alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Makmur-Ahda Digantung PKB dan Gerindra

MATARAM-Baliho pasangan bakal Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Mataram HL Makmur Said dan H Badruttamam Ahda (MUDA) mulai bertebaran di Kota Mataram. Seolah tak mau kalah dengan baliho pasangan bakal calon lainnya.

Menariknya, pada baliho pasangan yang memiliki jargon MUDA ini terdapat logo tiga partai pengusung. Diantaranya Partai Gerindra, PKB, PKPI. Padahal, Gerindra dan PKB belum mengeluarkan SK dukungan untuk pasangan Makmur-Ahda.

“Sedang! Masih diurus Ketua DPW di Jakarta sekarang,” ujar Ketua DPC PKB Kota Mataram HL Wardi kepada Lombok Post, kemarin (28/7).

Terkait baliho pasangan Makmur-Ahda yang memuat logo PKB, bagi HL Wardi itu tidak masalah. Meskipun ia mengakui kalau PKB menjalin komunikasi dengan pasangan Hj Putu Selly Andayani dan TGH Abdul Manan.

“Pernah Ketua DPW cerita kalau ada komunikasi dengan PDIP. Kalau saya bilang, ya komunikasikan saja yang baik,” akunya.

Namun, Wardi berharap pasangan Makmur-Ahda bisa lolos menjadi pasangan yang diusung PKB. DPP bisa menerbitkan SK-nya untuk pasangan ini.

Ketika SK DPP nanti justru keluar untuk Selly-Manan, itu menurutnya di luar kewenangan DPC. Meskipun komunikasi sejak awal sudah dilakukan. “Yang menentukan nanti adalah DPP. Pihak DPC hanya mengusulkan dan mengikuti instruksi partai. Kita tunggu dua tiga hari ini. Sedang diusahakan,” jelasnya.

Senada, Anggota Fraksi Partai Gerindra Hj Baiq Mirdiyati juga mengaku jika SK dukungan Partai Gerindra untuk pasangan Makmur-Ahda belum keluar. “Masih belum. Minggu ini kami akan rapat internal dulu,” kata dia ditemui di Kantor DPRD Kota Mataram.

Namun, Anggota Komisi II DPRD Kota Mataram ini mengaku dukungan Gerindra sejauh ini masih tetap mengarah pada pasangan Makmur-Ahda. “Tetap mengusung Makmur dengan Ahda. Koalisi dengan PKPI sudah selesai, cuma dengan PKB belum (final),” akunya. (ton/r3)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks