LombokPost - Panitia Musyarawah Wilayah (Muswil) DPW PAN NTB telah menerima delapan berkas pendaftaran Ketua DPW.
Ketua Panitia Muswil Syaiful Islam mengatakan dari delapan pendaftar tersebut, tiga di antaranya adalah kepala daerah.
Mereka adalah Bupati Bima Adi Wahyudi, Wakil Bupati Lombok Timur Edwin Hadiwijaya dan Wakil Wali Kota Bima Feri Sopian.
Sementara Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini yang sebelumnya telah mengambil formulir pendaftaran dikatakan belum mendaftar.
“Tapi infonya kami dengar langsung menyerahkan formulir ke Jakarta. Ini baru informasi, kami belum tahu kebenaran pastinya,” terang Syaiful pada Lombok Post.
Selain kepala daerah, nama-nama pendaftar juga dikatakan merupakan kader-kader PAN di NTB yang telah memenuhi syarat administrasi sebagai ketua.
Selain Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar, ada sekretaris DPW PAN NTB Abdullah Muis Konco, anggota DPRD NTB Muhamad Aminurlah dan beberapa pengurus DPD.
Pendaftaran sendiri dibuka dari 17 sampai 20 Maret 2025. Dijelaskan, ke delapan pendaftar sudah memenuhi syarat administrasi.
“Selanjutnya akan kami plenokan dan kirim berkasnya ke DPP. Yang menentukan nanti DPP. Terutama untuk tahapan fit and proper test dan tahapan lainnya,” jelasnya.
Sebelumnya Ketua DPW PAN NTB Muazzim Akbar menyampaikan sejumlah kader yang berniat maju menjadi Ketua DPW PAN NTB.
Menurut Muazzim kesempatan itu terbuka lebar dan beberapa dari mereka juga sudah menyampaikan keinginannya tersebut.
"Kalau ketua DPW, saya hari ini tergantung perintah DPP. Saya sekarang ini kan ada di struktur DPP menjadi salah satu ketua. Sehingga semua itu tergantung dari apa saja keputusan dan perintah DPP. kita siap menunggu arahan Ketum Zulkifli Hasan," terangnya.
Mengenai hal itu, pengamat politik NTB Dr Ihsan Hamid menjelaskan kondisi jelang Musyawarah Wilayah (Muswil) Partai Amanat Nasional (PAN) NTB.
Di mana posisi Muazzim Akbar selaku Ketua DPW PAN NTB dinilai masih kokoh. Bahkan tak tergoyahkan.
“Dari capaian politik PAN NTB di Pemilu, Pileg dan Pilkada 2024, saya menilai Muazzim masih sangat kokoh. Tinggal apakah dia masih ingin memimpin atau memilih ke DPP,” kata Ihsan.
Kemungkinan munculnya kejutan Mauzzim digantikan memimpin PAN NTB bagaimanapun tak terelakkan.
Namun dinamika Muswil PAN NTB dibaca masih ditentukan oleh Muazzim.
Menurut Ihsan, Muazzim saat ini sebagai jalur komunikasi tunggal DPW PAN NTB ke DPP.
Hal itu menjadi satu kekuatan yang membuatnya bisa dikatakan setara dengan posisi Rahmat Hidayat di PDIP NTB.
“Kecuali Muazzim sendiri yang memilih di DPP. Lalu dia memasang orang di sini (NTB,red). Tetapi sejauh ini, kemungkinan ke situ tipis. Karena figur kader lainnya belum cukup mumpuni,” jelasnya. (tih/r2)
Editor : Kimda Farida