alexametrics
Kamis, 22 Oktober 2020
Kamis, 22 Oktober 2020

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

MATARAM—DPP Golkar  menggandeng sejumlah lembaga survey untuk mengevaluasi popularitas dan tingkat keterpilihan seluruh kader  yang berlaga di Pilkada Serentak 2020.  Diantaranya Charta Politika, Sinergi Data, Indikator Politik, LSI Denny JA dan Poltracking.

Khusus di Pilwali Mataram mereka menggunakan lembaga survei Indikator Politik. Hasilnya, dalam survei yang dilakukan 18-22 Agustus 2020 pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM) yang diusung Golkar masih tetap unggul.

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Dari hasil survey tersebut Lembaga Survei Indikator melakukan sejumlah simulasi untuk mengukur popularitas dan elektabilitas seluruh kontestan yang berlaga di Pilwali Mataram 2020.

Pertama seluruh responden diminta menjawab pertanyaan siapa wali kota yang akan dipilih jika pilkada dilakukan hari ini. Pertanyaan ini dilakukan tanpa menyebutkan nama dan atribut bakal calon. Hal ini dilakukan secara spontan untuk mengukur top of mind arah dukungan responden.

Hasilnya dari seluruh responden 30 persen langsung menyebut nama H Mohan Roliskana. Kemudian 12,4 persen responden menyebut nama Hj Putu Selly Andayani. Sementara itu calon lainnya kurang dari tiga persen.

Kemudian ketika ditunjukkan sejumlah daftar nama, figure H Mohan memiliki dukungan cukup dominan. Yakni  sebesar 41- 42 persen. Disusul  Selly 14,6 persen, Makmur 4,9 persen dan Baihaqi 2,1 persen. Sementara responden yang tak menentukan pilihan  (undecided voters) sebanyak    27-28 persen.

Ketika dikerucutkan menjadi empat nama calon wali kota, dukungan untuk  H Mohan naik menjadi 47,5 persen. Disusul kemudian oleh figur  Selly Andayani dengan 15 persen, Makmur 6 – 7 persen dan Baihaqi 2 persen. Sementara itu  jumlah responden yang   tak menentukan pilihan sebanyak  29 persen.

Dalam simulasi selanjutnya Indikator mengerucutkan pilihan menjadi empat pasangan yang akan berlaga di Pilwali Mataram 2020. Yakni H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (HARUM),  Hj Selly Andayani-TGH Abadul Manan (SALAM) HL Makmur Said – H Badruttamam Ahda dan H Baihaqi-Hj Baiq Diyah R Ganefi (BARU). Hasilnya

Responden memilin HARUM  47- 48 persen disusul SALAM 15,6 persen, MUDA 8,9 Persen, Baru 2 persen. Sisanya sekitar 26 persen responden tak menentukan pilihan.

 

Kenapa HARUM Elektabilitasnya tinggi?

Tingginya tingkat keterpilihan pasangan HARUM ini disokong oleh tingginya popularitas dan kesukaan terhadap H Mohan secara pribadi. Dalam survey tersebut H Mohan memiliki kedikenalan (popularitas)  pada angka 86 persen, Sementara Hj Selly berada di angka 61 persen, Makmur 32 persen dan   Baihaqi 20 persen.

Kemudian tingkat kesukaan, H Mohan menjadi figure yang paling disukai publik. Dari seluruh responden yang mengenal Mohan 81 persen menyukai. Kemudian  dari seluruh responden yang mengenal Selly, 61 persen mengaku menyukai. Kemudian HL  Makmur 66 persen dan Baihaqi 37-38 persen.

 

Meningkat Dari Survei Bulan Maret

Sebelumnya Indikator juga melakukan survey serupa pada 1-5 Maret lalu. Indikator menanyakan Seandainya pemilihan langsung Malikota Mataram dilakukan hari itu siapa yang akan dipilih tanpa menyebutkan nama.

Hasilnya H Mohan menjadi figur teratas dalam top of mind 410 responden. Yakni H Mohan Roliskana 17 persen, Selly 5,4 persen dan  HL Makmur Said 2,6 persen. Di bawahnya ada nama H Badruttamahm Ahda, H Baihaqi dan TGH Mujiburrahman dalam kisaran 0,6-0,8 persen.

Dalam simulasi 10 nama, figur H Mohan masih unggul dengan 36,3 persen, Hj Selly 12,9 persen, HL Makmur 5,2 persen dan H Baihaqi 2,2 persen. Di bawahnya muncul nama TGH Mujiburrahman dan Badruttamam Ahda. Sementara itu jumlah responden yang tak menentukan pilihan sebanyak 38,2 persen.

Smentara itu dalam simulasi empat nama. H Mohan Roliskana juga  memimpin dengan 39,5 persen disusul Selly 13,6 persen, H Baihaqi 2,2 dan Ahda 2,1.  Namun demikian di buan Maret angka undecided voters masih cukup tinggi yakni 42,5 persen.

 

Bagaimana jika H Mohan head to head dengan Hj Selly. Hasil survey bulan Maret menyebut H Mohan unggul 40,7 sementara Hj Selly berada di angka 14,6. Sementara responden yang tak memilih sebanyak 44,7 persen.

 

Langkah HARUM Mengamankan Kemenangan

Sementara itu terkait hasil survey ini Juru Bicara Tim pemenangan HARUM H Firadz Pariska mengaku bersukur dengan terus meningkatnya dukungan publik Mataram. Karena itulah pihaknya kini terus melakukan sosialisasi untuk menjaga dan meningkatkan dukungan jelang hari pemilihan 9 Desember mendatang.

“Kami terus melakukan penguatan di lapangan. Baik H Mohan maupun TGH Mujib terus turun ke masyarakat dengan tetap mematuhi protokol penanganan Covid 19,” ujarnya.

Bedanya, saat ini setiap pertemuan langsung pihaknya melakukan pengawalan ketat. Yakni membatasi jumlah peserta, mengatur jarak duduk dan mengenakan alat pelindung diri.

“Ini penting sebagai bentuk komitmen Tim Harum untuk mendukung program pencegahan Covid 19,” imbuhnya.

Selain pertemuan langsung pihaknya juga kini memperkuat sosialisasi melalui media. Baik media massa, media sosial maupun pemasangan baliho. Hal ini penting agar public bisa lebih mengetahui figure yang akan memimpin mereka untuk periode mendatang.(adv/r2)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Kenali La Nina, Waspadai Dampaknya

HUJAN dengan intensitas sedang hingga tinggi mengguyur sebagian wilayah Indonesia beberapa waktu belakangan ini. Tentu banyak pihak yang bertanya-tanya, apakah memang musim hujan telah datang ? Berdasarkan prakiraan awal musim kemarau tahun 2020/2021 oleh BMKG, musim kemarau tahun 2020 ini sifatnya memang tidak sekering tahun sebelumnya.

17 Ribu Tenaga Kesehatan NTB Bakal Divaksin Lebih Dulu

Pemprov NTB telah menyetor nama-nama tenaga kesehatan untuk diberikan vaksin anti Covid-19. ”Daftar tenaga medis sudah saya serahkan ke pusat,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, kemarin (20/10).

Kampanye Sehat di Dompu Pasangan Eri-HI Bagi Masker untuk Para Lansia

PASANGAN Calon Bupati dan Wakil Bupati Dompu Eri Aryani-H Ichtiar (Eri-HI) terus menyuarakan kampanye sehat. Salah satunya dengan bagi-bagi masker saat ada kegiatan kampanye tertutup.

Juri Kampung Sehat NTB Mulai Menilai Pemenang di Sumbawa

Tim Penilai Lomba Kampung Sehat tingkat provinsi sedang berada di Sumbawa. Penilaian kini sedang dilakukan pada tiga pemenang Lomba Kampung Sehat tingkat kabupaten di wilayah tersebut. Yang sudah dinilai hingga kemarin Kelurahan Samapuin dan Desa Moyo Hilir.

XL Axiata, Pertama di Asia Tenggara yang Pakai SAP S/4HANA Cloud

“XL Axiata berhasil melakukan transformasi menjadi pemimpin dalam hal penyedia layanan digital dan data. Kami sangat percaya dan berkomitmen penuh terhadap transformasi digital sebagai bagian dari strategi bisnis perusahaan,” kata Yessie D. Yosetya, Director & Chief Information-Digital Officer XL Axiata.

Anggota DPR RI Ragukan NTB Siap Selenggarakan MotoGP

”Kami belum melihat ada promosi besar-besaran di tengah masyarakat,” katanya dalam keterangan pers di restoran Taliwang H Moerad, Rabu (20/10/2020).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7
Enable Notifications    Ok No thanks