alexametrics
Selasa, 29 September 2020
Selasa, 29 September 2020

HARUM Fokus Koalisi dan Sosialisasi

MATARAM-Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana dan TGH Mujiburrahman belum menentukan kapan dan dimana akan menggelar deklarasi. Bapaslon dengan nama paket HARUM ini masih fokus turun ke masyarakat dan memperkuat komposisi partai koalisi.

“Belum kita bicarakan, masih fokus turun dulu,” kata Mohan,  Senin malam (24/8).

Wakil Wali Kota Mataram dua periode ini, enggan ambil pusing dengan semakin dekatnya waktu pendaftaran. “Tidak masalah (waktu  yang tersisa sekitar dua minggu lagi),” ujarnya.

Dibanding bapaslon lain, paket HARUM lebih kalem untuk menentukan waktu deklarasi. Berbeda dengan tiga bapaslon lain yang sudah dan ada pula tengah  mempersiapkan deklarasi.

Bapaslon yang telah melaksanakan deklarasi antara lain Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan atau paket SALAM, deklarasi pada momen penyerahan SK dan B.1-KWK PKS. Disusul Bapaslon HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda atau paket MUDA di salah satu hotel berbintang belum lama ini.

Sementara Bapaslon H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi atau paket BARU dalam proses persiapan deklarasi. Sudah ada pernyataan resmi dari bapaslon ini menarget deklarasi paling lambat penghujung bulan ini.

Mohan menilai deklarasi sebagai kegiatan seremonial. Tidak mengurangi makna perjuangan politik bila tidak dilakukan sebelum masa pendaftaran calon kepala daerah (Cakada). “Bisa saja kami deklarasi setelah daftar,” terangnya.

Tetapi sebelum diputuskan deklarasi sebelum atau setelah masa pendaftaran, Mohan terlebih dahulu harus membicarakan dengan partai pengusung. “Kami perlu bicara dengan semua pimpinan partai pengusung, kapan akan deklarasi,” ulasnya.

Urgensi deklarasi juga terkendala situasi pandemi covid-19. Sehingga deklarasi yang biasanya ditandai dengan kehadiran banyak unsur pimpinan partai dan simpatisan sulit dilaksanakan. “Saat ini kita ditutut lebih keratif melaksanakan kegiatan politik dengan cara-cara di luar dari biasanya,” pungkas Ketua DPD Partai Golkar Kota Mataram itu.

PPP salah satu partai pengusung paket HARUM saat ini masih menunggu kesiapan Bapaslon. “Kita tunggu kesiapannya,” kata Sekretaris DPW PPP NTB Muhammad Akri.

Pada prinsipnya PPP telah menerbitkan SK dan B.1-KWK untuk mendukung paket ini. Sehingga apapun langkah politik dari pasangan ini, PPP siap mengamankan. “Sudah klir semua,” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Turunkan Angka Pernikahan Anak, Lobar Apresiasi Program Yes I Do

"Sudah pas Peran NGO melalui Program Yes I Do sangat bagus menekan tingkat pernikahan anak," kata Kepala DP2KBP3A Lobar Ramdan Hariyanto.

Tetap Tumbuh, Sektor Tambang Topang Ekonomi NTB di Masa Pandemi

Sektor pertambangan memang tak lepas dari fondasi ekonomi provinsi NTB. Di triwulan II 2020, sektor pertambangan dan penggalian yang tumbuh sebesar 47,78 persen mampu menahan laju penurunan ekonomi NTB. Pada triwulan II, ekonomi NTB kontraksi 1,4 persen, namun tanpa sektor pertambangan dan penggalian, kontraksi akan lebih dalam lagi hingga mencapai 7,97 persen.  

Taspen Lindungi JKK JKM Non ASN

PT Taspen kini memberikan jaminan dan perlindungan penuh terhadap pegawai non Aparatur Sipil Negara (ASN)

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

UT Mataram Beri Beasiswa KIP-K dan CSR se-NTB

“Penerima beasiswa KIP-K mendapatkan bebas biaya kuliah, buku dan uang saku Rp 700 ribu per bulan yang dibayar di akhir semester,” terang Raden.

Dorong Industri Kreatif : HARUM Rancang Mataram Creative District

ebagai sebuah kota yang terus berkembang, Kota Mataram harus menangkap peluang ini sebagai salah satu penguat daya saing global di masa mendatang.  Bagaimana rencana pengembangan Industri Kreatif di Mataram di masa mendatang berikut petikan wawancara kami dengan H Mohan Roliskana calon wali kota Mataram.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks