alexametrics
Kamis, 6 Agustus 2020
Kamis, 6 Agustus 2020

Poltekpar Lombok dan LIPI Kembangkan Kreativitas Kuliner Tradisional

Sebagai upaya meningkatkan kesadaran akan peluang bisnis jajanan tradisional di desa wisata, Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) bekerja sama dengan Poltekpar Lombok menggelar kegiatan festival kreativitas kuliner, Minggu (22/12). Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Dr. Sri Sunarti Purwaningsih, MA yang merupakan Kepala Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI Jakarta.

Bertajuk Lomba Keativitas Kuliner Jajajan dan Minuman Tradisional, kegiatan ini diselenggrakan di Desa Sepakek, Lombok Tengah, yang merupakan satu dari 99 desa wisata yang akan dikembangkan dalam program kerja Gunernur Nusa Tenggara Barat. Selain lomba kreativitas kuliner, agenda kegiatan juga dirangkai dengan lomba menggambar kuliner tradisional dan potensi desa wisata.

“Tujuan dari lomba ini adalah untuk mengembangkan kreativitas anak-anak dan menumbuhkan rasa cinta terhadap desa serta kuliner khas Lombok,” ujar Farid Said, Wakil Direktur Poltekpar Lombok.

Selain melibatkan masyarakat Desa Sepakek, kegiatan ini juga diikuti masyarakat sekitar desa lainnya, seperti Desa Bilebante. Antusiasme masyarakat sangatlah tinggi, ditunjukkan dari persiapan para peserta dalam mengikuti lomba. Para peserta dari Ibu-ibu PKK juga tidak tanggung-tanggung untuk membawa produk UKM mereka dengan mengenakan pakaian Lambung yang merupakan pakaian adat Sasak. Kepala Desa Bilebante bahkan mengirimkan dua kontigennya untuk mengikuti Lomba Kreativitas Kuliner Jajanan dan Minuman Tradisional.

Farid menambahkan, Poltekpar Lombok mendatangkan food truck dan bartender lalu membagikan 1000 porsi minuman gratis untuk para pengunjung. Mahasiswa terbaik yang merupakan bartender dari food truck tersebut dengan senang hati melayani para peserta, tamu undangan dan masyarakat yang mau mencicipi minuman kreasi mereka. Selain itu, ekskul seni tari dari Poltekpar Lombok juga menampilkan tarian penyambutan bersama masyarakat setempat.

Pada lomba kreasi kuliner tradisional, juara satu diraih oleh mahasiswa Poltekpar Lombok dengan kreasi makanan dan minuman tradisional berupa tempani lebui, lumpia rarang, dan setup nanas. “Makanan dan minuman tradisional ini benar-benar kreasi kami. Sebenarnya kami tidak menyangka akan menjadi juara satu karena saingannya banyak dan juga berkompeten,” cerita M. Saleh Hambali, salah satu mahasiswa Poltekpar dari Program Studi Seni Kuliner.

Bersama dua teman lainnya, Ida Bagus Haryana Pidada dan Titis Matarama, Hambali berencana untuk mengembangkan produknya. “Saat ini kampus memberikan dukungan yang luar biasa bagi kami untuk bisa mengembangkan produk ini agar lebih dikenal masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu pada waktu yang bersamaan, dilaksanakan pula kegiatan lomba menggambar kuliner tradisional dan potensi desa wisata. “Antusiame anak-anak juga tidak kalah tinggi, dengan ditemani oleh Kak Mahmud dari kerajaan dongeng, acara dan kegiatan lomba menggambar berlangsung secara meriah,” lanjut Farid.

Kegiatan ini ke depannya diharapkan dapat terus diadakan, demi meningkatkan promosi desa wisata, pengembangan kuliner, dan potensi bisnis desa wisata. Serta dalam menjaga hubungan kerjasama antara banyak pihak yang terlibat seperti pada konsep Penta Helix, yang mana kegiatan ini telah mengaplikasin konsep tersebut dalam pengembangan pariwisata Lombok, khususnya di Lombok Tengah. (ela)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

2021, Pemkot Mataram Usulkan 400 Formasi CPNS

Pemkot Mataram mengusulkan 400 formasi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2021. Jumlah tersebut hasil kalkulasi dari kebutuhan pegawai daerah ini pada tahun 2020 dan 2021.

VIDEO : Pilwali Mataram Dianul-Badrun Maju ke Tahap Verfak

Bakal pasangan calon (Bapaslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota H Dianul Hayezi-H Badrun Nadianto yang maju melalui jalur perseorangan melaju ke tahap verifikasi faktual (Verfak). “Dari hasil Vermin (verifikasi administrasi) syarat dukungan pasangan DR (Dianul-Badrun) sudah melebih target. Lanjut ke tahap verfak,” kata Ketua KPU Kota Mataram M Husni Abidin, Selasa (4/8).

Kisah Baitul Askhiya Sekarbela (1) : Semua Berawal dari 12 Dermawan

Apa yang dilakukan 97 dermawan ini patut diteladani. Kehadiran mereka yang tergabung dalam Yayasan Peduli Umat Baitul Askhiya telah meringankan beban ratusan orang.

Libur Korona Semakin Panjang, Anak-anak Lupa Pelajaran Sekolah

"Kita sudah lupa (pelajaran)," kata Rio, salah satu anak di Pagutan, Kota Mataram saat ditanya, apakah ia masih ingat materi pelajarannya di sekolah.

Lulus 2018, Pelantikan 262 CPNS Mataram Tertunda Karena Korona

Sebanyak 262 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) yang lulus pada tahun 2018 lalu harus bersabar. Sebab, pelantikan mereka harus ditunda karena wabah Korona.

Di NTB, Keluarga Kini Boleh Ikut Pemulasaraan Jenazah Pasien Korona

Dirreskrimsus Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra mendatangi RSUD Kota Mataram, Senin (3/8) lalu. Ia melihat bagaimana proses pemulasaran jenazah pasien Covid-19 yang dilakukan pihak rumah sakit.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Tertangkap di Bandara Lombok, Satpam Selundupkan Sabu dari Batam

Pria asal Batam berinisial AK, 47 tahun dibekuk tim khusus Ditresnarkoba Polda NTB, Minggu (2/8). Pria yang bekerja  sebagai satpam itu ditangkap setelah turun dari pesawat di Bandara Internasional Lombok (BIL).

NTB Waspada, Penularan Korona Terdeteksi di Usaha Rumahan

Penularan virus Korona di NTB kian tidak terkendali. Transmisi lokal kian merajalela. Hampir tidak ada ruang yang bebas dari penularan virus. Bahkan rumah pun mulai tidak aman. Terutama bagi mereka yang membuka usaha di rumah.

Tabrakan, Pengendara Terbakar di Sindu Cakranegara

Satlantas Polresta Mataram menelusuri penyebab kecelakaan sepeda motor yang terjadi di Jalan Gora, Sindu Cakranegara, Senin malam (3/8). Peristiwa itu menyebabkan pengendara, Gusti Gede Kumbang meninggal dunia dengan kondisi terbakar.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...
Enable Notifications.    Ok No thanks