alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Ujung Jalan Kongsi AMAN

MATARAM-Almarhum HM Ruslan dan H Ahyar Abduh telah memulai persahabatan sejak lama. Kedekatan itu semakin erat di  tahun 2005. Kala itu, Ruslan dan Ahyar menjadi wali kota dan wakil wali kota Mataram periode 2005-2010.

Perkawanan politik ini pun berlanjut. Saat Ahyar naik menjadi Wali Kota Mataram, tongkat estafet Ruslan, disambung putranya H Mohan Roliskana yang mengisi posisi wakil wali kota.  Kebersamaan Ahyar dan Mohan (AMAN) pun kembali terulang dalam pilkada 2015 hingga 2020 nanti.

Kini Badruttamam Ahda putra sulung Ahyar, disebut-sebut bakal menyambung estafet Ahyar. Di langkah politiknya yang pertama Ahda didorong mengincar kursi wakil wali kota, persis seperti Mohan mengawali karir politiknya dulu.

“Ya kita lihat nanti,” kata Ahyar di satu kesempatan bersama Lombok Post.

Ahyar sebenarnya sampai sekarang belum mendeklarasi secara terbuka putra sulungnya itu maju dalam Pilwakot 2020. Politisi berkarkter tenang dan kalem ini memilih diam dan mengamati. Sembari mengkalkulasi, segala peluang yang ada.

Saat putranya didorong-dorong maju, Ahyar lebih memilih menjawab diplomatis di depan media. Tetapi siapapun tahu, Ahyar tengah merancang strategi jitu memenangkan anaknya.

“Kalau masyarakat menghendaki, tentu kita harus dengar baik-baik,” imbuhnya.

Ahyar masih enggan mengomentari gelagat Mohan yang terlihat enggan menyambung perkawanan politik yang telah ia rintis bersama Ruslan. Peluang berkongsi atau pecah kongsi antara mereka, masih terbuka lebar.

Seperti halnya Ahyar, Mohan juga berhitung untung-rugi. Dampak dari memperpanjang atau mengakhiri perkawan politik. Tidak hanya karena alasan popularitas dan elektabilitas Ahda yang masih minim. Tapi kabarnya ada kekecewaan yang bertumpuk-tumpuk, selama Mohan mendampingi Ahyar.

“Ya biarkan dia (Ahda) menjalani dunianya sendiri,” ujarnya.

Jawaban ini, mempertegas sikap Ahyar sejauh ini masih belum melakukan banyak hal untuk karir politik anaknya. Ia masih sibuk mendengar masukan, mengkalkukasi, hingga memprediksi untung rugi anaknya bartarung di pilkwakot 2020.

Ahyar sekali waktu, memberikan panggung-panggung keagamaan bagi putrannya. Tapi itu belum bisa jadi ukuran ia telah memberikan ‘sentuhan ajaib’ mendukung kemenangan sang putra.

“Biar masyarakat nanti yang menilai apakah ia mampu atau tidak,” tukasnya.

Peluang Ahyar dan Mohan pecah kongsi membuat para pejabat di Kota Mataram ikut resah. Sumber Internal Pemkot Mataram bahkan dibentuknya Drivekot Mataram — gabungan sopir pejabat kota — disebut-sebut untuk “memata-matai” para pejabat.

“Gerak-gerik mereka diawasi, siapa yang loyal ke pak Mohan siapa yang mendukung pak wali atau calon lain,” kata Sumber ini.

Suprianto, Sekretaris Drivekot Mataram membantah tudingan ini. Anto mengatakan, forum Drivekot semata-mata dibentuk untuk memperlebar kesempatan bagi para sopir mobil berplat AK untuk berbuat bagi masyarakat.

“Kami membuat gerakan bersih-bersih kota, hingga kemarin kami bagi takjil untuk ke dua kali,” terang Anto.

Pria yang murah senyum ini mengatakan terbentuknya Drivekot Mataram, jauh-jauh hari sejak gonjang-ganjing Pilwakot 2020 dibahas. Cara ini juga lanjut dia sebagai jalan agar para sopir pejabat tidak dipandang sebelah mata.

“Ya semoga aksi sosial kami dapat menarik simpati para pejabat dan didukung, jadi kerja kami nanti tidak hanya dianggap duduk-duduk di belakang kemudi saja,” imbuhnya sembari tertawa.

Apalagi semua sopir pejabat pemkot — kecuali sopir wali kota PNS — berstatus honorer. Jika gerakan Dirvekot nanti lebih nyata dan bermanfaat bagi masyarakat, tentu Drivekot Mataram akan semakin dihargai di Kota Mataram.

“Itu saja tidak lebih, jadi tidak benar (kami memata-matai pejabat), kami tidak hanya dekat dengan Pak Mohan tapi Pak Wali juga,” tandasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...
Enable Notifications    Ok No thanks