alexametrics
Senin, 21 September 2020
Senin, 21 September 2020

Danrem Ikut Bangun Rumah Warga di Loteng

PRAYA-Danrem 162/WB Kolonel CZI Ahmad Rizal Ramdhani, sampai turun tangan menjadi tukang bangunan. Ia mendampingi pasukannya dan memberi arahan tata cara cepat merangkai panel dan baut, rumah instan sederhana sehat (Risha). Kegiatan tersebut dilaksanakan di Dusun Montong Dau Desa Teratak, Kecamatan Batukliang Lombok Tengah.

        “Begini lah caranya,” cetus Rizal, saat memasang baut Risha milik Zulkarnaen, kemarin (1/3). “Ingat, harus teliti, jeli dan hati-hati,” lanjutnya.

        Pantauan Lombok Post, satu per satu baut panel Risha dipasang. Sesekali, orang nomor satu dijajaran Korem 162/WB tersebut, meminta bantuan Dandim 1620/Loteng Letkol CZI Prastiwanto, guna mengambil obeng dan baut. Sementara, pasukannya memperhatikan.

        Secara rinci dan jelas, ia mengajari pasukannya untuk memperhatikan kualitas Risha. Ia juga ingin, pembangunan satu unit Risha bisa dilaksanakan dalam waktu cepat. Itu karena, per 12 April mendatang harus rampung. Kalau melihat kondisi lapangan, menurut Rizal bisa terwujud.

        Sekarang, ungkapnya tergantung penyedia panel Risha dan material bangunan yang lain. Karena, tidak semua warga membangun Risha. Tapi, ada juga rumah instan konvensional (Riko).

“Kami selalu mengingatkan para penyedia panel, agar memperhatikan kualitas. Jangan asal-asalan,” tegasnya, didampingi kepala desa (Kades) Teratak Muhammad Ipkan.

        Karena kesalahan satu lubang baut saja, diakuinya akan menghambat pembangunan. Yang tidak kalah pentingnya, perlengkapan baut panel harus asli, tidak boleh palsu. Yang asli, biasanya tidak berkarat. Kemudian, bergaransi 25 tahun.

        Bagi warga yang menemukan perangkat baut panel seperti itu, pihaknya mempersilakan untuk melaporkannya, biar diganti dengan yang baru. “Terima kasih TNI, kami benar-benar merasa terbantu. Alhamdulillah,” sambung Kades Teratak Muhammad Ipkan.

        Pertama, beber Ipkan warga tidak perlu lagi memikirkan ongkos tukang. Kecuali, kebutuhan makan dan minum para pasukan TNI. Kedua, progres pembangunannya bergerak cepat. Ketiga, desa semakin aman. “Jumlah pasukan TNI di tempat kami ini saja, ada 70 orang,” ujarnya.

        Progres nya, tambah Ipkan untuk Risha sudah berdiri 50 unit. Kemudian, Riko 150 unit. Mudah-mudahan, bulan ini juga seluruh rumah rusak berat, rumah rusak sedang dan rumah rusak ringan, sudah bisa ditempati. “Amin,” cetusnya.(dss/r2)

- advertisement mobile-

Berita Terbaru

HARUM Goda Pemilih Millenial Lewat Lomba Film Pendek dan E-Sport

Bakal Calon Wali Kota Mataram H Mohan Roliskana mencoba menggoda pemilih milenial. Caranya, dengan menggelar film pendek dan e-sport. "Orang yang menggeluti dunia film tidak banyak. Bagi sebagian orang ini ekslusif. Prosesnya panjang," kata Mohan Sabtu malam (19/9) lalu.

Cerita Shaina Babheer saat Memerankan Sosok Kikin dalam film MOHAN

Shaina Azizah Putri dipilih untuk memerankan sosok Kikin Roliskana dalam film pendek berjudul "Mohan". Ini menjadi tantangan baru bagi dara yang sudah membintangi beberapa sinetron dan FTV nasional ini.

“Menara Eiffel”di Desa Seruni Mumbul Lombok Timur Ramai Pengunjung

Pengelola wisata Denda Seruni, Desa Seruni Mumbul, Kecamatan Pringgabaya tak ingin puas dengan keberhasilannya menyedot wisatawan. Realisasi target PADes Rp 30 juta per bulan harus dapat bertambah.

Bale Mediasi Lotim Damaikan Delapan Perselisihan

SELONG-Permohonan mediasi terus berdatangan ke Bale Mediasi Lotim. “Sudah ada 36 permohonan yang masuk,” kata Koordinator Administrasi Bale Mediasi Lotim Lalu Dhodik Martha Sumarna pada Lombok Post, kemarin (18/9).

Korem 162/WB Gelar Bakti Sosial di KEK Mandalika

Sejumlah kegiatan bakti sosial di gelar Korem 162/WB dalam rangka menyambut HUT TNI ke-75 di Loteng. “Terima kasih TNI karena menggelar salah satu rangkaian HUT-nya, di daerah kami tercinta,” ujar Asisten II Setda Loteng H Nasrun, kemarin (18/9).

Dugaan Korupsi Pembangunan RS Pratama Dompu Segera Naik Penyidikan

Penyelidikan dugaan korupsi pembangunan Rumah Sakit (RS) Pratama Manggelewa, Dompu, tahun 2017 sebentar lagi rampung. ”Kira-kira dua minggu lagi kita naikkan ke penyidikan,” kata Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda NTB Kombes Pol I Gusti Putu Gede Ekawana Putra, kemarin (18/9).

Paling Sering Dibaca

Siswa SMP di Loteng Menikah, Kenal Lewat HP, Pacaran Cuma Empat Hari

Meski belum cukup umur, Suhaimi dan Nur Herawati telah resmi menjadi pasangan suami istri. Bagaimana kisahnya sampai mereka memutuskan menikah? Berikut ulasannya.

Perubahan Sosial di Era Pandemi

KEHADIRAN pandemi Coronavirus Disease 2019 (Covid-19) telah mengubah tatanan dunia dalam waktu singkat. Barangkali juga tidak ada yang pernah membayangkan bahwa pandemi ini akan menyebabkan derita kemanusiaan yang begitu mendalam. Bahkan dalam waktu yang tidak lama, pandemi ini telah menyebar secara cepat dalam skala luas dan menimbulkan banyak korban jiwa.

Di Tengah Pandemi Korona, Dua Murid SMP di Lombok Tengah Menikah

Saat sekolah tak kunjung dibuka karena Pandemi Korona dua pelajar SMP di Lombok Tengah memilih untuk melangsungkan pernikahan Sabtu (12/9) lalu. Mereka adalah Suhaimi, kelas 2 SMP asal  Desa Pengenjek, Kecamatan Pringgarata menikahi Nur Herawati, kelas 1 SMP.

Bantuan Uang Tunai untuk Warga Terdampak Korona Diperpanjang Sampai Desember

JAKARTA–Pemerintah memutuskan untuk memperpanjang pemberian bansos. Awalnya, bansos hanya diberikan tiga bulan dari April sampai Juni, namun akhirnya diperpanjang hingga Desember 2020. Sehingga, total...

Hasil Uji Diragukan, Dua Merek Alat Rapid Test asal China Dipakai di NTB

MATARAM-Dua dari tiga merek alat rapid test yang diragukan akurasinya dipakai di NTB. Yakni VivaDiag dan Wondfo. ”Itu kami dapat bantuan dari pusat, silahkan...
Enable Notifications    Ok No thanks