alexametrics
Rabu, 30 September 2020
Rabu, 30 September 2020

GP Ansor: Jaga NKRI!

MATARAM-Situasi politik pascapemilu 2019 membuat banyak kalangan resah. Narasi perpecahan kerap dihembuskan beberapa elite politik yang kecewa dengan hasil pemilu. GP Ansor Kota Mataram bersama sejumlah Organisasi Kepemudaan (OKP) Kota Mataram lainnya pun kompak menyerukan persatuan.

“Rasanya kami perlu menyampaikan sikap dan pandangan,” kata Ketua GP Ansor Kota Mataram Fadil Adli.

Hal ini untuk membentengi dari upaya pihak-pihak atau politisi yang mencoba merusak keutuhan NKRI. Bagaimanapun ia menegaskan NKRI tetap harga mati.

“Kami menolak segala bentuk aksi yang memecah belah persatuan dan kesatuan NKRI,” tegas Fadil.

Ia menyampaikan hal ini dalam acara talk show dan buka bersama bersama pengurus GP Ansor, OKP, dan sejumlah tokoh agama. Ditambahkan ia, forum-forum silaturahmi perlu diperbanyak untuk terus mempererat rasa persaudaraan, sebangsa dan setanah air.

“Mari kita rajut ukhwah islamiyah, ukhwah wathaniyah dan ukhwah basyariah,” ajaknya.

Perjuangan dengan air mata dan darah, jiwa dan raga para pejuang harus dijaga dengan semangat persatuan yang tinggi. Jangan sampai mau dipecah belah untuk menuruti syawhat pilitik segelintir elite.

“Ada empat poin yang kami sepakati bersama OKP dan tokoh agama lainnya,” terangnya.

Empat poin itu antara lain, GP Ansor, OKP, dan Tokoh Agama, menolak segala bentuk upaya memecah belah NKRI. Berikutnya, menolak referendum di Aceh yang diusulkan Muzakir Manaf.

“Ketiga, mendorong dan mendukung TNI dan Polri, konsisten menegakkan stabilitas NKRI dan hukum pascapemilu 2019,” urainya.

Terakhir, mereka juga berkomitmen untuk mengutamakan kepentingan bangsa dan negara di atas kepentingan pribadi dan atau golongan. Demi, menjaga kesatuan dan bersatuan NKRI.

Dalam acara tersebut, hadir langsung Rois Syuriah PCNU Kota Mataram yang juga Pengasuh  Pondok Pesantren Darul Falah Pagutan TGH M Mustiadi Abhar, Rois Syuriah PW NU NTB, TGH Lalu Sohimun Faesal, Kapolres Mataram AKB Syaiful Alam, Perwakilan Dandim 1606 Lombok Barat.

Hadir juga, Ketua GP Ansor NTB, Ketua Bawaslu Kota Mataram,Tokoh Lintas Iman dan Kepala Lingkungan. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

World Tourism Day, Pembangunan Harmoni Manusia dan Alam

PERUBAHAN arah pembangunan menuju pembangunan berkelanjutan saat ini menjadi tema utama dan agenda universal, termasuk dalam pembangunan disektor kepariwisataan. Pembangunan berkelanjutan yang dimaksud yakni menyeimbangkan dan mengintegrasikan antara pertumbuhan ekonomi, sosial dan lingkungan untuk kelangsungan hidup manusia dan bumi (Resolusi Majlis Umum PBB, 2015).

PLN Diskon 75 Persen Tambah Daya Hingga 3 Oktober

PLN NTB terus mendukung upaya pemulihan ekonomi di masa pandemi. Khususnya bagi pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah dan juga Industri Kecil Menengah. Salah satunya dengan memberikan keringanan Biaya Penyambungan Tambah Daya untuk memberdayakan dan menumbuhkan kegiatan perekonomian UMKM/IKM.

Zona Hijau Korona di NTB Kian Berat

”Indikatornya lebih tajam lagi. Kemarin, yang dihitung hanya pasien positif (Covid-19) saja. Sekarang probable juga dihitung,” kata Kepala Dinas Kesehatan NTB dr Hj Nurhandini Eka Dewi, usai rapat evaluasi penanganan Covid-19, di kantor gubernur NTB, kemarin (28/9).

Masih Banyak Masyarakat Yakin Tak Tertular Korona

KESADARAN dan pemahaman masyarakat pada bahaya Covid-19 masih rendah. Hal itu tercermin dari survei Perilaku Masyarakat di Masa Pandemi yang dirilis Badan Pusat Statistik (BPS).

Omnibus Law Disahkan, Buruh Ancam Mogok Nasional

Pembahasan RUU Cipta Kerja atau Omnibus Law di DPR yang sudah rampung menimbulkan tanda tanya besar di kalangan pekerja. Sebab, pekerja akan paling terdampak dengan pasal-pasalnya. Salah satunya soal pemberian pesangon.

Optimisme Najmul – Suardi di Tengah Pandemi

Bencana gempa bumi 2018 dan pandemi Covid-19 membawa ujian berat bagi pariwisata di Kabupaten Lombok Utara (KLU). Tetapi semangat tidak boleh padam, masa-masa pandemi harus dilalui dengan penuh keteguhan dan ikhtiar yang kokoh.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.
Enable Notifications    Ok No thanks