alexametrics
Minggu, 27 September 2020
Minggu, 27 September 2020

320 Mahasiswa Baru Widyawisata ke Industri

SELURUH mahasiswa baru Politeknik Pariwisata (Poltekpar) Lombok melakukan widyawisata ke industri hotel dan travel. Berlangsung selama dua hari, 11-12 September, widyawisata ini menjadi tahap awal bagi mahasiswa baru agar kompeten dan siap bekerja sesuai dengan sektor atau industri yang akan dilayani.

“Orientasi seperti ini menjadi tahap awal bagi mahasiswa baru untuk bersentuhan langsung dengan industri. Dimana kelak mereka akan berkarir dan berwirausaha setelah menamatkan pendidikannya di Poltekpar Lombok,” terang Iswayana Adhi Putra, kasubag Akademik dan Kemahasiswaan Poltekpar Lombok.

Iswayana menjelaskan, demi mewujudkan kompetensi dan kualifikasi yang memadai, kurikulum yang dikembangkan di kampus Poltekpar Lombok telah disesuaikan dengan skema kualifikasi. Skema tersebut juga telah ditetapkan oleh lembaga sertifikasi pihak Pertama (LSPP1-Poltekpar Lombok).

“Dengan demikian mahasiswa diharapkan mampu menguasai kompetensi yang merupakan syarat utama untuk menjadi kompeten pada kualifikasi tertentu,” katanya.

Objek kunjungan widyawisata berbeda-beda tergantung kesepakatan yang ditetapkan oleh masing-masing program studi. Dimulai dari Program Studi Tata Hidang bersama Program Studi Seni Kuliner yang memilih Sheraton Senggigi Beach Resort sebagai ojek wisata yang akan dikunjungi. “Dari sini diharapkan mahasiswa dapat memperolehh pengalaman produk dan jasa hotel chain international,” jelasnya.

Program Studi Divisi Kamar menetapkan objek kunjungan ke Hotel Lombok Astoria. Dengan misi untuk mengenalkan produk dan layanan city hotel.

“Fasilitas dan konsep layanan city hotel yang berbeda dengan resort hotel menimbulkan daya tarik tersendiri bagi program studi divisi kamar. Terlebih di Lombok sendiri jumlah resort hotel yang lebih banyak di banding city hotel,” lanjutnya.

Terakhir, Program Studi Usaha Perjalanan Wisata (UPW) mengunjungi Museum Nusa Tenggara Barat, A&T Travel and Tours serta Hotel Lombok Raya.

“Museum merupakan sumber informasi yang dapat diakses dengan mudah untuk memahami banyak dimensi di masyarakat. Mulai dari sejarah, adat istiadat, kesenian dan budaya serta peradaban Nusa Tenggara Barat. Sebagai industri terdepan yang paling awal berhadapan dengan wisatawan, mahasiswa UPW diharapkan mampu memberikan informasi yang akurat kepada wisatawan,” jelasnya.

Selain obyek tujuan utama, manakala tersedia waktu yang cukup, mahasiswa diperkenankan untuk mampir di beberapa obyek wisata sepanjang perjalanan pergi dan pulang dari obyek tujuan utama.

Selama kegiatan berlangsung, masing-masing perusahaan yang dikunjungi melakukan persentasi di hadapan para mahasiswa. Ada pula sesi tanya jawab antara mahasiswa dengan pemateri. Bertujuan agar mahasiswa memperoleh informasi lebih rinci mengenai tata kelola hotel dan travel agent sekaligus mengisi laporan kelompok yang wajb dibuat oleh mahasiswa.

Salah seorang dosen pendamping dari Program Studi Tata Hidang, Mandra,,menuturkan bahwa selama di hotel tujuan, mahasiswa tak hanya melihat secara langsung kegiatannya. Namun juga diajak untuk kursus table manner.

“Kursus table manner, sopan santun di meja makan juga ada. Sebagai calon professional di sektor pariwisata, seluruh mahasiswa diberikan pemahaman dengan tata cara atau sopan santun di meja makan. Hal ini tidak terlepas dari pasar wisatawan yang akan mereka hadapi, yaitu: wisatawan domestik atau nusantara dan wisatawan mancanegara,” katanya.

Terakhir, Iswayana melanjutkan, dari kegiatan widyawisata ini diharapkan mahasiswa mampu mengaplikasikan konsep-konsep dasar pengelolaan bidang kerja yang telah dipelajari di kampus. “Outputnya adalah mahasiswa dapat merasakan sendiri produk dan pelayanan yang dihasilkan industri, serta mengenal dan memahami karakter industri pariwisata di Pulau Lombok sebagai tempat bekerja dan berwirausaha di masa yang akan datang,” tutupnya. (eka)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Penataan Kawasan Wisata Senggigi Dimulai

Penataan kawasan wisata Senggigi direalisasikan Dinas Pariwisata (Dispar) Lombok Barat (Lobar). Sayang, dari tujuh proyek dalam perencanaan, hanya lima yang bisa dieksekusi.

LPPOM MUI NTB Target Sertifikasi Halal 125 Usaha Rampung Tahun Ini

”Rinciannya, dari Dinas Perindustrian NTB dan pusat sebanyak 75 usaha, serta Dinas Koperasi Lombok Barat sebanyak 50 usaha,” katanya, kepada Lombok Post, Rabu (23/9/2020).

Solusi BDR Daring, Sekolah Diminta Maksimalkan Peran Guru BK

Jika terkendala akses dan jaringan internet, layanan dilaksanakan dengan pola guru kunjung atau home visit. ”Di sanalah mereka akan bertemu dengan siswa, orang tua, keluarga. Apa permasalahan yang dihadapi, kemudiann dibantu memecahkan masalah,” pungkas Sugeng.

Subsidi Kuota Internet, Daerah Blank Spot di NTB Pertanyakan Manfaat

”Kalau jangkauan towernya luas, tentu ini sangat menunjang sekaligus mendukung pemanfaatan kebijakan pusat,” tandasnya.

Anugerah Pewarta Astra 2020 Kembali Digelar

Astra mengajak setiap anak bangsa untuk menebar inspirasi dengan mengikuti Anugerah Pewarta Astra 2020. ”Di NTB sendiri kami membina warga Kelurahan Dasan Cermen yang merupakan wilayah Kampung Berseri Astra. Harapannya, masyarakat dapat menggambarkan dukungan Astra untuk mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih optimis demi kemajuan dan kesejahteraan bangsa,” ujar Gusti Ayu.

Pilwali Mataram, HARUM satu SALAM dua MUDA tiga BARU empat

Pengundian nomor Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota Mataram dan Wakil Wali Kota Mataram berjalan di bawah protokol Pandemi Covid-19 dengan ketat, pukul 19.00 wita-selesai semalam.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bantuan Presiden, Pedagang Kaki Lima Bakal Diberi Rp 2,4 Juta

Kucuran bantuan pemerintah dalam rangka stimulus ekonomi di tengah pandemi Covid-19 semakin beragam. Kemarin (19/8) sore di halaman tengah Istana Merdeka bersama sejumlah pedagang kecil, Presiden Joko Widodo (Jokowi) memperkenalkan Bantuan Presiden (Banpres) Produktif.

Trailer Film MOHAN Bikin Baper

Kreativitas sineas Kota Mataram terasa bergairah. Ditandai dengan garapan film bergenre drama romantic berjudul ‘Mohan’ yang disutradai Trish Pradana. Film yang direncanakan berdurasi sekitar 35 menit ini mengisahkan perjalanan asmara Wakil Wali Kota Mataram H Mohan Roliskan dengan istrinya Hj Kinastri Roliskana. Film Mohan dijadwalkan mulai tayang Bulan Oktober mendatang.
Enable Notifications    Ok No thanks