alexametrics
Selasa, 22 September 2020
Selasa, 22 September 2020

BNSP BERIKAN SERTIFIKASI KOMPETENSI

MATARAM-Direktur dan dua wakil direktur Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok mendapatkan sertifikat dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP),  setelah ketiganya mengikuti pelatihan perpanjangan Sertifikasi Kompetensi Asesor, Juni 2018 lalu. “Pelatihan dilakukan setiap tiga tahun sekali. Bertujuan untuk meng-upgrade sertifikat sebelumnya agar dapat menguji mahasiswa. Sekaligus memperpanjang lisensi asesornya,” kata Wakil Direktur Poltekpar Lombok, Farid Said, kemarin.

Dijelaskan, sertifikasi kompetensi itu menunjukkan  seseorang memang kompeten dan profesional di bidangnya.

“Saya sendiri telah mengikuti sejak 2010. Jadi, sudah tiga kali melakukan perpanjangan dalam sembilan tahun,” tambahnya.

Menurut Farid, tidak mudah mendapatkan sertifikasi tersebut. Terlebih dalam kegiatan pelatihan asesor, mereka harus membuat perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi asesmen.

“Semua itu harus diselesaikan dalam tujuh hari tujuh malam. Jika gagal atau tidak ikut, maka harus mengulang pelatihan dari nol dan sertifikat sebelumnya juga tidak berlaku lagi,” jelas Farid.

Ditambahkan, sebelum bersertifikat asesor, para dosen harus memiliki sertifikat kompetensi teknis terlebih dahulu, yaitu mengikuti training dan magang minimal dua tahun di industri pariwisata.

“Untuk itu kami mengirim dosen ke industri dalam dan luar negeri sesuai bidang masing-masing. Khususnya yang belum berlatar belakang vokasi industri pariwisata,” katanya.

Seperti pada program Hospitality Management Training. Poltekpar Lombok mengirim dosennya untuk magang dan menginap di hotel bintang lima. Kemudian Vocational Leadership Training Program telah mengirim dosen keChaoyang University of Technology (CYUT) di Taiwan. Serta di akhir Juli nanti akan mengirim dosen ke Republic Polytechnic Singapore, dan Melbourne Polytechnic di Australia.

“Melalui program-program inilah para dosen Poltekpar Lombok semakin terampil memahami bidang vokasinya,” ujar Farid.

Acara yang digelar di Hotel Golden Palace ini dilanjutkan dengan Uji Kompetensi 250 mahasiswa selama tiga hari. Untuk mendapat Sertifikat Kompetensi yang dikeluarkan oleh Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP). “Seluruh mahasiswa akan disertifikasi dengan level berbeda-beda setiap tahun. Artinya, mahasiswa D3 akan memiliki tiga sertifikat kompetensi dan ijazah. Begitupula dengan D4 yang akan memiliki empat sertifikat plus ijazah,” kata pria yang telah berpengalaman 12 tahun bekerja di travel ini.

Ditambahkan, kemampuan sikap, keterampilan, dan pengetahuan mahasiswa merupakan unsur utama dalam penilaian uji kompetensi. Di sinilah peran asesor yang telah memperpanjang lisensi dan bersertifikat untuk mengujinya. “Jika dosennya  asesor, bukan berarti semua mahasiswanya kompeten. Asesor akan menilai apakah mahasiswa tersebut sudah kompeten atau belum. Nilainya dua itu saja, tidak ada yang di tengah-tengah,” lanjut Farid.

Hal ini membuktikan bahwa Poltekpar Lombok tidak hanya menjadi Perguruan Tinggi Negeri Pariwisata saja. Tapi juga disertifikasi yang tidak hanya untuk mahasiswa.  Dosen, direktur serta wakil direkturnya juga bersertifikat dan berpengalaman.

Kaprodi Divisi Kamar Muhammad Ihdal Karomi menambahkan, kurikulum yang diterapkan di Poltekpar Lombok tak hanya berbasis kompetensi. Namun juga berorientasi digital serta kewirausahaan. “Hal ini selaras dengan target dari Menteri Pariwisata. Minimal sepuluh persen lulusan Poltekpar Lombok harus jadi wirausahawan. Hal itulah yang diperkuat melalui intrakulikuler, ekstrakulikuler, maupun kokulikuler di kampus ini,” tandasnya.

Selain itu, sertifikat kompetensi juga dapat digunakan mahasiswa untuk menentukan masa depannya. “Kalau mahasiswa ingin jadi PNS, bisa menggunakan ijazah. Namun jika ingin bekerja professional di industri pariwisata, maka dapat menggunakan sertifikat kompetensi,” ujarnya.  (eka/r7)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Sejak Pandemi, Omzet Pedagang Pasar Tradisional Turun 40 persen

”Penurunan omzet juga diikuti penurunan kapasitas pedagang di pasar sebesar 40 persen,” katanya saat ditemui di ruang kerja, Senin (21/9/2020).

Manfaatkan Simulasi KBM Tatap Muka untuk Pembiasaan Pola Hidup Sehat

”Kita lihat mana yang belum pakai masker sekaligus kita kampanye 3M itu, bersama guru-guru yang lain,” jelas Winarna.

Menag Positif Korona, UIN Mataram Langsung Instruksikan Pegawai WFH

”Pegawai UIN Mataram semaksimal mungkin, agar bekerja dari rumah menyelesaikan tugas masing-masing,” tegas dia.

Tagih Piutang Rp 3 Miliar PT GNE Libatkan Kejaksaan

Sekitar Rp 3 miliar uang PT Gerbang NTB Emas (GNE) tercatat sebagai piutang. Sejumlah perusahaan masih berhutang pada perusahaan daerah milik Pemprov NTB ini. “Makanya kita akan menggunakan JPN (jaksa pengacara negara) untuk menagih,” kata Direktur PT GNE Samsul Hadi, Jumat (18/9).

VIDEO : Buron ke Kalimantan, Pulang, Saen Diringkus di Lingsar

Pelarian anggota komplotan pencurian dengan pemberatan berinisial SR alias Saen, berakhir. Pria 31 tahun, asal Dusun Bagek Nunggal, Desa Peteluan Indah, Lingsar, Lombok Barat, itu dibekuk setelah setahun buron. ”Pelaku pulang karena rindu keluarga,” kata Kapolsek Lingsar AKP Dewi Komalasari, Sabtu (19/9).

WCD, Warga Lobar Bebaskan Pantai Cemara dari Sampah

Ribuan orang di Lombok Barat (Lobar) memperingati World Cleanup Day (WCD), akhir pekan kemarin. Kegiatan ini dipusatkan di Pantai Cemara. ”Semuanya terlibat. OPD, kecamatan, desa, bahkan masyarakat juga ramai ikut,” kata Bupati Lobar H Fauzan Khalid, Sabtu (19/9).

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Dua Terduga Pengedar Ekstasi Tertangkap di Karang Kediri

Dua terduga pengedar ekstasi berinsial PAW alias Patrick, 28 tahun, dan AZP alias Agli, 25 tahun, dibekuk tim Satnarkoba Polresta Mataram, Kamis (17/9) malam. ”Kita tangkap mereka di Lingkungan Karang Kediri, Cakranegara,” kata Kasatnarkoba Polresta Mataram AKP Elyas Ericson, kemarin (18/9).

Film MOHAN, Ini Dia Official Teasernya

Rumah Produksi Warna tengah merampungkan pembuatan film MOHAN. Film bergenre drama remaja tersebut tengah memasuki fase shooting. Namun demikian sebagai bocoran Warna telah meluncurkan cuplikan Official Teaser nya.
Enable Notifications    Ok No thanks