alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Delapan Perkara Menanti KPU NTB di MK

MATARAM-KPU NTB belum bisa bernafas lega. Konstitusi memberi jalanpada peserta pemilu yang tidak puas dengan hasil rekaputulasi yang ditetapkan dalam pleno melayangkan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

Tak tanggung-tanggung hingga Jumat (24/5) kemarin, enam partai ditambah dua penggugat perorangan memperkarakan putusan KPU NTB ke MK. Sebagai catatan jumlah pemohon, masih berpeluang bertambah.Lombok Postmengutip data hingga pukul 18.00 wita.

Dari data itu tercatat sebanyak 250 permohonan masuk ke MK dari semua daerah di Indonesia. Delapan diantaranya datang dari NTB dengan materi Peninjauan Hasil Pemilihan (PHP) Umum DPR-DPRD dan DPD RI.

“Kita akan siapkan (dokumennya) untuk menghadapi guguatan di MK,” kata Suhardi Soud, Ketua KPU NTB singkat.

Komisioner KPU NTB Divisi Hukum Yan Marli menambahkan pada dasarnya KPU sangat siap. Sidang gugatan di MK, hanya persoalan penyandingan data. Di mana KPU sendiri, sudah mengantongi data-data dari hasil pleno. Lalu di spesifikasi lagi dalam materi gugatan.

“Nanti versi pemohon seperti apa, nanti kita counter dengan alat bukti kita,” ulasnya.

Yan melanjutkan KPU sudah sangat terbiasa menghadapi gugatan. Sehingga, bagi mereka tidak ada sesuatu yang mengejutkan begitu data sementara ada delapan pemohon melayangkan gugatan dan teregistrasi.

Kecuali jika nanti ada materi gugatan yang tidak biasa dan di luar dari kewenangan KPU dan MK yang digugat.

“Kalau (ada yang gugat masalah cantik atau foto) itu, nggak ada dalam data base KPU,” ujarnya sembari tertawa.

Jawaban ini, menanggapi keberatan yang dilontarkan tim calon DPD RI Prof Farouk Muhammad sebelumnya yang mempersoalkan syarat administrasi yang diserahkan calon DPD RI Evi Apita Maya. Karenanya, Yan tak yakin materi itu akan jadi bagian yang dibahas panjang saat berperkara di MK.

Namun, ia belum bisa menyimpulkan, apakah jumlah penguggat tahun ini lebih banyak atau sebaliknya dibanding pemilu 2014 lalu.

“Karena itu kan yang baru diupload di website milik MK dan telah memiliki nomor registrasi, siapa tahu masih ada yang belum diopload dan masih dalam proses verifikasi,” terangnya.

Pada tahun 2014 lalu, jumlah gugatan lebih dari yang tertampil hingga pukul 18.00 wita kemarin. KPU NTB pun harus ekstra keras bekerja, meladeni satu-persatu gugatatan para peserta yang tidak puas dengan hasil yang telah dipenokan.

“Wow, saat itu sampai di atas 20-an, kita hadapi satu-satu dan menyita waktu lama, waktu itu nggak keruan-keruan sudah (capeknya),” akunya.

Tapi endingnya yang membuat timnya puas, karena semua gugatan bisa diselesaikan dengan baik. Bahkan tanpa ada satupun kemenangan dari penggugat.

“Iya kita confident, hadapi penggugat,” tandasnya.

Sudirman, Tim Saksi Farouk membenarkan pihaknya telah melayangkan gugatan ke MK. Dirman yakin, pemperkarakan syarat administrasi calon DPD RI atas nama Evi Apita Maya dan HL Suhaimi Ismy, bisa membuka jalan bagi Farouk kembali menjadi anggota DPD RI.

“karena dia (Evi) memanipulasi fotonya, makanya dia bisa meraup suara,” cetus Dirman.

Ketua DPD Gerindra NTB H Ridwan Hidayat, pun menempuh jalan gugatatan ke MK memenangkan partainya. Ia merasa ada beberapa kejanggalan yang bisa diperjuangkan melalui gugatan pemilihan di beberapa dapil di NTB.

“Kami yakin bisa dapat satu kursi lagi,” kata Ridwan, tanpa merinci dapil mana saja yang ia maksud. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks