alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

Dorong Kurtubi Masuk Kabinet Jokowi

MATARAM-Karir Kurtubi sebagai anggota DPR RI terhenti. Ia gagal mengulangi kesuksesannya tahun 2014, setelah satu-satunya kursi dapil II NTB untuk partai Nasdem jadi milik HM Syamsul Lutfi. Kurtubi harus puas berada di posisi ke dua, di bawah Lutfi.

Banyak yang menyayangkan, pakar energi itu gagal menembus kursi Senayan lagi. Usahanya mendorong dibangunnya Smelter di Sumbawa Barat, selama menjadi anggota legislatif cukup terlihat.

Ketua DPW Nasdem NTB H Muhammad Amin, berharap peran strategis Kurtubi nanti bisa digantikan Lutfi dengan baik.

“Pak Lutfi berdasarkan pengalaman beliau, saya rasa bisa tetap memperjuangkan ini, sekalipun Smeleter itu ada di dapil berbeda,” kata Amin.

Kurtubi sendiri merupakan kader emas di dalam tubuh partai Nasdem. Terganjalnya Kurtubi masuk Senayan, tidak menutup peluang baginya mengabdi di tempat lain. Salah satunya, keahliannya di bidang Minyak dan Gas Bumi, sangat dibutuhkan di kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Menurut Amin bisa saja, nantinya Ketua Umum Nasdem Surya Paloh, merekomendasikan Kurtubi masuk dalam jajaran kabinet. Sesuai dengan kompetensi yang dinilai hanya sedikit orang memiliki kemampuan seperti Kurtubi.

“Wamen ESDM, saya rasa posisi yang sangat layak untuk beliau, tapi nanti kita lihat seperti apa arahan pak Ketua (Paloh),” ujarnya.

Jadi, tak hanya TGB HM Zainul Majdi yang menurutnya berpeluang masuk dalam jajaran kabinet H Joko Widodo-KH Makruf Amin. Bila perlu, lebih dari satu dan peluang itu bisa menempatkan Kurtubi sesuai dengan kopetensi yang ia miliki.

“Pak TGB menteri, pak Kurtubi Wamen, ini baru pas,” sebutnya sembari terkekeh.

Sementara itu Kurtubi sendiri sebelumnya pernah mengungkapkan bila tidak terpilih lagi, ia ingin kembali ke kampus. Lalu, menjadi dosen pascasarjana di Universitas Indonesia.

“Selain itu mungkin saya ingin menulis buku dan jadi narasumber dalam pembahasan tentang Energi,” kata Kurtubi, enteng. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Bawaslu Dorong Pendaftaran Sengketa Online

Penetapan pasangan calon Pilkada 2020 akan dilakukan pada lusa mendatang (23/9) di Kantor KPU masing-masing daerah. Bawaslu kini mulai mempersiapkan diri menghadapi sengketa pencalonan. Sebab diperkirakan, bapaslon yang dinyatakan tidak memenuhi syarat akan membawa kekecewaannya ke Bawaslu.

Ada Apa dengan Pulau-pulau Kecil?

SAYA diundang oleh Ketua LPPM Unram, Dr. Muhammad Ali dalam diskusi untuk merevisi Rencana Induk Penelitian Universitas Mataram lima tahun ke depan. Salah satu bagian yang cukup alot diskusinya adalah ketika mendiskusikan fokus penelitian di Unram. Mengapa harus ada fokus?

Penyuntikan Vaksin Korona Untuk Warga Dimulai Januari 2021

Pemerintah telah bekerja sama dengan Uni Emirat Arab dan mendapatkan vaksin untuk Covid-19 sebanyak 20 juta dosis. Rencananya, vaksin mulai didistribusikan pada Desember.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks