alexametrics
Kamis, 1 Oktober 2020
Kamis, 1 Oktober 2020

Survei Internal, Makmur-Ahda Klaim Ungguli Mohan-Mujib

MATARAM-Perang terbuka dua bakal pasangan calon mulai dilakukan terang-terangan. Yakni pasangan HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda (Muda) vs H Mohan Roliskana-TGH Mujibburahman (Harum).

Di babak awal ini, mereka saling klaim menang hasil survei. Jika sebelumnya H Mohan menyebut elektabilitas Harum mencapai 50 persen mengungguli tiga bakal pasangan calon yang lain, maka Rabu (26/8) kemarin, hasil berbeda diungkapkan tim dari pasangan Muda.

“Survei yang kami lakukan tanggal 10-17 Agustus, pasangan Muda meraih persentase 31,13 persen dari 1.389 responden,” jelas Koordinator Tim Media Center Pasangan MUDA, Jumawal kepada Lombok Post.

Responden, katanya, berasal dari 325 lingkungan yang ada di Kota Mataram. Dengan masing-masing lingkungan diambil lima orang responden secara acak. Metode survei random cluster diyakini memiliki tingkat kepercayaan yang cukup tinggi. Karena tim Media Center Pasangan Muda secara tatap muka bertemu langsung dengan responden.

“Pertanyaannya sederhana. Apakah warga tahu empat bakal calon yang sudah mulai muncul. Kemudian dari empat bakal calon yang mereka tahu, siapa yang dipilih,” jelas Jumawal.

Hasilnya, pasangan Muda diklaim mendapat persentase tertinggi. Mengungguli pasangan Harum. “Total 432 suara diperoleh atau persentasenya 31,13 persen,” ungkapnya.

Sementara pasangan Harum mendapat perolehan 406 suara atau 29,23 persen. Sedangkan asangan Hj Putu Selly Andayani-TGH Abdul Manan (Salaman) 301 suara atau 21,73 persen, dan pasangan H Baihaqi-Baiq Diyah Ratu Ganefia (Baru), 117 suara atau 9,46 persen.

“Sisanya 117 responden atau 8,45 persen menyatakan tidak tahu,” terangnya.

Meski hasil survei dilakukan oleh tim internal, pasangan Muda meyakini, hasil ini memberi gambaran bagaimana popularitas mereka di tengah masyarakat Kota Mataram saat ini.

“Ini survei yang luar biasa. Karena dilakukan melibatkan responden dari seluruh lingkungan yang ada di Kota Mataram,” ungkap Bakal Calon Wali Kota Mataram HL Makmur Said.

Survei yang dilakukan tim Media Center bekerja sama dengan AAF dan MIM ini menurutnya menjadi gambaran pemahaman masyarakat Kota Mataram menghadapi Pilkada saat ini. Karena dilakukan dari pintu ke pintu.

“Jadi kami sekarang juga tahu di mana pasangan Muda dikenal atau unggul dan di lingkungan mana yang belum. Alhamdulillah angkanya lumayan,” ujar Makmur.

Dengan survei ini, pasangan Muda menurutnya semakin semangat turun ke masyarakat. Berjuang menyampaikan program dan visi misi mereka berdua.

Ia yakin, semua pasangan bakal calon punya peluang yang sama untuk menang. “Maka ini akan membuat kami terus berjuang,” pungkas mantan Sekda Kota Mataram selama 11 tahun itu. (ton/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

BioSolar Non Subsidi, Solusi Kebutuhan Masyarakat Sumbawa

”Supaya mempermudah pelanggan membedakan jenis produk BBM yang dibeli,” terang Unit Manager Communication Relation & CSR Pertamina MOR V Rustam Aji melalui rilis yang diterima Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Banyak Manfaat, Petani di Mataram Justru Enggan Terima Kartu Tani

”Ketika daftar, dia berada di titik lahan A dengan luas sekian. Namun, ketika kartu ini keluar, dia sudah mutasi nyewa lahan lain dengan luas berbeda,” jelasnya, Selasa (29/9/2020).

Bisnis Hidroponik, Bantu Perekonomian Warga Kota saat Pandemi

”Mereka bisa jual sendiri, atau bisa juga bermitra dengan kami. Soal pasar, kami yang carikan,” katanya kepada Lombok Post, Rabu (30/9/2020).

Dilantik Lusa, Kontribusi Pemuda Muhammadiyah Kota Mataram Dinanti

"Kita mengambil tema meneguhkan semangat kepemudaan untuk Kota Mataram maju dan religius," kata Ketua PDPM Kota Mataram Iskandar.

Dompu Zona Merah, Simulasi KBM Tatap Muka Dua Sekolah Distop

Rinciannya, SMAN 1 dan 2 Kilo, SMAN 1 dan 3 Pekat, SMAN 1 Kempo, SMKN 1 Manggalewa, SMKN 2 Dompu, dan SMAN 1 Hu’u. Namun, hanya simulasi di SMKN 2 Dompu dan SMAN 1 Hu’u yang dihentikan. ”Pertimbangannya, karena sekolah itu ada di wilayah kota dan dekat kota, sebagai pusat penyebaran Covid-19,” jelasnya.

Cegah Penyakit Jantung di Masa Pandemi

dr. Yusra Pintaningrum, SpJP(K),FIHA,FAPSC,FAsCC

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks