alexametrics
Minggu, 12 Juli 2020
Minggu, 12 Juli 2020

Tambah Dukungan di Pilwali Mataram, Makmur Goda NasDem

MATARAM-Partai NasDem masih belum menentukan arah politik di Kota Mataram. Sempat intens berkomunikasi dengan Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) H Baihaqi-Hj Baiq Diyah Ratu Ganefi atau paket Baru, arah dukungan NasDem kembali cair.

Melihat NasDem belum bertuan, Bakal Calon Wali Kota Mataram HL Makmur Said berupaya menggoda partai besutan Surya Paloh itu. “Iya ada komunikasi yang cukup baik,” katanya Senin (29/6).

Makmur berharap NasDem dapat bergabung dalam gerbong politik di kota. Komunikasi tengah berupaya dibangun dengan DPD NasDem Kota Mataram dan DPW NasDem NTB. “Semakin banyak yang bergabung semakin baik,” harapnya.

Sebelumnya, NasDem intens menjajal komunikasi dengan Partai Demokrat dan PAN. Tetapi belakangan partai besutan bos media itu memilih menepi. Posisi NasDem dalam koalisi pengusung paket Baru lantas diganti Berkarya khusus di Kota Mataram.

Sementara itu Makmur terus mencari partai koalisi setelah mendapat komitmen dari partai Gerindra. Beberapa patai mungil didekati. Antara lain PKB, Hanura, PKPI, dan kini NasDem. “Kami dijanjikan PKPI awal bulan Juli (SK partai),” bebernya.

Ketua DPW Partai NasDem NTB H Muhammad Amin menegaskan partai tetap berpegang teguh pada Peraturan Organisasi (PO) partai. Partai baru akan mengeluarkan Surat Keputusan (SK) usai melakukan proses survei dan pembahasan bersama DPP, DPW, dan DPD. “Untuk hasil survei, pertengahan Juli nanti akan dirilis hasilnya oleh lembaga survei,” terangnya.

Namun yang jelas semua figur yang telah mengikuti mekanisme dan tahapan partai memiliki peluang sama memperoleh dukungan NasDem. Mantan Wakil Gubernur NTB itu meminta para figur menunggu sampai proses di internal partai tuntas.

Saat ini partai masih memproses tahapan usulan Bapaslon antara DPP dengan DPW. “Sekaligus untuk memastikan kecukupan koalisi partai di daerah dan mendalami hasil survei (yang diberikan Bapaslon),” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Dewan Mataram Sorot Kualitas Makanan untuk Pasien Korona

Pansus pengawasan covid DPRD Kota Mataram mengkritisi penanganan pasien di Wisma Nusantara (Wisnu). ”Pas kunjungan ke sana, kita tanyakan beberapa hal. Salah satunya soal makanan,” kata Ketua Pansus Abdurrachman,

Ke Praya Tak Pakai Masker, Siap-siap Dihukum Push Up

Menurunnya kesadaran warga menggunakan masker membuat jajaran Polres Lombok Tengah menggelar razia. “Kami sasar pasar-pasar dan pusat pertokoan di wilayah Praya,” kata Kasatnarkoba Polres Loteng Iptu Hizkia Siagian, Jumat (10/7).

JPS Gemilang III Segera Disalurkan, Mudah-mudahan Tepat Sasaran

antuan Jaring Pengaman Sosial (JPS) Gemilang tahap III segera disalurkan. Gubernur NTB H Zulkieflimansyah meminta penyaluran JPS yang terakhir ini dilakukan tanpa cela.

Pemerintah Janji Bantu UMKM NTB Terdampak Korona, Ini Syaratnya

encairan bantuan Rp 800 triliun bagi UMKM dan IKM masih menunggu petujuk pemerintah pusat. ”Kita tunggu petunjuk teknisnya dari kementerian koperasi UKM,” kata Kepala Dinas Koperasi dan UKM NTB Wirajaya Kusuma, Jumat (10/7

Kompak Lawan Korona, Kelurahan Cakra Timur Bertahan di Zona Hijau

Kelurahan Cakranegara Timur patut dicontoh. Saat keluarahan lain di Kota Mataram zona merah Covid-19, justru Cakra Timur berada pada zona hijau. Strategi para pemimpin di wilayah ini membuat virus Korona tak berani mendekat. Apa resepnya?

Berkurban di Masa Korona, Ini Fatwa MUI

Jumat (10/7) malam Majelis Ulama Indonesia (MUI) mengeluarkan fatwa terbaru bernomor 36/2020 tentang salat Idul Adha dan penyembelihan hewan kurban. MUI di antaranya meminta kegiatan penyembelihan tidak tekonsentrasi pada saat Idul Adha saja.

Paling Sering Dibaca

Diserang Penjahat, Perwira Polisi di Sumbawa Meninggal Dunia

IPDA Uji Siswanto, Kepala Unit (Kanit) Reskrim Polsek Utan, Sumbawa gugur dalam bertugas. Ayah tiga anak ini diserang oleh seorang terlapor berinisial RH alias Bim kasus pengancaman. Korban diserang, setelah mendamaikan warga dengan terduga pelaku.

Duka di Lombok Utara, Suami Tewas Tergantung, Istri Tergeletak di Ranjang

Warga Dusun Sumur Jiri, Desa Santong Mulia, Kecamatan Kayangan, Lombok Utara, geger. Pasangan suami istri (pasutri) berinisial S, 25 tahun dan R, 20 tahun ditemukan tewas di dalam rumahnya, Minggu malam (5/7).

12 Karyawan Bank di Cilinaya Mataram Positif Korona

Di Kelurahan Cilinaya misalnya. Di sini tercatat ada 12 karyawan salah satu bank terpapar virus Korona. “Sebenarnya hanya satu. Namun setelah kita tracing, menjadi 12 orang yang positif,” kata Lurah Cilinaya I Gusti Agung Nugrahini, Kamis (9/7)

Pakai Narkoba, Satu Anggota Polisi Ditangkap di Mataram

Tim Subdit II Ditresnarkoba Polda NTB menangkap jaringan narkoba di salah satu hotel di mataram dua pekan lalu. Sebanyak empat orang berinsial E, LA, AD, dan SL. “E adalah polisi aktif, LA dan AD pecatan polisi, SL warga sipil,” kata Dirresnarkoba Polda NTB Kombes Pol Helmi Kwarta Kusuma Putra Rauf, kemarin (10/7).

PKS Berpeluang Kocok Ulang Figur di Pilbup Lombok Tengah

Peta kekuatan politik Bakal Pasangan Calon (Bapaslon) di Lombok Tengah (Loteng) tampak berimbang. Ini terlihat dari hasil survei yang dilakukan PKS bekerja sama dengan Olat Maras Institute (OMI).
Enable Notifications.    Ok No thanks