alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Pilbup Lombok Tengah, PKS Sarankan Bongkar Pasangan

MATARAM-PKS belum memutuskan arah dukungan politik di Lombok Tengah (Loteng). “Masih berproses,” kata Wakil Ketua DPD PKS Lombok Tengah (Loteng) H Ahmad Supli, Selasa (28/7).

Peluang PKS memunculkan figur baru — di luar tiga Bapaslon yang berproses — pun terbuka lebar. “Masih memungkinkan terima siapa saja, termasuk dia (Lale Prayatni, Red),” imbuhnya.

Seperti diketahui, PKS tengah memproses tiga Bapaslon di Loteng. Antara lain H Masrun-HL Aksar Ansori, H Dwi Sugianto-HL Normal Suzana, dan HL Suryade-Habib Ziadi Thohir.

Namun hasil survei tiga Bapaslon itu, belum ada satupun yang kantongi hasil yang meyakinkan. “Belum terlalu signifikan,” ungkapnya.

PKS kemudian merekomendasikan ke tiga Bapaslon agar bongkar pasangan. Dengan harapan ada perubahan hasil survei yang lebih baik. “Bongkar pasangnya dengan siapa saja, termasuk dengan Bu Lale,” terangnya.

Di samping itu, PKS juga akan terus memantau dan mengevaluasi penerimaan masyarakat terhadap figur-figur yang dimunculkan PKS. “Bukan kita yang tentukan (dengan siapa bongkar) pasangan tetapi mereka (para Bapaslon). Jangan sampai kita dianggap memaksakan (pilihan),” tegasnya.

Bongkar pasangan ini ditegaskan rekomendasi PKS. Para Bapaslon yang tengah berproses dipersilakan mau mengikuti atau tidak. Tetapi PKS tetap akan realistis mengusung calon dengan hasil survei yang bagus.

Bapaslon dengan popularitas dan elektabilitas tertinggi berpeluang diusung PKS. “Sambil kita mengkaji, mendengar, melihat aspirasi di tengah masyarakat,” ulasnya.

Sementara itu, terkait kunjungan PKS Loteng ke Gedeng Gede kediaman Lale Prayatni beberapa waktu lalu, disebut bagian dari silaturahmi. Supli tak menampik ada pembicaraan politik di pertemuan itu. “Penjajakan. Mungkin ada formulasi (Bapaslon) baru,” terangnya.

Pertemuan itu pun atas inisiatif bersama. “Komunikasi bersama (PKS dan Lale),” tegasnya.

Sementara itu, Lale dikonfirmasi Lombok Post membenarkan belum mendaftar di PKS. Sekalipun sudah ada komunikasi politik intens antara dia dengan partai bulan sabit kembar itu.

Saat ini dia pun tengah melakuakn survei pribadi, mengukur popularitas dan elektabilitasnya. “Mudah-mudahan tanggal 4 nanti sudah ada hasil,” katanya.

Survei dibutuhkan guna mengetahui kekuatan dan kelemahan secara politik. Sehingga ada pijakan terukur dalam membuat strategi pemenangan di Pilbup Loteng 2020. “Ya. Biar kita tahu petanya,” pungkasnya. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Peredaran Gelap Tramadol di Gomong Mataram, Lima Orang Ditangkap

Tim Satnarkoba Polresta Mataram menggerebek rumah pengedar obat-obatan daftar G di Gomong, Mataram, Rabu (5/8). Sebanyak lima orang ditangkap. ”Dua pembeli, satu perempuan sebagai  penyedia, dan dua penjual,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson usai penggerebekan.

Masuk Destinasi Wisata Terpopuler Asia 2020, Lombok Siap Mendunia

”Kalau masuk di ranking dunia artinya kita adalah destinasi yang memang layak untuk dikunjungi,” kata Ketua Gabungan Industri Pariwisata Indonesia (GIPI) NTB Awanadi Aswinabawa, Rabu (5/8/2020).

Buntut Penutupan Savana Propok, TNGR Perketat Pemeriksaan Pengunjung

”Dengan penutupan ini semua akan lihat, kalau berbuat begitu pasti akan ditutup,” kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani (TNGR) Dedy Asriady, Rabu (5/8/2020).

Kasus Sewa Lahan Desa Sesela, Penyidik Perdalam Keterangan Saksi

Berkas penyidikan kasus dugaan korupsi penyewaan lahan untuk pembangunan tower tahun 2018 masih dilengkapi. Sejumlah saksi diperiksa maraton untuk melengkapi berkas penyidikan. ”Yang sudah kita periksa baru Ketua RT dan ada juga dari BPD (Badan Permusyawaratan Desa),” kata Kajari Mataram Yusuf, Rabu (5/8).

Efek Pandemi, Omzet Penjual Perlengkapan Sekolah di Mataram Merosot

”Tak hanya buku paket dan buku tulis saja. Hampir seluruh jenis peralatan sekolah alami penurunan penjualan. Bahkan menjalar ke barang-barang peralatan kantor,” katanya.  

Totalitas dalam Melindungi Hak Pilih

SALAH satu asas penting dalam pelaksanaan pemilu/pemilihan adalah asas jujur. Kata jujur ini tidak hanya muncul sebagai asas penyelenggaraan pemilu/pemilihan, namun juga hadir sebagai prinsip dalam penyelenggaraannya. Setiap kata yang disebut berulang-ulang apalagi untuk dua fondasi yang penting (asas-prinsip) maka kata itu menunjukkan derajatnya yang tinggi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Gawat, 300 Mata Air di NTB Menghilang

Perusakan lingkungan, khususnya hutan membuat NTB kehilangan hampir 300 mata air. ”Dari 700-an mata air sekarang tersisa 400 sekian titik mata air,” ungkap Kepala Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) NTB H Madani Mukarom, Seninn (3/8).

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Ungkap Dugaan Pembunuhan LNS, Polres Mataram Periksa 13 Saksi

Penemuan jasad LNS, 23 tahun dalam posisi tergantung di dalam sebuah rumah di di perumahan BTN Royal, Jempong Baru, Sekarbela, Mataram menyisakan tanda tanya. Penyidik Polresta Mataram  memeriksa sejumlah saksi secara maraton.
Enable Notifications.    Ok No thanks