alexametrics
Senin, 15 Agustus 2022
Senin, 15 Agustus 2022

Terlibat Politik Praktis, Enam PNS Mataram Terancam Sanksi

MATARAM-Enam orang Aparatur Sipil Negara (ASN/PNS) dilaporkan terlibat politik praktis jelang Pilkada Kota Mataram 2020. Mereka berasal dari sejumlah instansi pemerintahan.

“Dua orang dari Pemprov NTB, satu orang akademisi, dan sisanya pegawai Pemkot Mataram,” kata Kordinator Divisi Hukum Penanganan Pelanggaran dan Sengketa Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Mataram Kota Mataram Dewi Asmawardhani, kemarin.

Keenam nama itu sudah diserahkan ke Pejabat Pembina Kepegawaian (PPK) masing-masing instansi untuk diberikan sanksi. “Tapi itu tergantung PPK, mau diberikan sanksi atau tidak,” ungkapnya.

Menurutnya, sanksi yang bisa diberikan bentuknya beragam. Tergantung pelanggaran yang dilakukan. “Bisa penundaan kenaikan pangkat atau golongan,” ucapnya.

Sementara itu Ketua Bawaslu Kota Mataram Hasan Basri juga mengatakan, sanksi bagi ASN yang diputuskan KASN sudah diserahkan ke PPK. Kini, untuk sanksi tergantung dari PPK sendiri yang memberikan. “Tergantung PPK-nya sekarang,” kata dia.(jay/r3)

Baca Juga :  Resmi, Baihaqi - Diyah Ganefi Terima SK PAN

 

 

 

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications    OK No thanks
/