alexametrics
Senin, 18 Januari 2021
Senin, 18 Januari 2021

Dewan Mataram Minta Pembagian Bantuan JPS Usai Pilkada

MATARAM-Sejumlah anggota dewan meradang. Bukan karena tak setuju dengan bantuan JPS tahap enam. Tapi, mereka khawatir JPS ini ditunggangi kepentingan politik jelang Pilkada Kota Mataram 9 Desember mendatang.

“Kami akan memanggil Dinas Sosial dan Asisten II terkait JPS tahap keenam. Kami akan bahas dalam rapat kerja,” tegas Anggota Komisi IV DPRD Kota Mataram Nyayu Ernawati, kemarin.

Politisi PDI Perjuangan ini tak ingin bantuan JPS tahap keenam menimbulkan polemik di tengah masyarakat. Apalagi, ada dugaan, bantuan ini akan menguntungkan salah satu kandidat yang bertarung di Pilkada.

“Kami akan minta penyalurannya setelah Pilkada. Setelah tanggal 9 Desember. Supaya tidak ada prasangka dan persoalan muncul di masyarakat,” jelas Nyayu.

Anggota dewan lainnya sebagian besar juga menyutujui JPS tahap keenam disalurkan. Namun mereka juga sepakat jangan sampai penyaluran JPS dimanfaatkan untuk kepentingan politik.

“Dari aspirasi yang kami dengar, memang masyarakat masih membutuhkan (bantuan JPS). Wajar juga wali kota memberikan bantuan kepada masyarakat sebagai bapak dari semua warga Kota Mataram,” terang Wakil Ketua DPRD Kota Mataram Gde Sudiarta.

Berbeda dengan Nyayu, menurut politisi Partai Gerindra ini, masalah waktu pembagian JPS Covid-19 bagi warga sama saja. Apakah sebelum atau setelah pelaksanaan Pilkada digelar. Yang terpenting, ia setuju jika sembako tidak kemudian dijadikan alat untuk meminta warga memberikan dukungannya pada calon tertentu.

“Kami di Gerindra pengusung pasangan Muda (HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda) tidak pernah berpikir seperti itu. Jadi mau sebelum Pilkada atau setelah Pilkada, sama saja. Tidak ada masalah,” tegasnya.

Sementara Asisten II Setda Kota Mataram H Mahmudin Tura mengatakan, penentuan jadwal penyaluran JPS tahap keenam masih menunggu kajian tim asistensi. Apakah akan dilakukan awal Desember (sebelum Pilkada digelar) atau setelah Pilkada.

“Kami menunggu kajian tim asistensi. Kalau kami di Pemkot Mataram lepas dari itu (kepentingan politik),” paparnya.

Yang jelas, JPS Covid-19 tahap keenam dipastikan akan diberikan Pemkot Mataram kepada warga yang masih merasakan dampak pandemi Korona. “Pak Wali sudah menyetujui dan didisposisi ke Sekda,” pungkasnya. (ton/r3)

 

 

Berita Terbaru

Enable Notifications   OK No thanks