alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Kemenpar Berikan Pelatihan TOT Desa Wisata kepada 20 Dosen

DENGAN akan dikembangkannya 99 desa wisata yang ada di NTB, kehadiran fasilitator tentunya sangat penting untung meninjau perkembangan SDM yang ada. Oleh sebab itu, Kementrian Pariwisata memberikan pelatihan kepada 20 dosen Politeknik Pariwisata Lombok, yang nantinya akan mendampingi masyarakat dalam mengelola serta meningkatkan pariwisata.

Training of Trainers (TOT) dilaksanakan selama dua hari, yakni pada tanggal 5-6 September 2019 di kampus Politeknik Pariwisata Lombok. Diana Simanjuntak, selaku master trainer dari Kementrian Pariwisata mengatakan, bahwa pada tahun 2019, Kemenpar mencoba menerapkan metode pendampingan pemberdayaan masyarakat berkelanjutan. Dengan tujuan untuk meningkatkan mutu destinasi wisata yang akan dikelola.

“Kami dari Kemenpar ditugaskan untuk memberikan pelatihan kepada dosen, yang nantinya akan menjadi fasilitator untuk masyarakat setempat. Programnya khusus untuk pengelola desa wisata dan homestay,” kata Diana.

Dosen Politeknik Pariwisata Lombok yang akan menjadi fasilitator, harus siap untuk terjun menjadi mitra masyarakat. Program tersebut bersifat jangka panjang, artinya fasilitator akan mendampingi masyarakat dalam setiap pengelolaan pariwisata. Mulai dari jenjang rintisan, berkembang, maju, hingga mandiri, dimana masyarakat sudah bisa dilepas untuk bergerak sendiri.

“Tidak seperti pelatihan biasanya yang diberikan oleh instansi maupun perguruan tinggi pada umumnya, namun nantinya masyarakat pengelola desa wisata akan terus dipantau. Waktu yang dibutuhkan juga tidaklah cepat, sebab untuk jenjang rintisan saja bisa sampai enam bulan bahkan lebih,” ucap Diana.

Jadi, teknisnya dosen Poltekpar yang nantinya menjadi fasilitator akan berkenalan terlebih dahulu, kemudian meninjau permasalahan yang ada di desa wisata, lalu merencanakan pemberdayaan, dan melakukan pelatihan. Tidak hanya itu saja, namun fasilitator juga wajib untuk datang memantau perkembangan, sehingga masyarakat tidak merasa ditinggal.

Diana Simanjuntak menambahkan, bahwa program ini juga bertujuan untuk membantu gubernur dalam mewujudkan 99 desa wisata. Sehingga peran Poltekpar yang menjadi perguruan tinggi pariwisata terbesar di NTB, sangatlah penting untuk meningkatkan mutu SDM yang tersedia. Sekaligus menjadikan peran dosen tersebut lebih luas, dan permasalahan yang ada di masyarakat desa wisata bisa diselesaikan.

“Kita juga akan mendiskusikan, bagaimana cara mencari mitra kerja yang bersedia memberikan pengadaan dana, untuk membantu desa wisata. Namun bukan berarti tanpa mitra kerja, programnya tidak bisa berjalan. Yang paling penting, sumber daya manusianya yang kita tingkatkan mutunya terlebih dahulu. Sebab SDM mampu mengubah sesuatu, sedangkan fasilitas tidak bisa diubah jika tidak ada SDM yang mengelola,” tambah master trainer tersebut. (lrs)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks