alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Dianul-Badrun Tak Menyerah, Bawa 54.312 Berkas Dukungan ke KPU

MATARAM-Pasangan H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto benar-benar tak mau menyerah. Ia tetap berjuang untuk bisa bertarung dalam Pilkada Kota Mataram 2020.

Buktinya, pasangan dari jalur perseorangan ini menepati janjinya. Menyerahkan 54.312 berkas KTP sebagai syarat perbaikan ke KPU Kota Mataram.

KPU sendiri sebelumnya mewajibkan pasangan ini menyerahkan 45.988 syarat dukungan untuk bisa bertarung pada  Pilkada Kota Mataram. “Berkas yang diserahkan nanti akan diverifikasi lagi. Kalau tidak memenuhi syarat dukungan, tidak ada perbaikan lagi. Artinya gugur,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (28/7).

Sebelumnya, Dianul-Badrun mengantongi dukungan memenuhi syarat  (MS) sebanyak 1.928 setelah rapat pleno di tingkat kota belum lama ini. Kecilnya surat dukungan yang memenuhi syarat, membuat pasangan ini harus melalukan perbaikan. Mereka diminta bisa mengumpulkan 45.988 syarat dukungan perbaikan.

Husni mengatakan, dari segi sebaran surat suara perbaikan sudah memenuhi persyaratan. Tersebar di 42 kelurahan. “Kalau tidak salah, paling banyak di Kecamatan Selaparang dan Cakranegara,” ungkapnya.

Calon Wakil Wali Kota Mataram H Badrun Nadianto mengikuti apa yang menjadi aturan KPU Kota Mataram. Jika diminta syarat dukungan perbaikan, pihaknya sudah menyiapkan. Buktinya, Zainul-Badrun mampu mengumpulkan 54.312 syarat dukungan perbaikan. Melebihi 45.988 syarat dukungan minimal. “Kita mengawal apa yang menjadi  permintaan KPU,” ungkapnya.

Saat ini kata dia, pihaknya memiliki tim di tiap kelurahan. Kemarin kata dia, pada saat verifikasi faktual (verfak) ia mengaku tak punya tim. Tidak ada yang berani karena Covid-19. “Memang ini menjadi kelemahan kita saat verfak,” ungkapnya.

Namun kini, tim di tiap kelurahan sudah siap. Mengawal verifikasi administrasi (vermin) dan verfak syarat dukungan perbaikan. Mau dilakukan dimana saja tim di kelurahan akan datang.

Sesuai aturan KPU ujar dia, dalam vermin tidak lagi KPU mendatangi warga. Melainkan bapaslon yang akan mengumpulkan warga agar datang ditempat disiapkan. Baik itu di lapangan, kantor lurah, rumah kepala lingkungan (kaling), dan sebagainya.

“Tak harus di satu tempat, tapi banyak tempat akan kita siapkan,” ungkapnya. “Apalagi sekarang kita tidak dibolehkan ada kerumunan,” imbuhnya.

Badrun optimis bisa lolos tahap vermin dan verfak. Karena jauh hari sebelumnya ia sudah mengumpulkan kekurangan syarat dukungan. “Kalau kita tak optimis, sudah kita nyerah pada rapat pleno kemarin. Kita tidur saja,” ungkapnya. (jay/r3)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks