alexametrics
Rabu, 12 Agustus 2020
Rabu, 12 Agustus 2020

Pilbup Loteng, PKB Masih Temani Masrun-Aksar Ansori

MATARAM-Ketua DPW PKB NTB HL Hadrian Irfani mengklarifikasi pernyataannya terkait tengah menunggu DPP PKB untuk batalkan Surat Rekomendasi ke H Masrun-HL Aksar Ansori di Lombok Tengah (Loteng).

Hal ini setelah Ari — sapaan akrab Hardian — mendapat laporan progres politik dari Bapaslon Masrun-Aksar. “Sudah ada komunikasi progres koalisi,” katanya, Senin (27/7).

Sebelumnya, nada-nada PKB yang mau meninggalkan Masrun-Aksar ramai di bahas di media sosial. Langkah yang atraktif itu mendapat tanggapan beragam dari publik. Ada yang tanggapi datar adapula yang menganggap PKB bermanuver berlebihan.

Ari yang tadinya mengisyaratkan bersiap meninggalkan Masrun-Aksar, menegaskan masih bersama Bapaslon itu. “Mereka sudah siapkan partai mitra koalisi,” terangnya.

Perolehan kursi PKB di Loteng 6 kursi. Belum cukup memenuhi syarat minimal mengusung Calon Kepala Daerah (Cakada) di Loteng yakni 10 kursi. Sehingga mau tidak mau harus membangun koalisi bila tetap ingin memastikan ikut dalam kontestasi Pilbup Loteng.

Situasi ini membuat PKB realistis mencari Bapaslon yang akan diusung. Tak cuma itu, PKB bahkan aktif membangun koalisi dengan parpol lain. Salah satunya yang paling intens PKS.

Lantas partai mana yang akan jadi mitra koalisi PKB usung Masrun-Aksar? “Minggu ini kami umumkan,” terangnya.

Ari berlasan masih ingin merahasiakan, sebelum ada komitmen politik lebih kokoh lagi. “Masih kita simpan rapi dulu supaya jadi kejutan,” tandasnya.

Sementara itu, Bakal Calon Wakil Bupati (Bacawabup) Loteng HL Aksar Ansori enggan menanggapi kabar itu. Rencana PKB akan berkoalisi dengan PKS dan berpeluang mengusung Lale Prayatni enggan dikomentari.

Mantan Ketua KPU NTB itu tetap meyakini PKB masih konsiten dengan komitmen politiknya.  “PKB jelas untuk Masrun-Aksar jadi tidak ada spekulasi lain,” tegasnya.

Sebelumnya, PKB membenarkan sudah membangun komunikasi dengan PKS. Dalam komunikasi itu, PKB membuka opsi membuka pendaftaran lagi di luar nama yang berproses saat ini. Termasuk peluang membuka kesempatan bagi Lale Prayatni. (zad/r2)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Lawan Korona di Lombok tengah Lockdown Dusun Tetap Jadi Pilihan

Pencegahan penularan covid-19 di Lombok Tengah terus dilakukan pemkab. “Harapannya, jangan ada lagi yang positif,” kata sekretaris gugus tugas Covid-19 Murdi pada Lombok Post, Senin (10/8).

Kabar Baik, Pemerintah Izinkan Pengiriman TKI ke Luar Negeri

Pemerintah telah membuka peluang kerja bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) alias Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Hanya saja, rekrutmen terbatas pada tenaga kerja terlatih sektor formal.

Tempat Hiburan di Lobar Tak Patuh Cegah Korona, Dewan : Segel Saja!

DPRD Lombok Barat (Lobar) memberi atensi penerapan protokol pencegahan covid. Terutama untuk tempat hiburan malam. ”Kami support penegak hukum dan pemerintah. Kalau ada yang membandel, segel saja,” kata Ketua Fraksi Demokrat DPRD Lobar Indra Jaya Usman, Senin (10/8).

Pasangan Makmur-Ahda Tersandera SK PKB

MATARAM--Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) HL Makmur Said-H Badruttamam Ahda tersandera SK dukungan dari PKB. Tanpa PKB, pasangan ini kemungkinan besar tak bisa bertarung di Pilkada Kota Mataram.

FK Unram Prediksi Puncak Penularan Korona di NTB Bulan Ini

Peneliti dari Fakultas Kedokteran Universitas Mataram sempat memprediksi Bulan Agustus ini menjadi puncak pandemi Covid-19. Namun, trend Covid-19 justru perlahan menurun.

Bantu Siswa Belajar, Masjid Al-Falah Monjok Siapkan Internet Gratis

Inovasi Takmir Masjid Al-Falah Kelurahan Monjok patut ditiru. Terutama oleh takmir masjid di Kota Mataram. Karena, mereka menyiapkan internet gratis bagi siswa dan mahasiswa yang saat ini sedang menerapkan metode belajar dalam jaringan (daring).

Paling Sering Dibaca

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Cucu Bupati Pertama Loteng Siap Mengabdi untuk Lombok Tengah

Menjadi satu-satu sosok perempuan, Hj Lale Prayatni percaya diri maju menjadi calon bupati Lombok Tengah. Birokrat perempuan ini ingin membawa perubahan bagi Lombok Tengah ke arah lebih baik. ”Saya terpanggil untuk mengabdi di kampung halaman saya,” kata Hj Lale Prayatni, Minggu (9/8).

Digerebek Polisi, Doyok dan Tutik Gagal Nyabu di Karang Bagu

Terduga pengedar sabu berinisial H alias Doyok ditangkap tim khusus (Timsus) Ditresnarkoba Polda NTB. Dia diringkus bersama seorang perempuan berinisial HT alias Tutik, Jumat sore (7/8) lalu.

Lale Sileng Pilih Yusuf Saleh Sebagai Wakil di Pilbup Loteng

Lale Prayatni memutuskan untuk menggandeng HM Yusuf Saleh. “Ya,” kata Lale singkat saat dihubungi, Minggu (9/8).
Enable Notifications.    Ok No thanks