Jumat, 9 Juni 2023
Jumat, 9 Juni 2023

Vaksinasi Dosis Kedua di Loteng Ditargetkan 80 Persen sebelum 11 Maret

PRAYA-Sebelum 11 Maret nanti, vaksinasi dosis kedua di Lombok Tengah ditargetkan di angka 80 persen. Sedangkan dosis pertama dipastikan sudah 100 persen.

“Dari 12 kecamatan di 28 puskesmas yang ada. Beberapa diantaranya sudah tuntas vaksin pertama,” kata Sekretaris Dinas Kesehatan (Dikes) Loteng H Mutawali pada Lombok Post, Minggu (27/2).

Dia menekankan, intinya target vaksinasi yang sudah ditentukan pemerintah pusat dan Pemerintah Provinsi NTB dipastikan tercapai. Sebagaimana Instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor 08 Tahun 2022. Sehingga Loteng dipastikan siap menjadi tuan rumah MotoGP yang aman dan sehat.

Saat ini, para nakes dibantu TNI dan Polri turun dari desa ke desa hingga dusun ke dusun. “Kami memberikan apresiasi pada warga karena luar biasa mendukung program vaksinasi ini,” sanjung Kapolres Loteng AKBP Hery Indra Cahyono, terpisah.

Baca Juga :  Dispar Loteng Sebut Empat Desa Wisata Masuk Kategori Mandiri

Itu diketahuinya, setelah berkali-kali turun ke akar rumput. Baik dosis pertama, dosis kedua maupun dosis ketiga. Dikatakannya, jika semua warga Gumi Tatas Tuhu Trasna tervaksinasi, maka akan membentuk kekebalan tubuh secara komunal, sehingga terhindar dari serangan virus.

Dengan begitu, Loteng bebas dari pandemi. Kendati demikian, pihaknya mengingatkan agar warga tetap dan terus memperhatikan penerapan protokol kesehatan, tidak boleh longgar dan abai.

“Mari kita sukseskan event dunia MotoGP di daerah kita tercinta ini lewat vaksinasi,” seru Hery.

Sementara itu, Dandim 1620/Loteng Letkol Inf I Putu Tangkas Wiratawan mengatakan, kodim juga terus mengawal dan membantu pemerintah dalam percepatan vaksinasi. Seperti yang digelar di halaman kodim, Kamis (24/2) lalu. “Waktu itu, kami siapkan 1.000 dosis,” tandas Tangkas.

Baca Juga :  56 Hotel dan Restoran di Loteng Belum Aplikasikan Smart Tax

Yang disuntik vaksin tidak saja anggota kodim dan keluarga, melainkan warga pada umumnya. Begitu pula di tingkat koramil, mereka wajib melaksanakan kegiatan yang sama. Para babinsa di 139 desa/kelurahan wajib membantu pemerintah desa/kelurahan mengajak warga yang belum divaksin.

“Atau yang sudah divaksin pertama menuju vaksin kedua. Yang sudah vaksin kedua menuju vaksin ketiga,” pungkasnya. (dss/r5)

Berita Terbaru

Paling Sering Dibaca

Subscribe for notification