pleno,” kata Wakil Ketua Bidang Kerja Sama antar Lembaga DPD Partai Golkar NTB Hasan Masat.

Hasan mencium ada yang tidak beres dalam pengusulan nama. Seharusnya dalam aturan partai, rapat pleno digelar lebih dahulu. Baru kemudian di sana ditentukan tiga nama sebagai calon ketua di DPRD NTB.

“Dalam pleno itu dinamika pemilihan tiga nama dilakukan, tapi ini kok tiba-tiba sudah ada tiga nama dikirim ke DPP,” cetusnya.

Hasan kesal. Ia melihat partai Golkar di NTB diurus dengan cara tidak beres. Ada kesan pleno yang sedianya dilaksanakan pada besok, minggu (25/8) hanya formalitas. Sementara tiga nama, sudah masuk ke DPP Partai Golkar.

“Ada by desain dan sangat politis,” tudingnya.

Hasan menilai, cara-cara seperti ini, tidak masuk akal publik. Khususnya, para kader partai Golkar yang sudah sangat setia membesarkan partai Golkar di NTB.

“Kita ingin di pleno itu, tes dedikasi dan lain sebagainya para calon, tapi kok nama-nama sudah ditentukan,” sesalnya.

Ia sudah berupaya mencari tahu tentang kebenaran informasi ini. Tetapi, komunikasi seperti terbentur dinding, antara pengurus satu dengan lain. Bahkan, Hasan juga mengkritik ketua harian DPD I Partai Golkar NTB H Misbach Muliadi yang tidak bisa mengakses informasi jelang rapat pleno.

“Ini bukan pendidikan politik yang bagus,” sesalnya.

Semua ditetapkan tidak melalui proses demokrasi musyawarah mufakat. Tetapi atas perintah dan kemauan politik segelintir politisi di Golkar NTB yang merasa diri punya pengaruh politik yang kuat.

“Golkar bukan Yakuza, yang apa kata bos harus diikuti!” cetusnya.

Terpisah, Sekretaris DPD I Golkar NTB Hj Isvie Rupaeda, menyebut dalam waktu dekat partai Golkar NTB akan segera mengelar rapat pleno. Menentukan tiga nama kandidat calon ketua DPRD NTB. Nama-nama itu, akan dibahas dalam rapat pleno Partai Golkar.

“Nanti teman-teman (wartawan) akan kita undang (dalam pleno itu)” kata Isvie.

Hanya saja, Isvie enggan menyebut siapa saja nama kader yang berpeluang jadi ketua selain dirinya. Menurut dia, semua akan dibahas dalam rapat pleno. Tiga nama itu, nantinya akan diusulkan pada DPP, selanjutnya dipilih salah satu.

“Kalau DPD II Kabupaten/Kota sudah turun SK-nya semua, tinggal DPD I saja,” tandasnya.

Dari bisik-bisik internal, selain Isvie ada nama H Misbach Muliadi, dan H Fuad yang paling dijagokan untuk bertarung berebut kursi ketua DPRD NTB. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks