alexametrics
Minggu, 9 Agustus 2020
Minggu, 9 Agustus 2020

DPRD NTB, Minta Pengadaan Minyak Kayu Putih Dihapus dari JPS Gemilang

MATARAM-Urgensi minyak kayu putih/minyak cengkih dimasukan dalam paket Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang NTB terus dikritik. Wakil Ketua DPRD NTB Mori Hanafi menilai itu tidak menolong masyarakat di tengah Pandemi Covid-19. “Ya nggak ada (relevansinya) mengada-ada saja,” kritiknya tajam.

Politisi Partai Gerindra itu, meminta pemerintah fokus bantu masyarakat atasi persoalan ekonomi sebagai dampak domino pandemi. “Rakyat butuh beras, telur, minyak goreng, gula,” rincinya.

Tetapi minyak kayu putih tidak relevan dengan kebutuhan masyarakat. Bahkan bila untuk sekadar menghalau masuk angin, sebagian masyarakat dinilai telah terbiasa menghadapinya. “Mereka sudah biasa kerja telanjang dada kalau yang laki-laki,” cetusnya.

Dewan lantas mempertanyakan komitmen pemerintah atasi kesulitan masyarkat di tengah pandemi. Ada kesan anggaran raksasa penanganan bencana, hanya jadi ajang bancakan oknum pejabat. “Saya sudah sarankan di hapus,” tegasnya.

Lalu dialihkan untuk membeli logistik atau menambah sembako bagi masyarakat. “Yang lain-lain (selain sembako) nggak usah deh,” pintanya.

Dinas Perindustrian NTB harus segera membatalkan pengadaan minyak kayu putih. Begitupula dinas sosial tidak asal mengakomodir barang tidak penting dalam paket Jaring Pengaman Sosial (JPS). “Intinya bantuan itu harus efisien, tepat sasaran,” tegasnya.

Tidak malah target oknum pejabat yang ingin meraup keuntungan dari dana bencana. “Jangan jadi ladang korupsi baru dengan mengada-ada barang yang tidak dibutuhkan masyarakat,” pungkasnya.

Sementara itu, Gubernur NTB H Zulkieflimansyah dihubungi Lombok Post memiliki pendapat berbeda. Pengadaan minyak kayu putih itu diyakini sebagian dari langkah pemerintah menyelamatkan ekonomi masyarakat di tengah pandemi. “Untuk menghidupkan UKM di desa-desa pinggir hutan,” katanya.

Masih menurut Gubernur Zul, minyak kayu putih diserap dari UKM-UKM lokal. “Minyak kayu putih itu dibikin UKM binaan Dinas Kehutanan,” terangnya.

Program JPS Gemilang tidak semata dihajatkan menolong masyarakat yang terdampak langsung. Tetapi juga untuk membantu perekonomian UKM akibat perlambatan ekonomi nasional.

Karena itulah bantuan tidak semata-mata berbentuk sembako. “Tetapi untuk membantu UKM-UKM kita,” ulasnya.

Lantas mengapa harus minyak kayu putih? Yang relevansinya jauh dengan kebutuhan masyarakat di tengah pandemi? Gubernur Zul beralasan minyak kayu putih itu usulan yang disepakati dalam rapat OPD sebelum menyepakati isi dari paket JPS Gemilang. “Itu usulan masing-masing dinas,” terangnya.

Zul tidak keberatan bila di tahap berikutnya, minyak kayu putih diganti dengan barang yang lebih dibutuhkan masyarakat. “Kalau ada jagung (misalnya) silakan,” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Fitch Ratings Indonesia Naikkan Peringkat Bank Bukopin Jadi AA-

Peringkat Nasional Jangka Panjang Bank Bukopin dinaikkan menjadi ‘AA-(idn)’ dari ‘BBB+(idn)’

Mata Air Lombok Utara Hanya Tersisa 77 Titik

Pemerintah KLU mencatat jumlah mata air potensial hanya tersisa 77 titik. Angka potensial itu terdeteksi sangat minim, dibandingkan total 238 mata air yang sebelumnya ada.

NTB Tuan Rumah Festival Ekonomi Syariah 2020

Provinsi NTB terpilih menjadi tuan rumah penyelenggaraan Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) atau Festival Ekonomi Syariah Indonesia ke-7 tahun 2020. ”Provinsi NTB sekaligus menjadi koordinator penyelenggaraan festival tahun ini,” kata Gubernur Bank Indonesia (BI) Perry Warjiyo dalam pembukaan ISEF 2020 secara virtual, Jumat (7/8).

Layangan Nyangkut Ganggu Jaringan Listrik Lombok

MATARAM-Akhir-akhir ini layang-layang kerap mengganggu aktivitas warga. Layangan putus banyak nyangkut di jaringan listrik PLN. Akibatnya listrik harus dipadamkan. ”PLN mencatat beberapa kali gangguan listrik yang disebabkan oleh layang layang,” kata Manager PLN UP3 Mataram Dony Noor Gustiarsyah, Jumat (7/8).

Tahun ini NTB Butuh Rp 8,3 Miliar Tangani Kekeringan

Seperti tahun-tahun sebelumnya, dana penanganan kekeringan tidak pernah sedikit. Tahun ini, BPBD NTB kembali mengusulkan dana hingga Rp 8,3 miliar lebih untuk atasi bencana kekeringan. ”Ini sedang kami usulkan mudahan dananya tersedia,” kata Plt Kepala Pelaksana BPBD NTB H Ahmadi, Jumat  (7/8).

Pemkab Loteng Persilakan Ibu Hamil Kerja Dari Rumah

          PRAYA-Bupati Loteng HM Suhaili FT mengeluarkan surat edaran (SE) terbaru terkait sistem kerja aparatur sipil negara (ASN). “Ini karena belum terkendalinya penyebaran covid-19,” ujar juru bicara gugus tugas Covid-19 Loteng HL Herdan, Kamis (6/8) lalu.

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Idola Baru Wisatawan, Bukit Pal Jepang Terapkan Sistem Booking Online

Begitu dibuka, Bukit Pal Jepang Desa Sapit, Kecamatan Suela, jadi incaran wisatawan. Dalam sebulan, bukit dengan ketinggian 2.300 meter di atas permukaan laut itu sudah didaki 3.550 wisatawan. Ibarat tengah berpuasa, inilah waktunya berbuka, setelah selama pandemi Covid-19 menahan dahaga akan sepinya wisatawan.

TGB Dukung Mohan, Bang Zul Jagokan Selly di Mataram

Jika Bang Zul (panggilan akrab H Zulkieflimansyah) mendukung pasangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (paket Salaman). Maka tidak dengan TGB. Pria yang berkuasa selama 10 tahun di NTB itu memilih mendukung pasangan H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (pasangan Harum).
Enable Notifications.    Ok No thanks