alexametrics
Senin, 18 Januari 2021
Senin, 18 Januari 2021

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

MATARAM-Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Namun demikian, Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram Mataram H Lalu Makmur Said dan H. Badruttamam Ahda (Muda) mengaku siap menghadapi debat final atau ketiga.

“Apapun tema debat yang diumumkan oleh KPU, sudah semestinya kami menjawab siap. Di acara itulah, pendapat dan argumentasi kita diuji. Kita beradu ide dan gagasan,” ungkap Makmur ditemui di Posko Pemenangan Muda di Jalan Langko, kemarin (25/11/).

Menurut calon wali kota nomor urut 3 tersebut, acara debat publik adalah ruang untuk mengutarakan pendapat dan saling menguji argumentasi. Sehingga debat publik putaran terakhir 30 November mendatang akan menjadi penentu bagi masyarakat untuk memberikan pertimbangan sebelum hari pencoblosan.

Makmur justru mengajak masyarakat menilai dengan bijak dan objektif setiap ide dan program yang disampaikan para paslon. “Masyarakat harus menilai setiap ide dan program para paslon dengan bijak. Saya yakin masyarakat Kota Mataram adalah orang-orang yang cerdas,” tegas pria yang pernah menjabat Sekretaris Daerah Kota Mataram selama 12 tahun itu.

Pria yang dikenal ramah dan bersahaja ini tak pernah mengeluh dengan dinamika yang ada. Terlepas dari kekurangan dan kelebihan yang terlaksana dalam debat. Makmur lebih fokus memperbaiki kulitas penyampaian visi misi dan programnya agar masyarakat bisa lebih memahaminya.

Senada dengan itu, Calon Wakil Wali Kota Mataram H Badruttamam Ahda menyampaikan hal senada dengan Makmur. Bagi Ahda, masyarakat membutuhkan ruang publik untuk dapat berpartisipasi dalam menilai kredibilitas para paslon.

“Apapun bentuknya, entah itu acara debat publik maupun dialog interaktif. Masyarakat berhak berpartisipasi dalam menilai kredibilitas para paslon melalui ide dan gagasan yang ditawarkan,” kata alumnus Universitas Al-Azhar Kairo, Mesir itu.

Ahda menambahkan, semua paslon memiliki ide dan gagasan yang baik untuk Kota Mataram. Hanya saja, lanjut Ahda, ke depannya Kota Mataram harus lebih kolaboratif dalam menjalankan ikhtiar pembangunan. Karena program-program yang bagus akan sulit diwujudkan tanpa keterlibatan masyarakat.

“Saya rasa semua paslon niatnya baik untuk Kota Mataram, ide dan gagasan yang ditawarkan juga bagus-bagus,” nilainya.

Pasangan Muda hanya berharap ke depan pemerintah harus lebih kolaboratif dalam melakukan ikhtiar pembangunan. “Sehingga segala rencana tersebut dapat lebih cepat diwujudkan dengan mudah,” sambungnya tersenyum. (ton/r3)

Berita Terbaru

Enable Notifications   OK No thanks