alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Relawan Anshor, Siap Menangkan HARUM di Pilwali Mataram

MATARAM-Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mengukuhkan relawan HARUM Ansor di perumahan Elite Asri, Kota Mataram. Relawan ini terbentuk dari harapan masyarakat lingkungan Anshor untuk terpilihnya Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman sebagai Wali Kota dan Wakil Wali kota Mataram di Pilwali 2020.

Ketua Tim Relawan Anshor H Sabri Zakaria mengatakan kehadiran Mohan telah melipatgandakan semangat para relawan untuk berjuang memenangkan paket HARUM. “Pertemuan ini dalam rangka silaturahmi,” katanya, kemarin (24/8).

Sabri mengatakan sebanyak 40 relawan telah siap berjuang memenangkan paket HARUM. “Kami sepakat untuk berjuang bersama setelah melihat hasil survei pasangan ini berpeluang besar menang,” terangnya.

Alasan lainnya lanjut Sabri, Mohan merupakan figur tidak asing bagi warga Kota Mataram. “Beliau wakil wali kota dua periode,” ulasnya.

Tidak hanya dekat dengan masyarakat, Mohan juga telah teruji kepemimpinannya. “Tidak diragukan lagi,” imbuhnya.

Keyakinan masyarakat Lingkungan Anshor untuk memilih Mohan juga tidak terlepas dari sosok pendampingnya yakni TGH Mujiburrahman. “Beliau sosok agamawan yang karismatik,” ulasnya.

Perpaduan Mohan dan Mujib dinilai saling melengkapi sehingga harapannya dapat membawa kemajuan yang lebih baik bagi Kota Mataram. “Semoga Kota Mataram semakin Harum,” harapnya.

Sebanyak 40 relawan akan bergerak secara terorganisir. “Tidak hanya di dalam tetapi di luar kami siap digerakkan,” tegasnya.

Yang menarik lanjut Sabri, warga lingkungan Anshor sangat majemuk. “Ada dari Lombok, Sumbawa, Jawa, dan lain-lain,” ulasnya.

Namun demikian hampir semua warga menurutnya punya pandangan politik yang sama untuk kemenangan HARUM. “Sekalipun berbeda-beda kami punya pandangan yang sama untuk hadirnya pemimpin seperti pak Mohan,” pungkasnya.

Sementara itu, Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana menyampaikan terima kasih atas terbentuknya relawan. “Harapan kami para relawan bekerja dengan secara santun,” katanya.

Para relawan harus tetap bekerja dengan tetap mengedepankan prinsip-prinsip demokrasi. “Mari berpolitik dengan penuh kesejukan dan kedamaian,” ulasnya.

Relawan diminta lebih mengedepankan kampanye program dan visi-misi. “Jangan sebar hoax,” pintanya.

Selain itu para relawan dibekali dengan pesan untuk merangkul semua golongan masyarakat. “Mari kita peluk semua golongan dengan hangat,” pungkasnya. (zad/adv)

 

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Saat Pandemi, Anak 14 Tahun di Mataram Nikah Dini

Fenomena pernikahan usia anak masih terjadi di Kota Mataram. Seperti yang terjadi di Kelurahan Karang Baru pekan lalu. AA, perempuan usia 14 tahun juga memilih menikah dengan IW, 20 tahun warga kelurahan Selagalas. Keduanya enggan dipisahkan dengan alasan cinta.
Enable Notifications    Ok No thanks