alexametrics
Kamis, 24 September 2020
Kamis, 24 September 2020

Dijegal di NTB, Husni Djibril Lobi Restu DPP PDIP

MATARAM-HM Husni Djibril belum patah arang. Usai didepak DPD PDIP NTB Husni terus berupaya merebut SK Rekomendasi  Ketum PDIP Megawati Sukarno Putri sebagai bekal pencalaonannya di Pilbup Sumbawa. Di hadapan DPP PDIP Husni menyampaikan kesiapannya bertarung di Pilbup 2020. “Sampai ditanya siapa pasangan (saya)” tuturnya.

DPP PDIP memanggil Husni untuk dikonfrontir terkait laporan DPD PDIP NTB pada Kamis (20/2). “Ya betul saya dipanggil DPP hanya meluruskan semua yang dilaporkan (DPD PDIP NTB dan Desk Pilkada PDIP NTB)” terangnya.

Dia juga ditanya mengapa menolak dipasangkan dengan adik Gubernur NTB Dewi Noviany. “Siapa yang diinginkan saya (sebagai pendamping) tentu (saya jawab) yang lebih hebat dan cerdas dan menjanjikan kemenangan untuk saya,” ujarnya.

Diketahui kemudian, Husni memilih berpasangan dengan Dr H Muhammad Ikhsan Majid. Ia berharap pilihannya direstui DPP PDIP. “Hanya itu saja diskusi saya di DPP dan biarkan DPP yang menentukan proses berikutnya sebagai kewenangannya,” terangnya.

Husni membantah kabar dirinya tidak akan ikut Pilbup Sumbawa 2020. “Saya tidak putuskan seperti itu, tapi perlu saya sampaikan bahwa kewenangan partailah (DPP PDIP, Red) yang akan menentukan siapa-sapa yang akan dijadikan calon Bupati/Wakil Bupati,” katanya.

Husni menegaskan dirinya bagian dari kader partai yang mengikuti proses ketentuan partai. “Insya Allah akan taat kepada keputusan partai dan mudah-mudahan pihak lain juga taat seperti sikap kader yang saya tunjukan kepada publik saat ini,” sindirnya.

Peluang Husni masih terbuka sebagai Balon Bupati Sumbawa 2020 lewat PDIP. SK rekomendasi PDIP di Sumbawa belum dikeluarkan.

Ketua Tim Desk Pilkada PDIP NTB HW Musyafirin memprediksi rekomendasi Sumbawa terbit pada pada gelombang ke dua pengumuman DPP PDIP. “Lombok Utara, Sumbawa, dan Bima kemungkinan bulan Maret,” katanya.

Pria yang juga bupati Kabupaten Sumbawa Barat (KSB) itu, sudah lebih dahulu kantongi SK Rekomendasi PDIP. “Saya sudah menerima untuk di KSB dan Mataram (atas nama Hj Putu Selly Andayani, Red)” tandasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Hasil Survei Indikator, Elektabilitas HARUM Paling Tinggi

“Pak Mohan Roliskana hingga sejauh ini paling potensial menang dalam pemilihan mendatang,” ujar  Wakil Ketua DPP Golkar Ahmad Doli Kurnia dalam pemaparan yang dilakukan secara online dari DPP Golkar Jakarta, (18/9) lalu.

Polisi Pantau Kampanye Hitam di Pilwali Mataram

Pelaksanaan Pilkada di Kota Mataram mendapat atensi penuh pihak TNI-Polri. Polresta Mataram dan Kodim 1606 Lobar telah melakukan pemetaan potensi konflik dan mencegah secara dini beberapa konflik yang biasa terjadi pada masa Pilkada.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.

Pasangan Calon Harus Memberi Perhatian pada DPT

PESERTA pemilihan yaitu Pasangan Calon harus menunjukkan perhatian lebih pada seluruh tahapan yang ada, bukan hanya pada saat pendaftaran calon atau pada pemungutan suara saja. Salah satu tahapan yang sangat menentukan ialah tahapan Penyusunan dan Pemutakhiran Daftar Pemilih atau cukup disebut dengan penyusunan DPT.

Pendataan Bantuan Kuota Internet untuk Siswa Guru dan Mahasiswa Kacau

Hari pertama penyaluran bantuan subsidi kuota internet untuk siswa, guru, mahasiswa, dan dosen langsung berpolemik. Proses pendataan dan verifikasi nomor ponsel dinilai kacau.

Calon Kepala Daerah Wajib Jadi Influencer Protokol Kesehatan

DPR, pemerintah dan KPU telah memutuskan akan tetap melaksanakan pilkada serentak pada 9 Desember. Para calon kepala daerah (Cakada)  diminta menjadi influencer protokol kesehatan  agar pilkada tidak memunculkan klaster baru Covid-19.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Sutradara Trish Pradana, Angkat Kisah Mohan ke Layar Lebar

Sutradara Trish Pradana tak henti melahirkan karya. Di tengah Pandemi Korona ini ia kembali ke balik layar menuntaskan film baru bertajuk "Mohan". Ini merupakan film yang diangkat dari kisah hidup Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana sewaktu remaja.
Enable Notifications    Ok No thanks