alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

Makmur Klaim Kantungi 35 Ribu Dukungan

MATARAM-Sampai saat ini Mataram Ingin Makmur (MIM) Center masih terus bekerja. Mengumpulkan KTP dukungan untukHL Makmur Said. Konon data dukungan mentah yang telah diterima sebenarnya telah melampaui 35 ribu KTP.

“Tapi itu perlu diverifikasi lagi,” kata Husni  Fahri, ketua MIM Center.

Saat ini, proses verifikasi dan valiadasi dukungan sedang berjalan. Di bawah MIM Center dukungan yang mengalir dikroscek lagi kebenarannya. Langkah ini untuk menghindari masuknya dukungan palsu oleh pihak-pihak tak bertanggungjawab.

“Lebih 10 ribu (yang telah terverifikasi)” terangnya.

Jumlah ini semakin mendekati angka dukungan minimal yang dibutuhkan. Syarat dukungan minimal KTP di Kota Mataram sebanyak 24.905 dukungan. Fahri optimis, sampai batas waktu pendaftaran nanti, Makmur bisa kantongi syarat daftar melalui jalur independen.

“Semakin hari, semakin banyak yang dukung beliau,” ujarnya.

Mengalirnya dukungan masyarakat diyakini imbas dari banyaknya tokoh masyarakat yang juga mendukung Makmur. Sekalipun Makmur belum melakukan safari politik. Tapi tak menyurutkan niat warga memberikan dukungan KTP.

“Kunjungan ke beberapa tempat atas undangan masyarakat sudah, tapi yang diagendakan secara khusus nanti setelah resmi jadi calon,” terangnya.

Terpisah, HL Makmur Said menegaskan dirinya masih konsisten maju lewat jalur independen. Ia lebih percaya diri, mendaftar menggunakan dukungan KTP, karena angkanya lebih ril.

Alhamdulillah jalan terus (galang dukungan)” kata Makmur.

Makmur kerap memantau langsung proses jalannya pengumpulan dukungan KTP. Masyarkat yang datang setiap hari diklaim ia selalu ramai. Baik yang memberi dukungan langsung atau diserahkan melalui tokoh masyarakat.

“Suasananya tetap ramai seperti ini,” tandasnya.

Bila nanti syarat minimum mampu dilengkapi Makmur, ia berpeluang menjadi calon independen pertama di Kota Mataram. Menarik untuk melihat apakah Makmur bisa membuat sejarah juga, sebagai calon independen yang sukses melenggang ke kursi wali kota.(zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks