alexametrics
Rabu, 15 Juli 2020
Rabu, 15 Juli 2020

Blusukan di Lima Kecamatan, Warga Restui H. Arifin Maju di Pilkada Bima

BIMA-Bakal calon Bupati Bima H. Arifin blusukan ke sejumlah desa, Kamis (25/6). Salah satunya di Desa Ncera, Kecamatan Belo, Bima. Di situ, mantan Sekretaris Kotamadya Jakarta Timur menjumpai puluhan anak yatim. Kehadirannya ingin membangkitkan semangat anak yatim untuk berjuang meraih cita-cita.

’’Saya pernah mengalami kesulitan seperti anak-anak dan adik-adik sekalian, tapi dengan kesabaran, keuletan, belajar tekun dan kerja keras, yakinlah jalan kesuksesan akan terbuka,”  kata H. Arifin usai memberikan santunan uang kepada anak yatim dan kaum dhuafa.

Arifin juga menggelar dialog untuk menyerap aspirasi dari warga. Dia meminta masyarakat terbuka menyampaikan kebutuhan dan persoalan yang dihadapi selama ini. Misalnya urusan pertanian, air bersih, pasokan listrik, infrastruktur jalan, lapangan pekerjaan, pelayanan kesehatan, dan akses pendidikan.

“Pemimpin itu mesti turun lapangan, mengecek apa keinginan masyarakat, lalu pemerintah mengatasinya dengan solusi yang tepat,” jelas dia.

Silaturrahmi dan dialog ini dihadiri pula tokoh masyarakat Anwar Ibrahim (mantan Kepala Desa Ncera). Termasuk reuni dengan A. Gani (mantan Sekdes Ncera), teman masa remaja H. Arifin ketika sama-sama mengenyam pendidikan Sekolah Menengah Ekonomi Pertama (SMEP) Bima.

“Semoga kehadiran saudara kita H. Arifin menjadi momen untuk kesejahteraan warga Bima seluruhnya. Kami bertekad bulat mendukung pemimpin yang mengerti kesulitan rakyatnya,” doa warga Ncera.

Selepas dari Ncera, H. Arifin bersama tim berkunjung ke salah satu rumah warga Desa Ngali, Kecamatan Belo yang sedang berduka. Dia disambut Kepala Desa Ngali Ikhwan serta warga.

Tak hanya di Kecamatan Belo, dia melanjutkan blusukan ke Desa Talabiu, Kecamatan Woha. Tokoh agama Ustad Mukhtar memberikan restu kepada H. Arifin untuk menjadi pemimpin Kabupaten Bima.

Restu dari para tokoh agama dan tokoh masyarakat Talabiu memberikan spirit bagi H. Arifin untuk membangun Kabupaten Bima di masa mendatang.

Sebelumnya, setiba di Bandara Bima Rabu (24/6) lalu H. Arifin disambut para relawan perempuan Monta. Lalu, dia bertolak ke tanah kelahirannya di Kecamatan Wera. Sekaligus bertatap muka dengan warga Kecamatan Wera dan Ambalawi.

Di tanah kelahirannya, dia berjumpa dengan Mustakim, ketua Fraksi PPP DPRD Kab. Bima. Tokoh Wera itu juga merestui ikhtiar politik bakal calon Bupati Bima H. Arifin. Dia melanjutkan rangkaian kunjungan dengan meninjau pasar tradisional di Wera maupun Ambalawi.

Tidak hanya di situ, H. Arifin beranjak menuju wilayah Kae, yang meliputi Kecamatan Belo, Woha, dan Monta. Dia menyerap aspirasi dan mengikat kontrak politik demi kebangkitan Kabupaten Bima ke depan.

’’Dengan penuh kebersamaan, keikhlasan dan kekompakan kita semua, Kabupaten Bima akan maju. Lapangan pekerjaan dibuka seluas-luasnya, pelayanan pendidikan dan kesehatan yang lebih baik. Begitu juga pertanian dan komitmen menegakkan kembali syi’ar Islam,” janji H. Arifin disambut pekikan takbir warga di beberapa lokasi kunjungannya. (tin/r8)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Korona Tinggi, Pola Pencegahan Covid 19 di Mataram Perlu Dievaluasi

emkot Mataram memang bekerja. Mereka berupaya memutus mata rantai penularan virus Korona. Sayangnya, kerja para pemangku kebijakan di Pemkot Mataram itu tanpa inovasi.

Enam Bulan, 19 Kasus Kekerasan Terhadap Anak Terjadi di Mataram

Kasus kekerasan anak di Kota Mataram masih sering terjadi. Buktinya, hingga Juli  tercatat sudah terjadi 19 kasus. “Kebanyakan dari kasus ini perebutan hak asuh,” kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP3A) Kota Mataram Hj Dewi Mardiana Ariany, Selasa (14/7).

Larangan Dicabut, PNS Sudah Boleh Lakukan Perjalanan Dinas

Kebijakan pembatasan perjalanan dinas aparatur sipil negara (ASN) resmi dicabut. Kini ASN dibolehkan ke luar kota. Namun, dengan syarat-syarat khusus.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Mataram, Tanpa Masker Tak Boleh Masuk Pasar

Saat ini, sebagian besar masyarakat NTB memang sudah menggunakan masker. Tapi, banyak pula yang memakai masker hanya sampai dagu atau di leher. Sementara di Kota Mataram dan Lombok Barat yang merupakan dua daerah zona merah dengan kasus Covid-19 terparah, banyak pedagang dan pengunjung pasar yang masih bandel. Mereka ngelencer di pasar tanpa masker.

Sukseskan Kampung Sehat, Tiga Pilar di Loteng Kompak

Pemkab, Polres dan Kodim 1620/Lombok Tengah siap menyukseskan lomba kampung sehat. “Harapannya masyarakat mempunyai kemampuan dan kemandirian dalam penanganan covid-19,” papar Kapolres AKBP Esty Setyo Nugroho saat memimpin upacara tiga pilar di Bencingah Alun-Alun Tastura, Praya, Selasa (14/7/2020).

Paling Sering Dibaca

Usai Pemakaman, Kades Sigerongan Lobar dan Lima Warga Lainnya Reaktif

Aktivitas di Kantor Desa Sigerongan lumpuh. Menyusul hasil rapid test kepala desa dan sejumlah warganya reaktif. Selama 14 hari ke depan, pelayanan di kantor desa ditiadakan sementara.

Korona NTB Masih Parah, Sekolah Hanya Bisa Dibuka di Kota Bima

Ketentuannya, kegiatan di sekolah pada tahun ajaran baru hanya diperbolehkan untuk daerah zona hijau. Karena itu, manakala ada pemerintah daerah yang nekat membuka sekolah non zona hijau. pemerintah pusat memastikan akan memberi sanksi.

Beli Honda ADV150, Hemat Rp 5,7 Juta

Honda ADV150 merupakan skutik penjelajah jalanan canggih dengan desain bodi yang futuristik dan manly. Skutik ini dibekali mesin 150cc eSP yang menyuguhkan performa responsif.

Liburan di Sungai Dodokan Lobar, Bayar Rp 5 Ribu Wisata Sampai Puas

Orang kreatif bisa membuat peluangnya sendiri. Itulah yang dilakukan Siali, warga Desa Taman Ayu, Kecamatan Gerung. Ia membuat Sungai Dodokan jadi spot wisata baru di Lombok Barat (Lobar).

Ikuti Mataram, Lobar Berlakukan Jam Malam

erkembangan pandemi Covid-19 di Lombok Barat (Lobar) semakin mengkhawatirkan. Kasus positif yang mencapai 300 lebih, menjadi atensi penuh Polres Lobar dalam melakukan upaya pencegahan penularan.
Enable Notifications.    Ok No thanks