alexametrics
Sabtu, 8 Agustus 2020
Sabtu, 8 Agustus 2020

Kunci Pilwali, Selly-Manan Bersiap Borong Partai

MATARAM-Gerakan bakal calon (Balon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan sangat rapi. Langkah tim sukses mereka begitu terencana dan tertata baik.

Setelah berhasil mengamankan surat rekomendasi dari PDIP dan PKS, mantan Penjabat Wali Kota Mataram itu kini berpotensi mendapatkan tambahan dukungan. Tidak tanggung-tanggung, dua partai lagi dikabarkan segera bergabung dengan koalisi yang dibangun PDIP dan PKS itu.

“Peluangnya ada (tambahan koalisi). Cukup besar,” kata Ketua DPC PDIP Kota Mataram Made Selamet kepada Lombok Post, Sabtu (25/7) lalu.

Dua partai yang di maksud adalah Nasdem dan PKB. Meskipun, PKB beberapa kali diklaim HL Makmur Said, namun nyatanya DPP PKB lebih condong untuk mendukung Selly-Manan. “Coba kita lihat nanti perkembangan,” ujar Selamet penuh makna.

Jika benar, Nasdem dan PKB bergabung, maka strategi borong partai ala Selly bisa dikatakan sangat sukses. Peluangnya untuk menang di Pilkada Kota Mataram semakin besar.

Namun, Made Selamet enggan menyebut jagoannya sedang memainkan politik borong partai. “Lebih tepatnya, kita ingin gotong royong membangun Kota Mataram,” ungkapnya.

“Karena itu, kalau ada yang mau diajak tanpa mahar, kami membuka diri. Kami tidak ingin kelak ketika terpilih, wali kota yang kami usung tersandera (mahar),” ucapnya.

Sehingga, koalisi dengan Nasdem dan PKB bukan tidak mungkin akan terealisasi jika mereka mau bergabung dengan PKS dan PDIP tanpa mahar. Sementara untuk dua partai lainnya yang belum menentukan koalisi, yakni Berkarya dan Hanura, Selamet mengaku PDIP belum pernah menjalin komunikasi.

“Kalau Hanura belum pernah. Tapi kami lihat juga nanti,” cetusnya.

Pihaknya saat ini tidak terlalu gencar memburu partai lain untuk bergabung karena koalisi PKS dan PDIP sudah cukup sebagai syarat mengusung calon. Apalagi SK B1KWK dari PDIP dan PKS yang akan digunakan mendaftar di KPU Kota Mataram, diklaim Made Selamet sudah beres.

Masing-masing memiliki lima kursi sehingga sudah tersedia 10 kursi. Cukup untuk memenuhi syarat pencalonan.

PDIP Kota Mataram kini justru sedang fokus melakukan konsolidasi untuk memenangkan pasangan Selly-Manan. PDIP menggerakkan pengurus anak ranting yang ada di setiap lingkungan.

Setiap anak ranting terdiri dari lima orang. Ditambah tujuh pengurus ranting di kelurahan dan sembilan pengurus di setiap kecamatan. “Mereka menjadi ujung tombak mensosialisasikan visi pasangan Selly-Manan,” jelasnya.

Terpisah, Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin menjelaskan, jika syarat dukungan partai untuk mengusung calon minimal delapan kursi. Jika kursi yang dimiliki partai di DPRD Kota Mataram kurang dari jumlah tersebut, maka mereka harus berkoalisi dengan partai lain.

“Minimal delapan kursi. Pendaftaran partai untuk mengajukan calonnya itu nanti tanggal 4 sampai 6 September. Sekarang masih tahapan Coklit,” jelas Husni.

Selain tahapan Coklit, KPU juga saat ini menjelaskan jika pihaknya tengah meminta perbaikan syarat pencalonan jalur perseorangan. Dimana, ada sekitar 40 ribu lebih foto kopi KTP dukungan persyaratan yang harus diperbaiki pasangan calon independen H Dianul Hayezi dan Badrun Nadianto. (ton/r3)

 

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Warga Kompak, Desa Kebon Ayu Gerung Pertahankan Zona Bebas Korona

Desa Kebon Ayu menjadi salah satu peserta lomba kampung sehat mewakili Kecamatan Gerung Lombok Barat bersama dua desa lainnya. Desa ini menjadi salah satu desa yang bebas dari wabah virus Covid-19. Apa rahasianya?

Di Kota Bima, Penilaian Kampung Sehat Dimulai dari Kecamatan Raba

LOMBA Kampung Sehat Nurut Tatanan Baru Polda NTB mulai memasuki babak penilaian di Kota Bima. Penilaian dilaksanakan di Kelurahan Rabadompu Barat, Kecamatan Raba, Kota Bima.

Pilbup Sumbawa Barat, Petahana Berpeluang Lawan Kotak Kosong

Partai NasDem memutuskan mengusung HW Musyafirin-Fud Syaifudin di Kabuapten Sumbawa Barat (KSB). “Ke petahana,” kata Sekretaris Wilayah DPW Partai NasDem NTB Multazam, Jumat  (7/8).

Kenaikan Konsumsi dan Ulah Spekulan Sebabkan Elpiji Langka di Mataram

”Beberapa lokasi di sekitar Mataram yang mengeluh kelangkaan elpiji, bisa jadi disebabkan permintaan dan kebutuhan masyarakat setempat meningkat signifikan,” kata Section Head Communication Pertamina MOR V Ahad Rahedi

Pemerataan Mutu Pendidikan, SMA di NTB Rintis Program Sister School

”Jangan sekolah itu merasa maju sendiri, tetapi harus bisa berbagi dan memiliki imbas kepada sekolah lain,” jelas Kepala Bidang Pembinaan SMA Dinas Dikbud NTB H Muhammad Fauzan pada Lombok Post

Efek BDR Dikeluhkan Wali Murid, Disdik Kota Mataram Janji Cari Solusi

”Dana bos itu tidak mungkin akan cukup membelikan keperluan kuota internet anak-anak. Kasian nanti sekolahnya tidak bisa bayar listrik, air hingga guru honor,” kata Kepala Disdik Kota Mataram H Lalu Fatwir Uzali

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

VIDEO : Otopsi Kunci Pengungkapan dugaan Pembunuhan LNS

Polresta Mataram berupaya memecahkan misteri penyebab kematian gadis berinisial LNS. Kuburan perempua yang ditemukan tergantung di salah satu perumahan di Jampung, Mataram ini diotopsi, Senin (3/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks