alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Paket Nur-Salam Kantongi SK Dukungan PPP di Pilbup Sumbawa

MATARAM-Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Bupati dan Wakil Bupati Nurdin Ranggabrani-Burhanuddin Jafar Salam (BJS) akhirnya resmi menerima SK PPP. Dengan demikian PPP klir telah memutuskan mengusung kader tampil di pilbup Sumbawa 2020.

Proses terbitnya SK untuk Nurdin-BJS atau paket Nur Salam tergolong cepat. Sekalipun penyerahannya yang terakhir di tujuh kabupaten/kota di NTB.

Hal ini tidak lepas dari berlikunya dinamika politik di Sumbawa. Nurdin pun penyampaikan rasa terima kasih pada pengurus pusat sampai daerah atas dukungan yang diperolehnya. “Terima kasih,” katanya, Sabtu (22/8).

Terbitnya SK PPP menjawab keraguan paket Nur Salam tampil di Pilbup. Seperti diketahui paket Nurdin-BJS berulang kali pisah-nyambung. Bahkan saat keduanya memutuskan kembali tampil bersama untuk ketiga kalinya, tidak lepas pula dari isu kesulitan mendapa kendaraan politik.

Tetapi berbagai keraguan itu dapat dijawab dengan tuntas. Salah satunya dengan terbitnya SK PPP sekaligus B.1-KWK.

PPP yang menguasai 4 kursi akan dikoalisikan dengan Demokrat yang menguasai 5 kursi. Jumlah ini memenuhi syarat minimal 9 kursi bertarung di Pilbup Sumbawa.

Tidak sampai di situ, paket Nur Salam mendapat dukungan dari partai baru non parlemen yakni Gelora. “Sebagai kader saya bangga dan terharu menerima amanah ini,” ulasnya.

Pertarungan di Sumbawa diprediksi bakal ketat. Namun Nurdin optimis meraih kemenangan. “Dukungan fungsionaris, sesepuh partai, para kader, simpatisan, para pendukung dan pemilih, serta dukungan dan doa seluruh rakyat Tana Samawa, Insya Allah ini akan lebih mudah,” optimisnya.

Nurdin menjamin dukungan PPP tidak akan disia-siakan. “Kami akan ikhtiar dengan penuh kesungguhan dan maksimal, sampai titik darah penghabisan,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua DPW PPP NTB Hj Wartiah mengatakan PPP telah mempertimbangkan berbagai aspek sampai akhirnya SK PPP terbit untuk Bapaslon ini. Salah satunya melihat figur Nurdin sebagai kader terbaik PPP. “Kami bangga ada kader terbaik maju di Pilkada 2020 ini,” katanya.

Seperti diketahui sekalipun jadi partai terbesar ke tiga di NTB, PPP tergolong minim mengusung kader di Pilkada Serentak 2020. Lebih banyak figur luar yang di-PPP-kan atau petahana dengan popularitas dan elektabilitas tinggi.

Tampilnya Nurdin sebagai kader PPP murni diharapkan melipatgandakan semangat para pengurus, kader, dan simpatisan PPP berjuang memenangkan paket Nur Salam. “Mari berjuang maksimal,” serunya. (zad/r2)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Kampung Sehat, Warga Desa Setanggor Semangat Gotong Royong

GAIRAH warga Desa Setanggor, Kecamatan Praya Barat sedang menggebu-gebu untuk mewujudkan lingkungan mereka yang bersih dan sehat. Karena itu, jangan heran manakala menemukan semangat gotong royong masyarakat di desa ini sangat tinggi.

Satu Gerakan, Warga Desa Kuripan Lawan Penyebaran Covid-19

Warga Desa Kuripan kian konsisten menerapkan protokol kesehatan. Apalagi setelah berhasil menyabet juara pertama untuk tingkat kabupaten di lomba Kampung Sehat. Sederet inovasi pun telah disiapkan Desa Kuripan.

Simulasi KBM Tatap Muka SMA Sederajat di NTB Pekan Kedua Dimulai

Simulasi KBM tatap muka untuk SMA sederajat di NTB memasuki pekan kedua. ”Sambil kami tetap memantau perkembangan penyebaran Pandemi Virus Korona,” kata Kepala Dinas Dikbud NTB H Aidy Furqan, pada Lombok Post, Minggu (20/9/2020).  

Mendikbud Pastikan Wacana Penghapusan Mapel Sejarah Hoaks

”Tidak ada sama sekali kebijakan regulasi atau perencanaan penghapusan mata pelajaran sejarah di kurikulum nasional,” tegas dia.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.
Enable Notifications    Ok No thanks