alexametrics
Minggu, 20 September 2020
Minggu, 20 September 2020

Ospek, Poltekpar Gunakan Sistem PSDP

PRAYA-Politeknik Pariwasata (Poltekpar) Lombok menggunakan sistem PSDP (Pembinaan Sikap Dasar Profsesi) terhadap mahasiswa barunya, dalam kegiatan ospek.

”Tahun ini, sebanyak 315 mahasiswa dari empat program studi diwajibkan mengikuti PSDP. Kegiatannya tidak seperti ospek mahasiswa pada biasanya, namun acara ini juga ditujukan untuk melatih serta membentuk sikap dasar mahasiswa,” terang Iswayana Adhi Putra, selaku Kasubag Akademik dan Kemahasiswaan, kemarin.

Dengan mengangkat tema PSDP, kata dia, ini sebagai titik tolak pembentukan SDM profesional sektor pariwisata, yang memiliki karakter Indonesia berjiwa wirausaha dan berstandar Internasional.   Selain itu, di tahun 2019 ada sepuluh mahasiswa baru yang mendapatkan beasiswa, dari kerjasama antara Poltekpar Lombok dengan Pemda kabupaten Belu, provinsi Nusa Tenggara Timur.

beasiswa
FOTO BERSAMA: 10 mahasiswa penerima beasiswa dari kerjasama antara Pemda Kabupaten Belu, Nusa Tenggara Timur, dengan Politeknik Pariwisata Lombok berfoto bersama Kadispar NTB, Lalu Muhamad Faozal (kiri dari belakang) dan Wakil Direktur Poltekpar Lombok, Farid Said (kanan dari belakang).

Kegiatan PSDP ini berlangsung selama enam hari,  22-27 Juli 2019. Pada hari pertama dan kedua, mahasiswa mendapatkan pelatihan Kesemaptaan yang bertujuan untuk meningkatkan kedisiplinan, mental dan fisik, serta pemahaman bela negara. Pelatihan ini diberikan langsung oleh tim Koramil Lombok Tengah.

Melalui pelatihan tersebut, mahasiswa angkatan keempat diharapkan bisa membiasakan diri untuk hidup disiplin, serta mampu mengatur sikap dan kepribadian. “Tidak ada kegiatan fisik berlebihan apalagi tindakan kekerasan, sebab PSDP sendiri memiliki tujuan untuk membentuk sikap dasar mahasiswa. Sebab kami bergerak di bidang industri jasa, sikap dan fisik merupakan poin yang sangat penting,”tambah Iswayana.

I Ngurah Wirawan
Pemberian materi kuliah umum oleh Direktur ITDC, I Ngurah Wirawan

Selanjutnya kegiatan dilanjutkan dengan pemberian materi kuliah umum, pada tanggal 24-25 Juli. Materi ini diberikan langsung oleh I Ngurah Wirawan, direktur ITDC (Indonesia Tourism Development Coporation), Nugraha Jati selaku General Manager Angkasa Pura, dan Kepala Dinas Pariwisata NTB, Lalu Muhamad Fauzal.

Pemberian materi kuliah umum oleh General Manager Angkasa Pura, Nugraha Jati

Dalam kesempatan ini, para mahasiswa dijelaskan tentang kesiapan ITDC yang membutuhkan SDM profesional.  Kemudian Nugraha Jati juga membahas perihal pelayanan Bandara Internasional Lombok, dalam melayani wisatawan yang berkunjung. Dan yang terakhir, Kadispar memberikan materi tentang kebijakan pembangunan kepariwisataan NTB.

”Dengan demikian, mahasiswa baru mendapatkan pemahaman peluang untuk bekerja dalam bidang pariwisata, sangat terbuka lebar. Asalkan mereka mau bersungguh-sungguh belajar, tekun, dan profesional,” tandas Iswayana.

Firman Koma Febdima Ketua Panitia PSDP Poltekpar Lombok 2019, manambahkan, setelah kegiatan pelatihan Kesemaptaan dan kuliah umum dari narasumber yang bergelut pada bidang kepariwisataan, selanjutnya mahasiswa akan mendapatkan tes Emotional Spiritual Quoiten atau ESQ. ”Pelatihan ESQ ini selalu dilakukan pada akhir kegiatan PSDP, sebagai penyempurnaan rangkaian acara penyambutan dan pengenalan mahasiswa baru, yang bertujuan untuk meningkatkan nilai spiritual dalam menghadapi dunia pariwisata,” jelasnya.

Pelatihan ESQ ini juga dilaksanakan selama dua hari di hotel D’Praya, Lombok Tengah. Pada tahap akhir ini, mahasiswa akan lebih mengenal dirinya sendiri dan mampu menciptakan sebuah titik keseimbangan antara kecerdasan intelektual, emosi, dan spiritual. Pelatihan ini juga bermanfaat untuk membebaskan diri dari berbagai macam gangguanm yang menghalangi seluruh potensi yang kita miliki. (lrs)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

14 Ribu UMKM Lombok Utara Diusulkan Terima Banpres

Jumlah UMKM KLU yang diusulkan menerima bantuan presiden (Banpres) Rp 2,4 juta bertambah. Dari sebelumnya hanya 4. 890, kini tercatat ada 14 ribu UMKM. ”Itu berdasarkan laporan kabid saya, sudah 14 ribu UMKM yang tercatat dan diusulkan ke pusat,” ujar Plh Kepala Diskoperindag KLU HM Najib, kemarin (18/9).

Cegah Penyimpangan, Bupati Lobar Amankan 640 Dokumen Aset Daerah

Dinas Arsip dan Perpustakaan Lombok Barat (Lobar) terus mencari dokumen-dokumen aset milik pemkab. ”Kalau arsip (dokumen) hilang, aset daerah juga melayang,” kata Kepala Dinas Arsip dan Perpustakaan Lobar H Muhammad Yamil.

Penuh Sampah, Warga Dasan Geres Turun Bersihkan Sungai

Pola hidup bersih digalakkan warga di Lingkungan Dasan Geres Tengah. Salah satunya melalui program sungai bersih. ”Kita ciptakan lingkungan bersih dan asri,” kata Lurah Dasan Geres Hulaifi, kemarin.

Perintah Menteri, RT Wajib Bentuk Satgas Penaganan Covid-19

Upaya menekan penyebaran virus COVID-19 masih harus gencar. Salah satu kebijakan baru yang digagas adalah mewajibkan membentuk satgas penanganan COVID-19 hingga level kelurahan, dusun atau RT/RW. Satgas tersebut nantinya bertugas mengawal pelaksanaan kebijakan satgas pusat di lapangan.

Senggigi Telah Kembali (Bagian-2)

SELAMA berminggu-minggu “kegiatan tidak berarti ini” dilaksanakan tanpa ada maksud apa-apa kecuali biar sampah tidak menumpuk. Namun keberartian “kegiatan tidak berarti ini” justru menjadi simpul efektif dari kebersamaan dan rasa senasib sepenangungan seluruh komponen yang ikut bergotong royong.

Gowes di Jalan Raya Kini Tak Bisa Lagi Serampangan, Ini Aturannya

Belakangan tren bersepeda marak. Agar tertib, maka Kementerian Perhubungan mengeluarkan Peraturan Menteri Perhubungan Nomor PM 59 Tahun 2020 Tentang Keselamatan Pesepeda di Jalan pada 14 Agustus lalu. Kemenhub rutin untuk melakukan sosialisasi.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Pemda di NTB Wajib Daftarkan Honorer Ikut BPJS Ketenagakerjaan

"Seluruh tenaga kerja di NTB, baik yang ada di lingkungan pemerintah atau pun swasta, baik sektor formal maupun informal wajib mendapatkan jaminan sosial ketenagakerjaan," tegas Wisma.
Enable Notifications    Ok No thanks