alexametrics
Senin, 28 September 2020
Senin, 28 September 2020

Adi Tahir Bantu Kepulangan Inaq Juminah

PRAYA-Suasana haru menyelimuti keluarga Inaq Juminah warga Lingkungan Sesake, Praya Tengah, Lombok Tengah menyambut kedatangannya. Meski logatnya sudah bercampur Betawi, dia masih mengenali kerabat dekatnya.

Sudah 17 tahun lamanya Inaq Juminah pergi meninggalkan rumah. Tepatnya pada 2002 saat dia masih bersuami, saat itu dia lari dari rumah karena banyak persoalan yang dihadapi. Berbekal sedikit uang dan pakaian seadanya, dia meninggalkan Pulau Lombok. Banyak pengalaman pahit yang dialami nenek 65 tahun ini hingga akhirnya tiba di Jakarta.

Tanpa bekal yang cukup, Juminah hidup sebatang kara. Tidak ada sanak saudara ataupun kerabat yang dituju. Hingga akhirnya dia menjadi gelandangan. Tidak sampai di situ, dia terpaksa harus menjalani kehidupan di panti sosial. Bahkan, Juminah mengaku pernah dikumpulkan bersama orang-orang gangguan jiwa. ”Saya pernah disuruh telanjang dan dikumpulkan sama orang gila gitu. Tapi saya nggak mau meski dipukul berkali-kali,” kisahnya.

Perantauan Juminah tidak saja di Jakarta. Selepas dari panti sosial, dia pergi ke Jawa Barat, tepatnya Sukabumi. Untungnya, ada yang mau menampungnya, dia pun memperoleh pekerjaan. Selama itu juga dia memendam rasa rindu dengan keluarganya di Lombok.

Selama itu, Juminah terus berdoa agar bisa bertemu keluarganya. Hingga akhirnya, petugas panti mencoba mencari informasi mengenai keberadaan keluarganya. Terlebih, petugas tersebut punya kenalan seorang polisi yang bertugas di Lombok Barat. Ristan, keponakan Juminah, mengatakan pihak keluarga langsung menyambut informasi itu. Pihaknya berkoordinasi dengan kepala desa, aparat Babinsa, hingga petugas Dinas Sosial Lombok Tengah. ”Setelah melalui sejumlah proses, baru kami bisa menghubungi ibu kami di Jakarta melalui video call,” ujar Ristan.

Pemulangan Juminah tidak semulus yang dikira. Birokrasi berbelit menjadi salah satu kendala. Keterbatasan anggaran juga menjadi alasan klasik. Tiga bulan berlangsung sejak ditemukan, Juminah belum dapat bertemu anak-anaknya. Hingga akhirnya pihak keluarga mengadu kepada H Adi Putra Darmawan Tahir, salah satu anggota DPR RI Dapil NTB dari Fraksi Golkar.

Mendengar hal itu, Adi Tahir bergerak cepat. Dia berkoordinasi dengan pihak terkait. Selanjutnya, dia membiayai semua kebutuhan Juminah. ”Saya terharu mendengar kisah ibu Juminah ini. Saya nggak bisa membayangkan bagaimana seorang ibu terpisah dari anaknya selama 17 tahun,” ujar Adi.

Kisah Juminah bukan yang pertama. Menurut politikus yang kembali maju sebagai Caleg DPR RI Dapil NTB II nomor urut empat ini, kisah serupa banyak dialami TKI di beberapa negara. Mereka ada yang tertipu agen pengiriman tenaga kerja, perusahaan perjalanan umrah palsu, bahkan ada yang kabur dari tempat kerjanya.

Adi Tahir menegaskan, pihaknya berupaya maksimal untuk mengadvokasi dan membantu mereka. ”Kasus seperti Juminah ini bisa saja terjadi terhadap siapa saja. Saya mengimbau agar masyarakat saling memperhatikan satu dengan lainnya. Pererat silaturahmi dan terpenting segera lapor pihak berwajib jika ada anggota keluarga yang hilang,” tegasnya. (*/r4)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Belum Terima Bantuan Kuota, Siswa Diminta Lapor ke Sekolah

Bantuan subsidi kuota internet 2020 dari Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) resmi dikucurkan sejak Selasa (22/9). Kuota diberikan bertahap. Bila hingga batas waktu belum menerima, peserta didik dan pendidik dipersilahkan lapor.

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks