Selasa, 31 Januari 2023
Selasa, 31 Januari 2023

Refly Harun Ungkap Misi Presiden 3 Periode di Balik Narasi Resesi

MATARAM-Pakar Hukum Tata Negara Refly Harun dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda) DPD KNPI NTB menyoroti tentang narasi resesi yang terus berulang disuarakan pemerintah. Pria yang kini aktif menjadi Youtuber itu memandang, perlu untuk mengkritisi motivasi di balik isu yang berulang disuarakan.

Hal ini disampaikannya dalam acara seminar Kepemudaan dengan tema “Gerakan Pemuda Menghadapi Ancaman Resesi Dunia 2023”.

Refly mengingatkan potensi narasi itu memiliki agenda terselubung menyukseskan misi presiden 3 periode. “Indikasinya jabatan presiden 3 periode, masih terus disuarakan para pendukungnya pada acara di GBK,” katanya, Senin (29/11).

Pemuda dalam perspektifnya tidak boleh terlena dengan apa yang muncul di permukaan. Mereka juga dituntut jeli membaca, apakah akan berdampak terhadap situasi politik tahun 2023 termasuk di dalamnya politik anggaran untuk menopang kepentingan menuju Pemilu 2024.

Kesan menakut-nakuti lebih terasa menurutnya daripada fakta yang sebenarnya terjadi pada diri bangsa Indonesia saat ini. Meskipun tak dipungkiri ada pengaruh Pandemi Covid-19 dan situasi perang Rusia-Ukraina yang berimbas pada perekonomian bangsa. Hanya saja dalam hemat Refly, nuansa kepentingan politik lebih terasa di dalam isu resesi yang terus berulang dikampanyekan.

“Namun dalam perspektif ekonomi, (isu resesi) aktivispreneur tentu itu bisa jadi solusi untuk para pemuda khususnya di KNPI, untuk mencegah,” imbuhnya.

Baca Juga :  Tangani Pelanggaran, Bawaslu Mataram Utamakan Tatap Muka

Membangun perekonomian juga penting untuk melihat di mana harus berdiri. Tidak melulu menjadi bagian dari jaringan bisnis besar yang pada akhirnya membuat pemuda terjajah dalam arti pesuruh pebisnis bangsa asing. Anak bangsa sudah saatnya bangkit menjadi bagian dari pemain ekonomi dunia. Sumber daya alam dan manusia bangsa ini memungkinkan untuk melakukan itu.

“Tapi jangan lupa, di dalam kita menjalankan enterpreneur jangan hanya menjadi bagian kecil dari jaringan bisnis yang dikuasai oleh pemain atau pengusaha luar khususnya dari pengusaha-pengusaha Cina,” sentilnya.

Mengacu dari cita-cita presiden pertama RI Ir Soekarno tentang Trisakti, sebuah bangsa dikatakan berdaulat bila mampu membangun tiga bidang penting. Antara lain daulat di bidang politik, berdiri di atas kaki sendiri di bidang ekonomi, dan berkepribadian di bidang kebudayaan.

Maka membangun semangat enterpreneur bukan hanya dalam cita-cita kecil atau sekadar memenuhi kebutuhan ekonomi keluarga. Melainkan, gagasan besar untuk benar-benar berdaulat pada bangunan ekonomi sendiri. “Itu salah satu cita-cita bung Karno tentang Trisakti,” tekannya.

Sementara itu, Ketua DPD KNPI NTB H Baihaqi memaparkan perspektifnya. Ada atau tidak ancaman resesi di depan, pemuda wajib berdikari dalam bidang ekonomi. Ada alasan yang lebih substantif daripada sekadar ketakutan resesi yakni kemapanan sebagai kunci menuju kehidupan yang madani.

Baca Juga :  Tiga Inkumben Lolos Tes Tulis dan Psikologi Bawaslu NTB

“Bagaimana kita bisa mendiami, tinggal, dan membangun negeri kalau kita tidak mapan secara ekonomi,” ujarnya.

Kemapanan ekonomi juga menjadi jalinan keamanan. Ia melihat, bagaimana persoalan ekonomi menjadi biang dari persoalan baik dalam tatanan sebuah negara ataupun lingkup keluarga yang lebih kecil.

“Jadi ada atau tidak ancaman resesi dunia, kita sebagai anak muda harus mampu berdikari dalam bidang ekonomi,” tekannya.

Maka menjadi masuk akal, hari ini KNPI terus mengampanyekan tentang enterpreneur. Hal itu dipandang bisa menjadi solusi untuk memperkuat perekonomian secara fundamental. “Di mana kita sebagai aktivis yang sudah dibekali dengan nilai moral, intelektualitas, kapasitas, dan konektivitas ketika digabungkan dengan konsep enterpreneurship maka akan di harapkan mampu untuk mencapai kemandirian secara ekonomi,” ujarnya.

Walaupun politik memiliki sisi yang tak tergantikan. Sehingga, darinya dapat mencapai tujuan yang lebih baik dan maslahat bagi bangsa. “Sekalipun kita mempunyai cita-cita luhur dalam bidang politik,” pungkasnya. (zad/r10)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Enable Notifications OK No thanks