alexametrics
Jumat, 10 Juli 2020
Jumat, 10 Juli 2020

Hj Selly Andayani-TGH Abdul Manan Terima SK Dukungan PKS

MATARAM-Pasangan Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan resmi menerima SK dukungan dari Partai Keadilan Sejahtera. SK tersebut diserahkan Ketua DPW PKS NTB H Abdul Hadi didampingi jajarannya di Mataram, Sabtu (27/6).

Penyerahan dilakukan di kediaman Hajjah Selly Andayani. Mendampingi Selly menerima SK tersebut TGH Abdul Manan. DPW PKS Hadir dengan kekuatan penuh. Selain Ketua DPW PKS NTB H Abdul Hadi, hadir Ketua Majelis Pertimbangan Wilayah PKS NTB TGH Muharrar Mahfudz. Juga hadir pula Ketua Tim Pemenangan Pemilu Wilayah (TPPW) PKS NTB H Zulkieflimansyah yang juga Gubernur NTB.

Sementara dari PDIP pun sama. Hadir Ketua DPD PDIP NTB H Rachmat Hidayat, Ketua DPD PDIP Kota Mataram Made Slamet, dan sejumlah fungsionaris partai tingkat provinsi dan Kota Mataram.

“PKS hadir dengan kekuatan lengkap. Hanya Kota Mataram yang penyerahan SK-nya dihadiri secara khusus Ketua TPPW,” kata Abdul Hadi merujuk kehadiran orang nomor satu di NTB tersebut.

Penyerahan SK teresbut berlansung dalam suasana yang guyub. Tetap mengedepankan protokol kesehatan di tengah Covid-19. Sahibulbait juga menyiapkan jamuan untuk para tetamu yang hadir.

Abdul Hadi mengungkapkan, SK dari DPP PKS untuk pasangan Hajjah Selly-TGH Abdul Manan telah ditandatangani lama DPP. Persisnya 13 Maret 2020. Dia menyampaikan puji syukur lantaran seluruh proses itu kini sudah rampung.

Terbitnya SK pun bukan sim salabim. Melainkan sudah melalui kajian cukup lama dan sangat komprehensif. DPP PKS kata Abdul Hadi melakukan kajian mendalam untuk mengusung figur yang pas di Pilwali Mataram. Termasuk dengan menggelar pemilihan internal kader partai. Berbagai masukan juga dikaji. Sampai kemudian mengerucut pada figur TGH Abdul Manan yang akan mendampingi Hajjah Selly Andayani.

Abdul Hadi menjelaskan, dari sisi kepemimpinan, Hajjah Selly sungguh telah teruji. Memiliki pengalaman memimpin yang luar biasa. Bahkan pernah menjadi Penjabat Wali Kota Mataram pada 2015.

“Kami mendengar para pegawai di Kota Mataram sungguh memberikan apresiasi yang positif selama kepemimpinan Ibu Selly di Kota Mataram,” katanya. Apresiasi dari para pegawai tersebut kata Abdul Hadi sangat bagus dan positif.

Sebagai Wakil Ketua DPRD NTB, Abdul Hadi juga mengungkapkan bagaimana dirinya berinteraksi langsung dengan figur Hajjah Selly. Mulai saat Selly menjabat Kepala Biro Ekonomi, lalu Kepala Biro Keuangan, Kemudian Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Koperasi dan UKM, Dinas Perdagangan, dan kini Kepala DP3AP2KB.

“Kepemimpinan Ibu Selly sangat positif dan luar biasa,” katanya.

Sementara untuk figur TGH Abdul Manan. Abdul Hadi mengungkapkan bahwa TGH Abdul Manan memiliki latar belakang keagamaan yang mumpuni. TGH Abdul Manan adalah alumni perguruan tinggi keagamaan di Madinah dan kini menjabat Ketua Majelis Ulama Kota Mataram.

Karena itu, koalisi yang terbangun antara PDIP dan PKS di Kota Mataram, kata dia, adalah perpaduan nasionalis dan religius. Perpaduan merah dan putih.

“Figur ini adalah simbol bagi kita masyarakat Mataram. Cocok untuk Mataram yang masyarakatnya majemuk,” tandas Abdul Hadi.

Pun pertimbangan dari sisi elektablitas kedua kandidat. PKS juga melakukan kajian. PKS menggelar sejumlah survey elektabilitas dan juga popularitas kandidat. “Hasilnya, alhamdulillah. Pasangan ini posisinya sangat bersaing dengan figur-figur lain yang sudah mengemuka ke publik untuk maju dalam Pilkada Mataram,” katanya.

Abdul Hadi juga menyampaikan betapa PDIP dan PKS memiliki banyak kemiripan. Saat ini, dua partai ini di Indonesia dikenal sebagai partai kader. Partai ideologis. PDIP dengan jargon partai wong cilik adalah merupakan partai kader. Pun PKS dengan visi kesejahteraan rakyat.

Di lembaga legislatif yakni DPRD Kota Mataram, PDIP dan PKS juga sama-sama memiliki lima kursi. Sehingga berkoalisinya du apartai sangat cocok. “Ini kekuatan yang luar biasa. Mesin politik kedua partai akan bergerak lebih kuat,” katanya. Utamanya untuk mewujudkan pelayanan dan keberpihakan sepenuhnya kepada masyarakat Kota Mataram.

Pada kesempatan yang sama, Ketua DPD PDIP NTB Hj Rachmat Hidayat mengungkapkan betapa PDIP dan PKS merupakan partai dengan sejarah persahabatan yang panjang. “Belum pernah ada gesekan antara dua partai ini,” kata Anggota DPR RI tersebut.

“Kenapa saya suka PKS. Karena kita sama-sama partai kader,” kata Rachmat politisi berambut perak ini menambahkan.

 

Menjemput Takdir

 

Sementara itu, Hj Selly menegaskan, dengan diterimanya secara resmi SK dari DPP PKS tersebut, maka hal tersebut menjadi momentum kerja-kerja tim pemenangan semakin bisa jadi lebih nyata.

“Semua untuk kemasalahatan masyarakat Kota Mataram,” kata birokrat Pemprov NTB yang terkenal dengan banyak ide, gagasan dan inovasinya ini.

Selly menegaskan, dengan maju dalam Pilwali Mataram, dirinya mewakafkan sisa umur yang dimilikinya untuk mengabdi kepada kepentingan masyarakat Kota Mataram.

“Kami ingin menjemput takdir Allah. Saya ingin sisa umur saya ini, untuk masyarakat Kota Mataram,” katanya.

Sementara TGH Abdul Manan mengemukakan, dirinya dan Hajjah Selly adalah dwi tunggal untuk sama-sama mewujudkan cita-cita rakyat. Dia memastikan, dirinya dan Hajjah Selly siap bekerja mewujudkan cita-cita masyarakat tersebut. (kus/r6/adv)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dorong Kampung Sehat, Polda NTB Gelar Panen Raya di Kembang Kuning

Polda NTB menggelar panen raya di Desa Kembang Kuning, Kecamatan Sikur, Lombok Timur, kemarin (9/7). Panen raya ini bagian dari program Kampung Sehat yang dinisiasi Polda NTB yang salah satu tujuannya mewujudkan ketahanan pangan NTB di tengah pandemi Covid-19.

Polres KSB Launching Transportasi Sehat

Polres Sumbawa Barat punya terobosan lain dalam mensukseskan Lomba Kampung Sehat

Kampus Belum Boleh Buka, Mahasiswa Belajar dari Rumah

Kemenag tidak tergesa-gesa mengizinkan perguruan tinggi keagamaan Islam (PTKI) membuka kuliah tatap muka. Direktur Pendidikan Tinggi Keagamaan Islam Kemenag Arskal Salim mengatakan kuliah tatap muka baru diizinkan saat semester genap tahun akademik 2020-2021 nanti.

Pecah Rekor, Sehari Penularan Korona Capai 2.567 Kasus

KASUS positif infeksi Covid-19 lagi-lagi mencetak rekor terbaru dengan pernambahan 2.567 orang pada periode 8 hingga 9 Juli 2020. Jumlah ini lebih dari 2 kali lipat rata-rata pertumbuhan kasus seribu orang per hari dalam dua minggu terakhir.

Akurasi Alat Rapid Test Buatan NTB Mampu Saingi Produk Impor

Indonesia akhirnya resmi melaunching alat rapid test inovasi dalam negeri. Diberi nama RI-GHA Covid-19, alat ini diklaim memiliki akurasi nyaris sempurna.

Menyoal Pengetahuan dalam Penanganan Covid-19 Menghadapi New Normal

KASUS covid-19 sudah lebih dari empat bulan berjalan sejak kasus pertama, tanda-tanda penurunan belum juga terlihat. Prediksi para ahli terancam gagal, usaha-usaha pemerintah melalui program stimulus ekonomi dan bantuan sosial lainnya belum mampu mengatasi dampak ekonomi dan sosial covid-19.

Paling Sering Dibaca

Jika Masih Tak Patuh, Seluruh Pasar di Mataram Bakal Ditutup Paksa

akil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah mengancam akan menutup pasar yang mengabaikan protokol kesehatan. Ancaman tersebut disampaikan Wagub saat menggelar inspeksi mendadak di Pasar Mandalika, kemarin (8/7). Dia mendapati langsung banyak pedagang dan pembeli tidak mengenakan masker.

Zona Merah Korona, Wagub NTB : Mana Pol PP Mataram, Kenapa Sembunyi?

Pemkot Mataram dinilai lemah dalam merespon dan menangani Covid-19. Wakil Gubernur NTB Hj Sitti Rohmi Djalilah pun begitu geregetan. Meski zona merah dengan kasus positif dan kematian tiap hari, penerapan protokol kesehatan di ibu kota justru sangat longgar. Tak lagi ada pengawasan macam sedang tidak terjadi apa-apa.

Istri Model Suami Youtuber, Bantah Cari Sensasi “Mahar Sandal Jepit”

Pernikahan dengan mahar sandal jepit Iwan Firman Wahyudi dan Helmi Susanti bukan bermaksud mencari  sensasi di media sosial. Menurut mereka ikatan mereka tulus beralas kasih sayang.

Pilbup Loteng, Lale Prayatni Mulai Goyang Posisi Pathul Bahri

Lobi politik tersaji di DPP Partai Gerindra. Dari informasi yang dihimpun Lombok Post, diam-diam SK Gerindra dibidik Prayatni melalui ‘lorong’ Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra Hashim Djojohadikusumo.

Turun dari Rinjani, Warga Lombok Tengah Tewas Jatuh ke Jurang

Pendakian di Gunung Rinjani kembali memakan korban jiwa. Sahli, 36 tahun, warga Desa Tampak Siring, Lombok Tengah meninggal setelah terjatuh ke jurang di kawasan Gunung Rinjani, Senin (6/7).
Enable Notifications.    Ok No thanks