Metropolis Nasional Ekonomi Bisnis Politika Hukrim Astra Honda NTB Sportivo Newstainment Pendidikan Video Dunia Teknologi Kesehatan Gaya Hidup Kuliner Lapsus Lifestyle Opini Aneka

Jokowi Ungkap Alasan Kembali Tarik Amran Sulaiman Jadi Menteri Pertanian

Redaksi Lombok Post • Kamis, 26 Oktober 2023 | 06:55 WIB

Presiden Jokowi melantik Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024, di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 25/10/2023.
Presiden Jokowi melantik Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian Kabinet Indonesia Maju dalam sisa masa jabatan periode tahun 2019-2024, di Istana Negara, Jakarta, pada Rabu, 25/10/2023.
LombokPost--Presiden Joko Widodo (Jokowi) telah melantik Andi Amran Sulaiman sebagai Menteri Pertanian (Mentan) pada Rabu (25/10), di Istana Negara Jakarta.  Andi Amran ditunjuk sebagai Mentan untuk menggantikan Syahrul Yasin Limpo yang mengundurkan diri dari jabatannya karena tersandung kasus dugaan korupsi.

 

Presiden Jokowi memberi alasan mengapa ia memilih Andi Amran sebagai Menteri Pertanian.

“Biar langsung kerja. Karena beliau dulunya Menteri Pertanian," ujar Presiden Jokowi, Rabu (25/10) seperti dikutip dari Antara.

 

Sebagaimana diketahui, Andi Amran Sulaiman sebelumnya pernah menjabat sebagai Mentan pada masa kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla periode 2014-2019.  Jokowi menilai Andi Amran telah memahami dan mengerti tentang penanganan pertanian di Tanah Air. Hal tersebut menjadi salah satu alasan Jokowi kembali menunjukkannya sebagai Mentan.

"Jadi tidak usah diajarin, tidak perlu lagi belajar birokrasi, tidak perlu lagi harus mengetahui siapa dirjennya. Usai dilantik, ketika itu juga langsung bekerja," kata Presiden.

 

Presiden Jokowi juga membeberkan tugas Andi Amran Sulaiman ialah mengupayakan agar produksi beras atau padi meningkat sesuai target yang diberikan kepala negara.

Menurut presiden, dengan meningkatkan produksi padi atau beras di Tanah Air maka harga beras di pasar dapat dikendalikan atau diturunkan. Efeknya, daya beli masyarakat tetap terjaga.

"Jadi, produksinya harus melimpah," imbuh Jokowi.

Selain pernah menjabat sebagai Mentan, Andi Amran juga pernah menjabat sebagai kepala bagian logistik di PTPN XIV.

 

Lepas dari PTPN, Amran membuat beragam inovasi di bidang pertanian sesuai dengan jurusan kuliahnya di Universitas Hasanuddin, Makassar. Salah satunya adalah penemu sekaligus penerima hak paten alat empos tikus “Alpostran”.

 Sejak itu Amran terus mengembangkan usaha dan bidang bisnisnya yaitu produsen pestisida, perkebunan kelapa sawit, gula, tambang nikel, tambang emas, dan SPBU. Semua usahanya di bawah bendera Tiran Group.

 

Lantik KASAD Baru

 

Di waktu yang sama Presien Joko Widodo juga melantik Letjen TNI Agus Subiyanto sebagaii Kepala Staf Angkatan Darat atau KSAD TNI.

Mantan Wakil KSAD diangkat menggantikan posisi Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang akan memasuki masa pensiun pada November 2023 mendatang.

"Demi Allah saya bersumpah bahwa saya akan setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945 serta akan menjalankan segala peraturan perundang-undangan dengan selurus-lurusnya demi darma bakti saya kepada bangsa dan negara,” ujar Presiden Jokowi mendiktekan sumpah jabatan dilansir laman resmi kepresidenan RI, Rabu.

“Bahwa saya dalam menjalankan tugas jabatan akan menjunjung tinggi etika jabatan, bekerja dengan sebaik-baiknya, dan dengan penuh rasa tanggung jawab. Bahwa saya akan menjunjung tinggi sumpah prajurit,” lanjut Presiden Jokowi.

Pelantikan Letnan Jenderal Agus Subiyanto dipimpin langsung oleh Presiden Jokowi, bersamaan dengan pelantikan Andi Amran Sulaiman sebagai Mentan baru.

Letjen Agus Subiyanto sendiri merupakan alumni  Akademi Militer 1991. Ia menjabat menjabat Wakasad mendampingi Jenderal Dudung sejak Februari 2022. Agus Subiyanto lahir dalam keluarga militer pada 5 Agustus 1967 di Jawa Barat. Ayahnya seorang purnawirawan TNI bernama Sersan Kepala Deddy Unadi.

Agus menempuh pendidikan dasar di SDN Baros Mandiri 4 Cimahi, Jawa Barat dari tahun 1974 hingga 1980.

Ia  kemudian melanjutkan pendidikan menengah di SMPN 2 Cimahi hingga 1983. Di Kota Bandung, Agus melanjutkan  pendidikannya di SMAN 13 bandung sampai lulus tahun 1986.

Karir militer Agus Subiyanto dimulai ketika ia melanjutkan pendidikannya di Akademi Militer hingga Magelang dan lulus 1991.

Ia kemudian mengikuti Sussarcab atau Kursus Dasar Kecabangan Infanteri, lalu masuk dalam anggota Kopassus.

Agus mendapatkan jabatannya dalam karir militer sebagai Kasiops Sektor A di Timor Timur, kemudian menjadi Danyon 22 Grup 2 Kopassus, hingga menjadi Kepala Penerangan Kopassus.

Pada tahun 2009, ia mendapat promosi jabatan menjadi Dandim 0735/Surakarta periode 2009-201, lalu terus menerus menjadi Waasops Divif 1 Kostrad. (*)

 

Editor : Redaksi Lombok Post
#istana negara #Amran Sulaiman #Jokowi #Menteri Pertanian #Kasad