alexametrics
Jumat, 27 November 2020
Jumat, 27 November 2020

Ridwan Klaim JODA Lampaui NADI di Lombok Utara

MATARAM–Gerindra optimis meraih kemenangan di tujuh kabupaten/kota. “Sebelum pendaftaran dan setelahnya (mesin partai) terus bergerak,” kata Ketua DPD Partai Gerindra NTB H Ridwan Hidayat.

Optimisme sapu bersih itu, tidak lepas dari tren elektoral Pasangan Calon (Paslon) yang diusung Gerindra. Di Loteng, Bima, dan KSB partai Gerindra yang mengusung petahana masih unggul di survei.

Sementara di Kabupaten Lombok Utara (KLU) sekalipun tidak mengusung petahana, namun jagoan Gerindra diklaim telah melampaui petahana. “Iya itu hasil survei internal kami,” ungkapnya.

Masih dari hasil survei internal Gerindra, publik KLU diklaim rindu dengan kepemimpinan H Djohan Sjamsu. “Ini kan sejarah lama bersemi kembali (Djohan melawan Najmul), dulu pernah bersama lalu pisah,” tuturnya.

H Djohan Sjamsu dan H Najmul Akhyar sama-sama pernah memimpin KLU. Kinerja mereka dalam lima tahun pun kini menjadi bahan diskusi masyarakat. Warga membanding-bandingkan siapa yang paling terbaik diantara keduanya. “Sekarang Najmul, masyarakat sudah melihat kinerjanya saat menjadi nomor satu (Bupati, Red),” terangnya.

Maish dari hasil survei Gerindra, masyarakat diklaim ternyata lebih menganggap kepemimpinan Djohan lebih baik. “Djohan masih di atas,” tegasnya.

Kepemimpinan Djohan dianggap lebih lues dan terbuka dibanding Najmul. “Orang sudah bisa melihat dan merasakan, oh ternyata senior ini (Djohan, Red) lebih mengakomodir,” ulasnya.

Romantisme warga KLU pada kepemimpinan Djohan pun telah memunculkan gelombang dukungan yang sangat besar. Sehingga setiap kali paket JODA turun ke tengah masyarakat, antusiasme masyarkat menyambut selalu tinggi.

Begitu juga paslon di Sumbawa H Syarafuddin Jarot-H Mokhlis.  Ridwan mengklaim posisinya saat ini sudah ada di nomor dua. “Oh hasil internal kami Jarot-Mohlis itu di nomor dua loh,” yakinnya.

Sedikit lagi diklaim akan mampu melampaui paslon yang tengah bertengger di posisi satu. Hal ini karena tingkat elektroralnya disebut terpaut tipis.  “(Yang diposisi satu) saya kira tidak perlu saya sebut, tetapi kami yakin dapat melampauinya dalam satu bulan ke depan,” tegasnya.

Dengan tren positif ini, sekalipun bukan petahana, Ridwan yakin Gerindra bisa mencengkram kemenangan di sana. “Tentu daerah lain juga masih terus berdinamika,” imbuhnya.

Namun demikian, anggota DPRD NTB itu meminta pada para paslon tidak jemawa apalagi sampai menepuk dada. “Saya sudah berpesan jangan sampai kita over convident, sebab kalau sampai seperti itu berarti kita mau kalah,” katanya.

Angka survei positif saat ini harus dijaga dan ditingkatkan. Salah satunya dengan cara menanamkan perasaan was-was.

Sehingga memacu semangat tim terus bergerak di tengah masyarakat. “Jangan mau berupas diri, karena angka-angka terus bergerak dinamis,” pungkasnya.

Ketua Tim Koalisi Pemenangan JODA Raden Nuna Abriadi pun tak kalah optimis dapat merebut kemenangan. “Kami merasakan gelombang dukungan masyarakat kLU semakin besar, karena JODA sanggup!” serunya berapi-api. (zad/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Mandiri Syariah Launching Fitur E-mas di Mandiri Syariah Mobile

Berdasarkan tren dan kebutuhan customer tersebut, kami melakukan inovasi produk layanan digital berbasis emas melalui fitur e-mas di MSM,” jelas Syafii.

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Makmur : Warga Mataram Pemilih Cerdas

Kritik terhadap jalannya debat Pilkada Kota Mataram yang telah terlaksana dua kali datang dari sejumlah pihak. Banyak yang menilai debat monoton, datar bahkan ada yang mensinyalir debat sebagai sebuah konspirasi.

Ini Dia Morikai, Masker Wajah dari Daun Kelor Bikin Wajah Kinclong

Nurul Rahmadani begitu kreatif. Perempuan jebolan Agri Bisnis Universtas Mataram ini memanfaatkan daun kelor sebagai bahan kosmetik. Terutama masker wajah.

Peluang Raih Hati Pemilih Mataram di Debat Terakhir

Sejauh ini, beberapa lembaga survei mengunggulkan H Mohan Roliskana-TGH Mujiburrahman (Harum). Elektabilitas pasangan ini disebut jauh meninggalkan tiga pasangan lain.

HARUM Buka Ruang Kreatif untuk Pemuda MATARAM

Gelombang revolusi industri 4.0 telah membawa perubahan fundamental pada berbagai tatanan kehidupan global. Hal ini ditandai dengan semakin berkembangnya kreativitas dan inovasi berbasis pemanfaatan teknologi informasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Kisah Sukses Juragan Lobster NTB : Sekali Panen Rp 1 Miliar

Budi daya lobster sungguh menjanjikan. Inilah hikayat mereka-mereka yang hidupnya berbalik 180 derajat karena lobster. Sekali panen, ratusan juta hingga Rp 1 miliar bisa...

Perkembangan Bahasa Indonesia sebagai Pemersatu Bangsa

Kongres pemuda kedua pada 28 Oktober 1928 menyatakan pengakuan terhadap tumpah darah yang satu, tanah air indonesia; satu bangsa, bangsa Indonesia; dan menjunjung bahasa...

Rumah Ditandai, Ratusan Penerima PKH Mendadak Mengaku Mampu

Langkah yang dilakukan Dinas Sosial Kota Mataram cukup ampuh untuk memverifikasi data penerima Program Keluarga Harapan (PKH). Setelah melakukan labelisasi di rumah warga penerima PKH, ratusan warga mendadak menyatakan diri sebagai keluarga mampu alias memutuskan keluar dari program PKH.

Akta Kelahiran Anak Kini Bisa Dibuat tanpa Buku Nikah

Akta kelahiran anak kini bisa dibuat tanpa melampirkan buku nikah atau akta nikah orang tua. “Sekarang ada namanya SPTJM (Surat Pernyataan Tanggung Jawab Mutlak) pernikahan sebagai syarat buat akta kelahiran,” kata Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Kota Mataram Chairul Anwar.
Enable Notifications    OK No thanks