alexametrics
Sabtu, 26 September 2020
Sabtu, 26 September 2020

Bawaslu Sebut Data Pemilih Lombok Utara Masih Bermasalah

TANJUNG-Proses coklit (pencocokan dan penelitian) data pemilih Pilbup KLU sudah selesai. Namun hasilnya amburadul. Bawaslu menemukan banyak pemilih yang belum tercoklit. Hal ini ditemukan saat Bawaslu KLU melakukan proses sampling di tiap kecamatan.

”Terakhir itu ada sekitar 10 KK yang belum tercoklit,” ujar Ketua Bawaslu KLU Adi Purmanto, Senin (24/8).

Selain temuan tersebut juga ada temuan warga meninggal dan warga pindah masih tercatat namanya. Bahkan ada pemilih yang TMS (tidak memenuhi syarat) pada 2019 namun masuk model A-KWK saat ini.

”Pemilih tambahan di pemilu 2019 tidak ada dalam A-KWK dan itu sebanyak 185 pemilih. Ini harus segera diselesaikan KPU,” sambung dia.

Selain itu, ada juga data pemilih yang ganda. Namanya sama, dengan NIK berbeda masih ditemukan. Termasuk juga pemilih yang tidak terdaftar di model A-KWK. Temuan-temuan tersebut akan dieksekusi pada pleno mendatang.

Pihaknya juga mempertanyakan sinkronisasai DP4 dengan DPT 2019. Sebab selalu muncul persoalan yang sama. Hal ini akan merugikan masyarakat karena kehilangan hak pilih. Begitu juga bagi paslon nantinya.

”Tugas kami ini untuk menjaga hak pilih mereka ini,” tegas dia.

Ia mengimbau warga yang tidak terdata atau tercoklit melapor ke Bawaslu. Pihaknya sudah membuka posko pengaduan.

”Harapan saya kepada masyarakat agar tidak pasif. Ini adalah hak kita semua untuk menentukan siapa pemimpin terbaik di kabupaten ini,” jelas dia

”Kami berharap KPU ini agar segera melakukan coklit ulang,” tandas dia.

Terpisah Divisi Perencanaan dan Data KPUD KLU Zaki Abdillah membenarkan adanya temuan panwascam tersebut.  Seperti di Desa Medana, PPK mengakui adanya kurang koordinasi dengan PPDP TPS 3 dan 4. Temuan-temuan tersebut sudah ditindaklanjuti dengan melakukan perbaikan.

”Di sana dua TPS ini satu dusun,” ujarnya.

Zaki mengatakan, hal seperti ini memang sering terjadi ketika dua TPS dalam satu dusun.  Sering kali pemilih dengan TPS terdekat tidak ada namanya, namun ada di TPS lainnya.

”Tapi Alhamdulillah sudah kita selesaikan,” kata dia.

Sementara temuan lain di Kecamatan Kayangan, tepatnya di Desa Selengen ada beberapa rumah yang tidak ditempelkan stiker coklit. Salah satu penyebabnya karena pemilih yang bersangkutan ternyata memiliki dua rumah. Hal serupa juga terjadi di Dusun Sambik Jengkel.

”Tidak mungkin kita tempel seluruhnya,” ujar dia. (fer/r9)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Dua Sopir Bupati Lotim pun Positif Tertular Covid-19

PELACAKAN kontak erat Bupati Lombok Timur HM Sukiman Azmy yang positif terinfeksi Covid-19 masih terus dilakukan. Hingga kemarin, dari kontak erat yang telah menjalani uji usap atau swab, dua orang sopir Bupati Sukiman telah dipastikan positif Covid-19.
Enable Notifications    Ok No thanks