alexametrics
Sabtu, 15 Agustus 2020
Sabtu, 15 Agustus 2020

Rayakan Dies Natalis ke-4 Secara Virtual

Pandemi Corona yang masih berlangsung tidak menyurutkan semangat keluarga civitas akademika Poltekpar Lombok untuk merayakan Dies Natalis ke-4 pada 22 April lalu. Acara ini digelar di Ruang Ampitheater Gedung Rektorat Kampus Poltekpar Lombok dan disiarkan secara virtual.

Melalui live streaming instagram serta video call bersama Kepala Dinas Pariwisata NTB H. Lalu Moh. Faozal, Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Parekraf) Ni Wayan Giri Adnyani, Kepala Pusat Pengembangan SDM Parekraf Anggara Hayun Anujuprana, Seluruh direktur Politeknik Pariwisata yang berada di bawah naungan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, yakni Direktur Poltekpar Makassar, Bali, Palembang, Medan, dan Ketua STP NHI Bandung.

Dies Natalis ke-4 Poltekpar Lombok mengusung tema ‘Mengembangkan Daya Saing dan Kreatifitas Generasi Muda Pariwisata dalam Menghadapi Modernisasi’. Acara dimulai khidmat dengan pembacaan doa. Dilanjutkan dengan laporan pertanggungjawaban oleh Direktur Poltekpar Lombok, Hamsu Hanafi, mengenai perjalanan Poltekpar Lombok sejak awal berdiri di tahun 2016 hingga saat ini.

Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Ni Wayan Giri Adnyani juga memberikan sambutannya. Ia mengatakan agar Poltekpar Lombok dapat mewujudkan tema yang diusung di perayaan Dies Natalis ke-4 tersebut.

“Saya harapkan tema yang diusung saat ini dapat diwujudkan dalam bentuk yang kongkrit sesuai dengan tri darma perguruan tinggi,” tuturnya melalui video call.

Selanjutnya adalah pemutaran video ucapan Selamat Ulang Tahun dari Wishnutama Kusubandio  selaku Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ni Wayan Giri Adnyani selaku Sekretaris Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Cecep Rukendi selaku Kepala Biro Sumber Daya Manusia dan Organisasi Kementerian Parekraf, Profesor David Hudson selaku President  Asia Pasific Institute of Events Manajemen sebagai partner kerjasama dengan Poltekpar Lombok, dan keenam Direktur Politeknik Pariwisata di bawah kementerian. Tidak ketinggalan, para dosen dan kaprodi juga turut memberikan doa dan harapan terbaik untuk Poltekpar Lombok di masa yang akan datang.

Puncak acara ditandai dengan pemotongan nasi tumpeng oleh ketiga Direktur Poltekpar Lombok. Untuk diberikan kepada perwakilan mahasiswa, dosen, dan pegawai.

Direktur Hamsu Hanafi menyerahkan potongan kue pertama kepada perwakilan mahasiswa, Lale Rahma Alya Suryaningrum, sebagai salah satu rangkaian acara Dies Natalis ke-4 Poltekpar Lombok

Terakhir, kampus ini juga memberikan santunan kepada salah seorang perwakilan anak yatim yang turut dihadirkan dalam acara tersebut. dilanjutkan dengan penyerahan bantuan sosial untuk anak yatim piatu yang ada di sekitar wilayah Desa Puyung, Jonggat, Lombok Tengah sebanyak 100 paket pada Hari Jumat (24/04). Bantuan ini sekaligus menjadi kegiatan penutup dari serangkaian acara Dies Natalis Poltekpar Lombok yang ke-4.

Poltekpar Lombok melanjutkan pemberian bantuan sosial kepada anak yatim piatu di sekitar Desa Puyung sebanyak 100 paket. Bantuan tersebut diterima langsung oleh Kepala Desa Puyung beserta jajarannya dan beberapa kepala dusun yang hadir pada Jumat (24/04) lalu.

Diwawancara terpisah usai acara, ketiga direktur Poltekpar Lombok juga memberikan masing-masing harapannya.

“Kita harus terus berbenah, mempersiapkan diri dari segala unsur, melanjutkan pelaksanaan pembangunan serta terus meningkatkan dan membangun SDM pariwisata yang berkualitas,” tutur Hamsu selaku Direktur Utama.

Farid selaku Wakil Direktur mengatakan harapannya untuk mewujdkan aksi nyata perubahan positif yang dapat dilakukan. “Apapun misi dan visinya, kita harus selalu berusaha buktikan dengan aksi nyata. Supaya tidak hanya merencanakan sesuatu tapi justru ditinggalkan begitu saja, ya, jangan sampai,” tuturnya.

Terakhir, Yahyaddin yang juga menjabat sebagai Wakil Direktur juga mengungkapkan harapannya. “Saya berharap kampus ini bisa terus maju dan berkembang lebih cepat. Walaupun baru berumur 4 tahun, tapi saya optimis kita bisa setara dengan kampus lain yang sudah berdiri sejak lama,” tutup Yahyaddin.

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

Pandai Besi, Penyelamat Ekonomi Rarang saat Pandemi

EKONOMI Warga Desa Rarang, Kecamatan Terara, Lombok Timur tak meredup, meski pandemi Covid-19 masih berlangsung. Keberadaan pandai besi yang ditekuni warga setempat menjadi musababnya.

Desa Medana Buka Destinasi Wisata dengan Protokol Kesehatan Ketat

Dunia pariwisata memang lesu di tengah pandemi. Tapi tidak bagi Desa Medana, Kecamatan Tanjung, Lombok Utara. Tiga destinasi wisata di desa ini justru berkibar. Ada jurus jitu membuka destinasi wisata meski pandemi tengah mendera.

51.200 Pekerja NTB Masuk Daftar Penerima Bantuan Tambahan Penghasilan

Perusahaan di NTB harus bertanggungjawab. Mereka harus memastikan pekerja dengan upah di bawah Rp 5 juta mendapatkan bantuan tambahan penghasilan dari pemerintah. Sebab, hingga kemarin, di NTB, belum semua pekerja masuk daftar penerima bantuan.

Waspada Bahaya Klaster Covid 19 Baru di Sekolah

BARU beberapa hari sekolah dibuka, muncul klaster baru. Ketegasan pemerintah diharapkan banyak pihak. Sayangnya, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) melempar tanggungjawab ke pemerintah daerah.

Kantor Layanan Publik Harus Jadi Contoh Pencegahan Covid 19 di NTB

nstansi pelayanan publik, BUMN, dan BUMD harus menjadi contoh penerapan protokol pencegahan Covid-19. ”BUMN dan BUMD berperan penting dalam mendisiplinkan masyarakat melalui budaya kerja dengan protokol kesehatan,” kata Sekda NTB H Lalu Gita Ariadi, selaku ketua pelaksana harian Gugus Tugas Covid-19 NTB, saat memimpin rapat pembahasan pencegahan Covid-19, Rabu (12/8).

BRI Dorong Loyalitas Nasabah dan Pengembangan UMKM

Acara Panen Hadiah Simpedes BRI kembali digelar untuk masyarat.

Paling Sering Dibaca

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Karyawan Swasta Gaji di Bawah 5 Juta Bakal Dapat Bansos Rp 600 Ribu

KONSUMSI masyarakat yang rendah membuat pemerintah memutar otak mencari solusi. Kepala Badan Kebijakan Fiskal (BKF) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) Febrio Kacaribu menuturkan, pemerintah tengah memfinalisasi pemberian bansos bagi karyawan non PNS dan BUMN senilai Rp 600 ribu per bulan.

Bukan Bunuh Diri, Terungkap Mahasiswi Unram Dicekik Lalu Digantung

Misteri kematian mahasiswi Universitas Mataram (Unram), Linda Novitasari yang ditemukan meninggal di rumah BTN Royal Mataram, Jempong Baru, Kecamatan Sekarbela, Kota Mataram pada Sabtu (25/7) lalu akhirnya terkuak.

Ayo, Pekerja NTB Setor Nomor Rekening Dapat Bantuan Rp 600 Per Bulan

Para pekerja yang merupakan karyawan swasta di NTB tak boleh ketinggalan. Bagian Sumber Daya Manusia (HRD) di setiap perusahaan di NTB diingatkan agar proaktif menyetorkan rekening karyawan untuk mendapatkan bantuan Rp 600 ribu per bulan dari pemerintah.

Penggali Kubur LNS di Mataram Sakit, Arwah Minta Organ Dikembalikan

Penyidik telah melakukan otopsi terhadap jenazah Linda Novita Sari (LNS) maha siswi unram yang diduga jadi korban pembunuhan. Bagian tubuh LNS diambil dokter forensik untuk proses pemeriksaan.
Enable Notifications.    Ok No thanks