alexametrics
Senin, 26 Oktober 2020
Senin, 26 Oktober 2020

Nomor 4, Era BARU, Industri 4.0, Menang!

MATARAM-Malam pencabutan nomor urut paslon begitu bermakna bagi H Baihaqi-Hj Diyah Ratu Ganefi. “Inilah nomor terbaik untuk kami,” kata Calon Wali Kota Mataram H Baihaqi, Senin (28/9/2020).

Ketua Ikatan Arsitek Indonesia (IAI) NTB periode 2015-2019 itu menuturkan dari awal memang tidak menarget secara khusus harus dapat nomor berapa. “Kalau nomor berapa tidak ada, semua nomor saya rasa baik,” tuturnya.

Tetapi dia mengungkapkan sempat berdoa, begitu detik-detik tangannya melayang masuk ke dalam kotak undian. “Saya ingin nomor yang saya pegang itu nomor terbaik,” terangnya.

Ternyata begitu dibuka angka itu adalah nomor 4. Aqi sempat tercenung melihat nomor itu. “Doa kami terkabul dan itu nomor 4,” ungkapnya.

Aqi yakin tidak ada kebetulan di setiap peristiwa kehidupan. Termasuk saat memperoleh nomor urut 4. Ndilalah, angka itu ternyata begitu akrab dengan dirinya.

Selama sosialisasi langsung atau melalui baliho, Aqi tidak pernah lepas dari nomor 4. Angka itu bahkan telah muncul sebelum mengetahui dia akan ada di urut nomor 4. “Setiap bertemu warga, saya selalu bicara tentang industri 4.0 untuk membawa Mataram ke perubahan besar,” ungkapnya.

Aqi berkomitmen membuat lompatan besar membawa Kota Mataram lebih maju, nyaman, dan beradab. Ia yakin dengan dukungan semua pihak yang menginginkan ibu kota provinsi NTB bersinar terang. “Sebagai putra Mataram, saya ingin memberikan karya terbaik saya buat tanah kelahiran saya,” katanya dengan suara bertenaga.

Juru Bicara BARU Lalu Fahrurrozi menyebut warga ibu kota tengah diajak berani melihat masa depan Kota Mataram sebagai daerah internasional. “Berani bermimpi besar, Mataram sebagai kota internasional,” katanya.

Tetapi bukan mimpi di siang bolong. Melainkan mimpi didasari potensi NTB. “Iya karena Mataram itu ibu kota provinsi, bicara NTB ya bicara ibu kota provinsinya,” ulasnya.

MotoGP, KEK Mandalika, Kawasan Tiga Gili, Kawasan Samota, Berbagai destinasi Pantai dan Alam, serta Budaya melimpah di NTB, menggiring setiap orang luar akan melihat ibu kota provinsi. “Kota Mataram etalase NTB,” tegasnya.

Mengemas Kota Mataram sebagai kota internasional, membutuhkan keberanian cita-cita luar biasa. “Tidak cukup dengan cara-cara biasa, Mataram telah ditakdirkan sebagai kota internasional,” terangnya.

Cita-cita dan gagasan besar harus ditunjang perbaikan di segala lini. “Kita harus benahi fasilitas agar berkelas dunia, seperti fasilitas kesehatan, pendidikan, pedistrian, Ruang Terbuka Hijau, transportas publik,” urainya.

Dan itu kata Ojie, hanya bisa dilakukan calon pemimpin yang punya keilmuan di bidang itu. “Beliau arsitek dan telah banyak berdiskusi tukar gagasan dengan berbagai pemikir di berbagai belahan dunia,” ulasnya.

Saat ini adalah kesempatan emas bagi Kota Mataram membuat lompatan besar.”Ingat sekarang era industri 4.0, bukan lagi saatnya berfikir 2.0, atau di bawahnya lagi,” tegasnya.

Terkait nomor 4 yang diperoleh Baihaqi, Ojie menyebut tidak ada makna khusus atau filosofis untuk itu. “Saya bukan penafsir nomor yang baik,” celetuknya, sembari tersenyum.

Tetapi secara fisik dan kemudahan kontak, nomor itu paling dekat dengan pemilih. Posisinya nomor 4, ada di posisi paling kanan. “Tangan kanan para pencoblos tidak perlu bergeser untuk menentukan pilihan,” pungkasnya. (zad)

 

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Nyoman: Gonta Ganti Kendaraan Tidak Masalah, yang Penting Rasanya

“Baru di motor Forza 250 CC ini saya rasakan sama sekali tidak ada getarannya ketika sudah kita berkendara dan sangat cocok dengan kondisi kesehatan saya yang memiliki penyakit jantung. Sebelumnya pernah saya memakai sepeda motor  jenis lain namun karna ada getarannya sangat terasa membuat saya tidak nyaman,” aku Nyoman.

Warga Antusias Hadiri Peresmian Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan

Ratusan warga tumpah di jalan Saleh Sungkar, Dayen Peken Ampenan Kamis (22/10) sore kemarin. Warga hadir menyambut kedatangan pasangan H Mohan Roliskana – TGH Mujiburrahman (HARUM). Kedatangan pasangan ini untuk meresmikan Rumah Besar Relawan HARUM Ampenan.

Satgas Covid-19 : Masyarakat Harus Taat 3M Ketika Liburan

Kebijakan yang dibuat pemerintah dalam menghadapi pandemi Covid-19 dinilai cukup baik. Tantangan selanjutnya adalah pengawasan terhadap implementasi di lapangan. Khususnya terkaitpenerapan 3M yaitu memakai masker, mencuci tangan pakai sabun, dan menjaga jarak.

Tiga Bank Syariah Digabung, Bersiap Jadi yang Terbesar di Nasional

”Mengawal dan membesarkan tidak hanya sampai legal merger, tapi juga memastikan hadirnya bank syariah nasional terbesar ini benar-benar dapat memberikan manfaat bagi orang banyak dan membawa nama Indonesia ke kancah global sebagai pusat ekonomi syariah dunia,” katanya.

Honda Genio Makin Fashionable

”Tampilan Honda Genio yang semakin atraktif mewakilkan ekspresi anak muda,” ujar Thomas. 

UN Diganti, Pemerintah Didorong Intensifkan Sosialisasi

”Supaya apa yang kurang dan kendala yang muncul, bisa segera dievaluasi,” ujar dosen Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris dan Pasca Bahasa FKIP Unram ini.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

52 Ribu UMKM NTB Bakal Dapat Bantuan Presiden Rp 2,4 Juta

Pemprov NTB mengusulkan 52.661 UMKM sebagai penerima bantuan presiden (banpres) produktif. ”Data ini terus kita perbarui sampai minggu kedua bulan September,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB H Wirajaya Kusuma, pada Lombok Post, kemarin (23/8).

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications    Ok No thanks